Ridho S

17 April 2023 01:32

Iklan

Ridho S

17 April 2023 01:32

Pertanyaan

Apabila seseorang sedang marah, ketakutan, atau stres maka orang tersebut akan merasakan emosi yang meluap-luap. Hormon apa yang memicu terjadinya hal tersebut? Jelaskan!

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

09

:

11

:

44

Klaim

1

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Amanda A

17 April 2023 03:38

Jawaban terverifikasi

<p><strong>HORMON KORTISOL DAN ADRENALIN&nbsp;</strong></p><p>Rasa Stress merangsang hypothalamus-pituitary-adrenal cortex aksis sehingga menghasilkan hormon kortisol</p><p>Saat sedang marah kelenjar adrenal memproduksi hormon adrenalin dan hormon stress ( Kortisol ) . Kemudian darah yang biasanya mengalir ke perut dan usus akan berubah arah ke otot dan menyebabkan ketegangan. Makanya, saat kita marah kita cenderung melakukan gerakan fisik yang tak terkendali.</p>

HORMON KORTISOL DAN ADRENALIN 

Rasa Stress merangsang hypothalamus-pituitary-adrenal cortex aksis sehingga menghasilkan hormon kortisol

Saat sedang marah kelenjar adrenal memproduksi hormon adrenalin dan hormon stress ( Kortisol ) . Kemudian darah yang biasanya mengalir ke perut dan usus akan berubah arah ke otot dan menyebabkan ketegangan. Makanya, saat kita marah kita cenderung melakukan gerakan fisik yang tak terkendali.


Iklan

KawaiNime A

17 April 2023 03:57

Jawaban terverifikasi

<p><br>Pada situasi yang membuat seseorang marah, ketakutan, atau stres, tubuh akan melepaskan hormon stres yang disebut kortisol dan adrenalin. Hormon kortisol diproduksi oleh kelenjar adrenal dan berfungsi untuk meningkatkan tekanan darah dan gula darah, serta mengurangi fungsi sistem kekebalan tubuh. Kortisol juga dapat mempengaruhi mood dan emosi seseorang, sehingga ketika kadar kortisol tinggi, seseorang cenderung merasa lebih gelisah, marah, atau stres.</p><p>Sementara itu, hormon adrenalin juga diproduksi oleh kelenjar adrenal dan berfungsi untuk meningkatkan denyut jantung, tekanan darah, dan aliran darah ke otot-otot. Hal ini membantu tubuh untuk siap bertindak dalam situasi yang memicu respon "fight or flight". Adrenalin juga dapat memicu perasaan ketakutan atau kecemasan, terutama jika situasi yang dihadapi sangat mengancam.</p><p>Kombinasi dari pelepasan hormon kortisol dan adrenalin dapat membuat seseorang merasa sangat emosional dan sulit untuk mengendalikan diri. Oleh karena itu, penting untuk belajar mengelola stres dan emosi agar tidak merugikan kesehatan mental dan fisik kita.</p>


Pada situasi yang membuat seseorang marah, ketakutan, atau stres, tubuh akan melepaskan hormon stres yang disebut kortisol dan adrenalin. Hormon kortisol diproduksi oleh kelenjar adrenal dan berfungsi untuk meningkatkan tekanan darah dan gula darah, serta mengurangi fungsi sistem kekebalan tubuh. Kortisol juga dapat mempengaruhi mood dan emosi seseorang, sehingga ketika kadar kortisol tinggi, seseorang cenderung merasa lebih gelisah, marah, atau stres.

Sementara itu, hormon adrenalin juga diproduksi oleh kelenjar adrenal dan berfungsi untuk meningkatkan denyut jantung, tekanan darah, dan aliran darah ke otot-otot. Hal ini membantu tubuh untuk siap bertindak dalam situasi yang memicu respon "fight or flight". Adrenalin juga dapat memicu perasaan ketakutan atau kecemasan, terutama jika situasi yang dihadapi sangat mengancam.

Kombinasi dari pelepasan hormon kortisol dan adrenalin dapat membuat seseorang merasa sangat emosional dan sulit untuk mengendalikan diri. Oleh karena itu, penting untuk belajar mengelola stres dan emosi agar tidak merugikan kesehatan mental dan fisik kita.


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Ciri ciri vertebrata yang hanya dimiliki oleh Aves adalah

38

4.8

Jawaban terverifikasi