Fathir M

02 Juni 2022 08:53

Iklan

Fathir M

02 Juni 2022 08:53

Pertanyaan

apa yang dapat kamu petik dari kisah Nabi ayyub a. s? Jelaskan!

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

09

:

48

:

37

Klaim

2

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

K. Kudungga

02 Juni 2022 09:12

Jawaban terverifikasi

JAWABAN: 1. Selalu bersyukur dan taat kepada Allah di kala kaya maupun miskin 2. Sabar dan tabah dalam menghadapi berbagai macam cobaan 3. Selalu berserah diri dan berdoa kepada Allah semata 4. Menepati janji atau sumpah yang pernah diucapkan meskipun berat 5. Ikhlas dalam menghadapi kehilangan karena sesungguhnya semua adalah milik Allah PEMBAHASAN: Nabi Ayyub 'Alaihissalam terkenal karena kesabarannya yang luar biasa dalam menghadapi cobaan yang diberikan oleh Allah. Tidak hanya itu, ada banyak sekali pelajaran positif yang bisa kita petik dari kisah hidupnya sebagai Nabi dan Rasul Allah: 1. Selalu bersyukur dan taat kepada Allah di kala kaya maupun miskin Nabi Ayyub 'Alaihissalam yang diutus oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala ke sebuah negeri bernama Hauran yang sekarang terletak di antara Suriah dan Yordania dan dikisahkan sebagai sosok yang kaya dan terpandang di masyarakat dimana ia memiliki banyak sekali harta kekayaan seperti hewan ternak, ladang pertanian, dan memiliki banyak keturunan. Namun segala kekayaan yang diberikan Allah Azza wa Jalla kepadanya tak lantas membuatnya menjadi sombong dan lupa akan kebesaran-Nya. Ia mensyukurinya dengan senantiasa memberikan harta benda yang dimilikinya kepada sesiapa yang membutuhkan dan tak pernah lalai dari kewajibannya beribadah kepada Allah. Begitupun saat Nabi Ayyub mendapat cobaan harta benda dan segala yang dimilikinya habis tak bersisa. Namun itu tidak mempengaruhi rasa syukur dan kadar ketaatannya kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala yang justru semakin meningkat setiap waktu. 2. Sabar dan tabah dalam menghadapi berbagai macam cobaan Tak hanya seluruh harta bendanya yang hilang dalam sekejap, Nabi Ayyub 'Alaihissalam kembali mendapat cobaan dari Allah Subhanahu wa Ta'ala berupa penyakit kulit yang sangat parah dan menjijikkan selama 18 tahun. Akibat penyakitnya itu, ia sampai dijauhi oleh semua orang di sekitarnya bahkan diusir dari rumahnya. Diceritakan, ia tinggal di tempat pembuangan sampah bersama istrinya yang bernama Rahma binti Afrayim serta dua orang saudaranya. Namun itu semua tidak membuatnya mengeluh dan menyalahkan keadaan yang dideritanya. Ia tetap tenang dan sabar menghadapi cobaan yang terus menderanya secara bertubi-tubi dan terus memperbanyak ibadahnya selama masa sulitnya tersebut. 3. Selalu berserah diri dan berdoa kepada Allah semata Selama 18 tahun mengarungi cobaan berupa penyakitnya ini, Nabi Ayyub 'Alaihissalam selalu berdoa kepada Allah Subhanahu wa ta'ala agar segera disembuhkan dari penyakit yang dideritanya. Kemudian Allah mengabulkan doanya dan memerintahkannya untuk mengentak-entakkan kakinya ke tanah yang memunculkan mata air yang bisa menyembuhkan penyakitnya. Atas izin Allah, Nabi Ayyub sembuh dari penyakitnya setelah ia mandi dan minum dari air yang keluar dari tempat yang diperintahkan oleh Allah tersebut. 4. Menepati janji atau sumpah yang pernah diucapkan meskipun berat Pada suatu ketika, istri Nabi Ayyub 'Alaihissalam yakni Rahma binti Afrayim pulang terlambat dan membuatnya sangat marah. Kemudian ia bernazar akan mencambuk istrinya seratus kali jika beliau sembuh dari penyakitnya. Saat ia sudah sembuh dan hendak menunaikan nazarnya, yakni mencambuk sang istri sebanyak seratus kali itu, Nabi Ayyub tak sanggup melakukannya karena rasa cintanya yang sangat besar. Kepada istrinya yang sudah menemaninya selama ia sakit parah dan istrinya sering menuntunnya ke kamar mandi karena saking lemahnya. Namun karena merasa berat hati karena nazarnya belum ditunaikan, Allah memberikan Nabi Ayyub kemudahan. Kemudian diperintahkan oleh-Nya untuk mengambil seikat jerami gandum lalu dipukulkan ke istrinya hanya satu kali, sebagaimana termaktub dalam firman Allah dalam Surat Shad ayat 44. 5. Ikhlas dalam menghadapi kehilangan karena sesungguhnya semua adalah milik Allah Saat Nabi Ayyub mendapati dirinya jatuh miskin dan kehilangan semuanya termasuk anak-anaknya ditambah dengan penyakit kulit yang sangat menyakitkan. Kala itu Nabi Ayyub justru menerima cobaan yang sangat berat. Namun, dengan ikhlas ia menerimanya karena ia tahu dan ingat bahwa semua harta benda dan anak keturunan bukanlah miliknya, melainkan titipan Allah yang sewaktu-waktu bisa diambil kembali oleh-Nya. KESIMPULAN: Jadi, hikmah yang bisa dipetik dari kisah Nabi Ayyub a.s. adalah: 1. Selalu bersyukur dan taat kepada Allah di kala kaya maupun miskin 2. Sabar dan tabah dalam menghadapi berbagai macam cobaan 3. Selalu berserah diri dan berdoa kepada Allah semata 4. Menepati janji atau sumpah yang pernah diucapkan meskipun berat 5. Ikhlas dalam menghadapi kehilangan karena sesungguhnya semua adalah milik Allah


Iklan

Nafisatuz Z

05 Mei 2023 03:40

<p>Mangapa sakalipurna nabi ayyub a.s &nbsp;kaya rayata tapi beliau tidak sombong</p>

Mangapa sakalipurna nabi ayyub a.s  kaya rayata tapi beliau tidak sombong


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

Roboguru Plus

Dapatkan pembahasan soal ga pake lama, langsung dari Tutor!

Chat Tutor

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

surat Al fajr

11

5.0

Lihat jawaban (3)