Julia R

05 Desember 2022 03:23

Iklan

Julia R

05 Desember 2022 03:23

Pertanyaan

apa tindakan yang dilakukan oleh Sultan Haji?

apa tindakan yang dilakukan oleh Sultan Haji?

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

05

:

37

:

04

Klaim

1

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Aldo S

06 Desember 2022 02:31

Jawaban terverifikasi

Hallo Julia , Izin menjawab ya Sultan Ageng Tirtayasa, merupakan penguasa Banten yang terkenal cakap dalam menjalankan pemerintahan di Banten pada sekitar tahun 1651-1683. Dalam pengembangan bidang perdagangan, beliau sejak masih dalam usia muda dan bergelar Sultan Abdul Fathi telah mengamati bahwa adanya VOC di Batavia suatu saat akan membahayakan Banten dalam bidang perdagangan. Praktek monopoli perdagangan yang dilakukan VOC akan merugikan perekonomian Banten, hal ini disebabkan para pedagang yang akan berlayar ke pelabuhan Banten harus singgah dulu di Batavia. Untuk mengatasi hal ini, Sultan Ageng Tirtayasa mengeluarkan sejumlah kebijakan, yakni memperluas wilayah perdagangan dengan memperluas daerah kekuasaan dan mengusir Belanda dari Batavia. Sultan Ageng Tirtayasa dikaruniai dua putra, yakni Pangeran Gusti (dikenal dengan nama Sultan Haji) dan Pangeran Purbaya. Awal mula perebutan kekuasaan Kerajaan Banten bermula setelah kepulangan Pangerang Gusti dari Mekah. dia melihat peranan adiknya yang lebih besar di bidang pemerintahan. Hal ini memicu pertikaian antara Sultan Haji dengan Pangeran Purbaya dan Sultan Ageng Tirtayasa. Konflik internal ini dimanfaatkan oleh Belanda untuk melemahkan Banten. VOC melakukan strategi politik adu domba (devide et impera) untuk melawan Kerajaan Banten. VOC menghasut Sultan Haji yang berkedudukan sebagai pembantu raja dengan mengatakan bahwa pangeran Arya Purbaya yang akan naik tahta menggantikan Sultan Ageng Tritayasa. Mengetahui hal tersebut, Sultan Haji marah dan segera menyetujui kesepakatan yang diberikan oleh VOC, padahal kesepakatan itu sangat merugikan. Alasannya menyetujui kesepakatan tersebut karena Ia akan dibantu oleh VOC untuk menjadi Raja Banten selanjutnya. Dengan demikian, cara VOC membujuk Sultan Haji agar melawan Sultan Ageng adalah dengan menghasut Sultan Haji yang berkedudukan sebagai pembantu raja dengan mengatakan bahwa pangeran Arya Purbaya yang akan naik tahta menggantikan Sultan Ageng Tritayasa. Cara yang digunakan VOC ini dikenal dengan sebutan devide et impera. Semoga membantu


Iklan

FAZLI A

05 Desember 2022 10:58

berkhianat kepada ayahnya sendiri, Sultan Ageng Tirtayasa.


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

36

5.0

Jawaban terverifikasi