Rayisha A

26 Agustus 2023 06:26

Iklan

Rayisha A

26 Agustus 2023 06:26

Pertanyaan

apa yang dimaksud keadaan hipotonik pada sel?

apa yang dimaksud keadaan hipotonik pada sel?

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

15

:

09

:

54

Klaim

1

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Elvaretta S

26 Agustus 2023 07:46

Jawaban terverifikasi

<p>Sel dalam keadaan hipotonik yaitu, jika memiliki konsentrasi zat terlarut lebih rendah relatif terhadap sitosol.&nbsp;</p>

Sel dalam keadaan hipotonik yaitu, jika memiliki konsentrasi zat terlarut lebih rendah relatif terhadap sitosol. 


Iklan

Vincent M

Community

26 Agustus 2023 08:56

Jawaban terverifikasi

<p>Keadaan hipotonik pada sel terjadi ketika lingkungan di sekitar sel memiliki konsentrasi zat terlarut yang lebih rendah dibandingkan dengan konsentrasi zat terlarut di dalam sel. Dalam konteks biologi sel, ini berarti bahwa solusi di luar sel memiliki konsentrasi zat terlarut yang lebih rendah daripada sitoplasma sel. Karena perbedaan konsentrasi ini, air cenderung masuk ke dalam sel melalui membran sel yang semipermeabel.</p><p>Dalam keadaan hipotonik, beberapa hal dapat terjadi pada sel:</p><p><strong>Pembengkakan Sel:</strong> Karena air masuk ke dalam sel untuk mencoba menyeimbangkan konsentrasi zat terlarut di dalam dan di luar sel, sel dapat membesar atau memuai. Ini terutama terjadi pada sel tumbuhan yang memiliki dinding sel yang kuat yang mencegah pecahnya sel.</p><p><strong>Tekanan Turgor (Pada Sel Tumbuhan):</strong> Pada sel tumbuhan, saat air masuk, dinding sel memberikan tekanan balik yang disebut tekanan turgor. Ini adalah tekanan yang membuat sel tumbuhan tetap kaku dan menjaga bentuknya.</p><p><strong>Pecahnya Sel (Lisis):</strong> Pada sel hewan atau sel tanpa dinding sel yang kuat, masuknya terlalu banyak air dalam keadaan hipotonik bisa menyebabkan pecahnya sel dalam proses yang disebut lisis.</p><p>Keadaan hipotonik dan osmosis (pergerakan air melalui membran semipermeabel) adalah konsep penting dalam biologi sel dan berperan dalam menjaga keseimbangan air dan zat-zat terlarut di dalam sel.</p>

Keadaan hipotonik pada sel terjadi ketika lingkungan di sekitar sel memiliki konsentrasi zat terlarut yang lebih rendah dibandingkan dengan konsentrasi zat terlarut di dalam sel. Dalam konteks biologi sel, ini berarti bahwa solusi di luar sel memiliki konsentrasi zat terlarut yang lebih rendah daripada sitoplasma sel. Karena perbedaan konsentrasi ini, air cenderung masuk ke dalam sel melalui membran sel yang semipermeabel.

Dalam keadaan hipotonik, beberapa hal dapat terjadi pada sel:

Pembengkakan Sel: Karena air masuk ke dalam sel untuk mencoba menyeimbangkan konsentrasi zat terlarut di dalam dan di luar sel, sel dapat membesar atau memuai. Ini terutama terjadi pada sel tumbuhan yang memiliki dinding sel yang kuat yang mencegah pecahnya sel.

Tekanan Turgor (Pada Sel Tumbuhan): Pada sel tumbuhan, saat air masuk, dinding sel memberikan tekanan balik yang disebut tekanan turgor. Ini adalah tekanan yang membuat sel tumbuhan tetap kaku dan menjaga bentuknya.

Pecahnya Sel (Lisis): Pada sel hewan atau sel tanpa dinding sel yang kuat, masuknya terlalu banyak air dalam keadaan hipotonik bisa menyebabkan pecahnya sel dalam proses yang disebut lisis.

Keadaan hipotonik dan osmosis (pergerakan air melalui membran semipermeabel) adalah konsep penting dalam biologi sel dan berperan dalam menjaga keseimbangan air dan zat-zat terlarut di dalam sel.


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Tulislah nama yang benar untuk senyawa di bawah ini menggunakan Sistem Yunani dan Bilangan Oksidasi! (j)PCI5

12

5.0

Jawaban terverifikasi