Anonim A

13 Maret 2023 11:36

Iklan

Anonim A

13 Maret 2023 11:36

Pertanyaan

apakah isi pidato muh. ya min tentang asas dan dasar ngra dalam sidang bpupki

apakah isi pidato muh. ya min tentang asas dan dasar ngra dalam sidang bpupki

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

13

:

17

:

33

Klaim

1

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

B. Hindarto

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Jakarta

27 April 2023 15:05

Jawaban terverifikasi

<p>Jawaban yang tepat, adalah inti pidato tentang dasar negara Muh Yamin Dalam sidang I BPUPKI adalah Peri Kebangsaan, Peri Kemanusiaan, Peri Ketuhanan, Peri Kerakyatan, dan Kesejahteraan Rakyat</p><p>&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p>&nbsp;Mari simak pembahasan berikut !</p><p>Dalam membuat rumusan Pancasila, Mohammad Yamin memberikan lima hal untuk bisa dijadikan dasar negara. Pertama diajukan secara lisan pada tanggal 29 Mei 1945 yang berisi sebagai berikut.</p><ol><li>Peri kebangsaan.</li><li>Peri kemanusiaan.</li><li>Peri ketuhanan.</li><li>Peri kerakyatan.</li><li>Kesejahteraan rakyat.</li></ol><p>Kemudian hal tersebut berubah saat Mohammad Yamin menyampaikan rumusan dasar negara yang diajukan secara tertulis, yaitu sebagai berikut.</p><ol><li>Ketuhanan Yang Maha Esa.</li><li>Kebangsaan.</li><li>Persatuan Indonesia.</li><li>Rasa kemanusiaan yang adil dan beradab.</li><li>Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.</li></ol><p>&nbsp;</p><p>Dengan demikian, jawaban yang tepat, &nbsp;adalah &nbsp;inti pidato tentang dasar negara Muh Yamin Dalam sidang I BPUPKI adalah Peri Kebangsaan, Peri Kemanusiaan, Peri Ketuhanan, Peri Kerakyatan, dan Kesejahteraan Rakyat</p><p>&nbsp;</p><p>Semoga membantu,ya &nbsp; : - )</p>

Jawaban yang tepat, adalah inti pidato tentang dasar negara Muh Yamin Dalam sidang I BPUPKI adalah Peri Kebangsaan, Peri Kemanusiaan, Peri Ketuhanan, Peri Kerakyatan, dan Kesejahteraan Rakyat

 

 

 

 Mari simak pembahasan berikut !

Dalam membuat rumusan Pancasila, Mohammad Yamin memberikan lima hal untuk bisa dijadikan dasar negara. Pertama diajukan secara lisan pada tanggal 29 Mei 1945 yang berisi sebagai berikut.

  1. Peri kebangsaan.
  2. Peri kemanusiaan.
  3. Peri ketuhanan.
  4. Peri kerakyatan.
  5. Kesejahteraan rakyat.

Kemudian hal tersebut berubah saat Mohammad Yamin menyampaikan rumusan dasar negara yang diajukan secara tertulis, yaitu sebagai berikut.

  1. Ketuhanan Yang Maha Esa.
  2. Kebangsaan.
  3. Persatuan Indonesia.
  4. Rasa kemanusiaan yang adil dan beradab.
  5. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

 

Dengan demikian, jawaban yang tepat,  adalah  inti pidato tentang dasar negara Muh Yamin Dalam sidang I BPUPKI adalah Peri Kebangsaan, Peri Kemanusiaan, Peri Ketuhanan, Peri Kerakyatan, dan Kesejahteraan Rakyat

 

Semoga membantu,ya   : - )


