Refa R

22 September 2021 01:56

Iklan

Refa R

22 September 2021 01:56

Pertanyaan

Apa sebabnya VOC di usir dari Jayakarta oleh Sultan banten

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

12

:

04

:

10

Klaim

2

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

B. Hindarto

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Jakarta

22 September 2021 07:15

Jawaban terverifikasi

Halo Refa Tahun 1602, VOC berdiri, sebuah perusahaan swasta multinasional yang dimaksudkan utk menyatukan berbagai usaha dagang yg dimiliki orang2 Belanda dalam satu koordinasi. Perusahaan ini walau saham2 utamanya dimiliki oleh para Staten Generale Belanda tapi selebihnya bisa dimiliki oleh siapapun yang bisa urun modal baik berupa uang, barang ataupun tenaga. Dengan cara ini, sebuah negara kecil seperti Belanda bisa berkompetisi melawan para raksasa seperti Inggris, Spanyol ataupun Portugal. Salah satu misi VOC yang pertama adalah memperbaiki hubungan dgn Kesultanan Banten, mengingat berita dari Cornelis de Houtman dulu, Banten adalah salah satu sumber utama rempah-rempah, dan karena kekurangajaran Cornelis saja perdagangan dgn Banten berantakan. VOC lalu datang dgn membawa banyak hadiah dan janji perdagangan yg menguntungkan. Sultan Banten lalu mengizinkan VOC mempuyai wilayah sebagai tempat mereka melabuhkan kapal dagang, kantor administrasi dan membangun gudang. Sultan Banten lalu menugaskan Pangeran Jayakarta mencarikan wilayah tersebut, Pangeran Jayakarta lalu memberikan wilayah di tepi timur Sungai Ciliwung, di seberang istana dan benteng Jayakarta yg berada di tepi barat Sungai Ciliwung. Di sana VOC mendirikan benteng kecil, dermaga dan bangunan kantor dan gudang. Pembangunan pos dagang permanen VOC pertama di Nusantara ini selesai tahun 1611. Sementara itu pada tahun yang sama (1602), Banten mengetahui bahwa Sultan Aceh telah merestui Inggris utk masuk ke Nusantara, dan cara Inggris yg sopan ini membuat Pangeran Jayakarta merasa perlu mengimbangi Belanda dengan mengizinkan Inggris juga memiliki perwakilan Banten. Ketika kedudukan Belanda terlihat semakin lama semakin kuat. Pangeran Jayakarta mengizinkan Inggris membangun benteng, dermaga dan hal2 yg serupa dgn VOC di tepi barat Sungai Ciliwung, bahkan berdekatan dengan istana Pangeran Jayakarta. Hal ini membuat VOC marah dan mengajukan keberatan kepada Pangeran Jayakarta, tapi Pangeran Jayakarta tidak menanggapi. Dan hubungan VOC dengan Banten, terutama dengan Pangeran Jayakarta mulai panas. Tahun 1618, konflik ini pecah menjadi konflik bersenjata. Pasukan Pangeran Jayakarta dibantu pasukan Inggris saling serang dengan para prajurit VOC. Di sini terlihat sifat multinasionalnya VOC. Pasukan Banten terdiri dari orang2 Banten atau Demak, pasukan Inggris terdiri dari orang2 Inggris, tapi prajurit VOC terdiri dari orang-orang Belanda, Jepang, warga negara di Skandinavia bahkan orang Inggris dan Jawa (Banten/Demak) sendiri. Ya, karena VOC bukanlah sebuah negara, tapi sebuah perusahaan. Dalam pertempuran itu, kebetulan armada Inggris berada di sekitar Laut Cina Selatan, maka tak berapa lama 15 kapal perang Inggris tiba di Batavia, dan segera membuat VOC kocar-kacir. Benteng VOC babak belur tapi bertahan, walaupun begitu hal itu cukup utk membuat Gubernur Jenderal VOC di Hindia Timur, Jan Pieterzoon Coen harus melarikan diri ke Ambon. Di sana VOC baru saja menaklukkan benteng Portugis, dan Coen berharap bisa bersembunyi di sana sambil menyusun armada baru utk mengatasi kekisruhan di Jayakarta. Dengan demikian, Sementara itu pada tahun yang sama (1602), Banten mengetahui bahwa Sultan Aceh telah merestui Inggris utk masuk ke Nusantara, dan cara Inggris yg sopan ini membuat Pangeran Jayakarta merasa perlu mengimbangi Belanda dengan mengizinkan Inggris juga memiliki perwakilan Banten. Ketika kedudukan Belanda terlihat semakin lama semakin kuat. Pangeran Jayakarta mengizinkan Inggris membangun benteng, dermaga dan hal2 yg serupa dgn VOC di tepi barat Sungai Ciliwung, bahkan berdekatan dengan istana Pangeran Jayakarta. Hal ini membuat VOC marah dan mengajukan keberatan kepada Pangeran Jayakarta, tapi Pangeran Jayakarta tidak menanggapi. Dan hubungan VOC dengan Banten, terutama dengan Pangeran Jayakarta mulai panas. Tahun 1618, konflik ini pecah menjadi konflik bersenjata. Pasukan Pangeran Jayakarta dibantu pasukan Inggris saling serang dengan para prajurit VOC. Mapel: Sejarah kelas: 11 SMA Topik: Perkembangan Kolonialisme dan Imperialisme Eropa Semoga Membantu Ya : )


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

28

5.0

Jawaban terverifikasi