Iklan

Sulthan R

13 Maret 2023 11:39

<p>Mohammad Yamin adalah salah satu tokoh yang turut berperan dalam Sidang BPUPKI pada 29 Mei 1945. Dalam pidatonya, ia mengemukakan pandangan tentang asas dan dasar negara Indonesia yang akan dibentuk. Berikut ini adalah ringkasan dari isi pidato Mohammad Yamin:</p><p>&nbsp;</p><p>Pertama-tama, Mohammad Yamin menyatakan bahwa tujuan dari Sidang BPUPKI adalah untuk membentuk suatu negara Indonesia yang merdeka dan berdaulat. Untuk itu, dibutuhkan sebuah dasar negara yang kuat dan kokoh, yang didasarkan pada Pancasila sebagai asas dan filsafat hidup bangsa.</p><p>&nbsp;</p><p>Menurut Mohammad Yamin, Pancasila adalah suatu sistem nilai yang sangat kaya dan dapat menjadi dasar bagi sebuah negara. Ia menjabarkan bahwa terdapat lima aspek dalam Pancasila, yaitu:</p><p>&nbsp;</p><ol><li>Ketuhanan Yang Maha Esa</li><li>Kemanusiaan yang Adil dan Beradab</li><li>Persatuan Indonesia</li><li>Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan</li><li>Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia</li></ol><p>&nbsp;</p><p>Dalam pandangan Mohammad Yamin, lima aspek ini saling berkaitan dan saling melengkapi satu sama lain. Ia mengatakan bahwa Pancasila bukanlah suatu ideologi atau sistem pemerintahan tertentu, melainkan suatu filosofi hidup yang dapat diimplementasikan dalam berbagai sistem pemerintahan yang ada.</p><p>&nbsp;</p><p>Mohammad Yamin juga menekankan bahwa negara Indonesia yang baru haruslah mengakui hak-hak asasi manusia dan menghormati kebebasan individu, serta tidak boleh melakukan diskriminasi atas dasar suku, agama, atau ras. Ia juga menekankan pentingnya pendidikan sebagai sarana untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan membangun kebudayaan nasional yang kuat.</p><p>&nbsp;</p><p>Dalam akhir pidatonya, Mohammad Yamin menyerukan kepada seluruh peserta Sidang BPUPKI untuk bekerja sama dan mengutamakan kepentingan nasional di atas kepentingan pribadi atau golongan. Ia berharap bahwa negara Indonesia yang baru akan menjadi negara yang adil, merdeka, dan makmur, serta dapat menjadi teladan bagi negara-negara lain di dunia.</p><p>&nbsp;</p>

Mohammad Yamin adalah salah satu tokoh yang turut berperan dalam Sidang BPUPKI pada 29 Mei 1945. Dalam pidatonya, ia mengemukakan pandangan tentang asas dan dasar negara Indonesia yang akan dibentuk. Berikut ini adalah ringkasan dari isi pidato Mohammad Yamin:

 

Pertama-tama, Mohammad Yamin menyatakan bahwa tujuan dari Sidang BPUPKI adalah untuk membentuk suatu negara Indonesia yang merdeka dan berdaulat. Untuk itu, dibutuhkan sebuah dasar negara yang kuat dan kokoh, yang didasarkan pada Pancasila sebagai asas dan filsafat hidup bangsa.

 

Menurut Mohammad Yamin, Pancasila adalah suatu sistem nilai yang sangat kaya dan dapat menjadi dasar bagi sebuah negara. Ia menjabarkan bahwa terdapat lima aspek dalam Pancasila, yaitu:

 

  1. Ketuhanan Yang Maha Esa
  2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
  3. Persatuan Indonesia
  4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan
  5. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia

 

Dalam pandangan Mohammad Yamin, lima aspek ini saling berkaitan dan saling melengkapi satu sama lain. Ia mengatakan bahwa Pancasila bukanlah suatu ideologi atau sistem pemerintahan tertentu, melainkan suatu filosofi hidup yang dapat diimplementasikan dalam berbagai sistem pemerintahan yang ada.

 

Mohammad Yamin juga menekankan bahwa negara Indonesia yang baru haruslah mengakui hak-hak asasi manusia dan menghormati kebebasan individu, serta tidak boleh melakukan diskriminasi atas dasar suku, agama, atau ras. Ia juga menekankan pentingnya pendidikan sebagai sarana untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan membangun kebudayaan nasional yang kuat.

 

Dalam akhir pidatonya, Mohammad Yamin menyerukan kepada seluruh peserta Sidang BPUPKI untuk bekerja sama dan mengutamakan kepentingan nasional di atas kepentingan pribadi atau golongan. Ia berharap bahwa negara Indonesia yang baru akan menjadi negara yang adil, merdeka, dan makmur, serta dapat menjadi teladan bagi negara-negara lain di dunia.

 


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

40

5.0

Jawaban terverifikasi