Nabila A

13 Januari 2023 17:51

Iklan

Nabila A

13 Januari 2023 17:51

Pertanyaan

apa saja tindakan raffles yang bernilai negatif?

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

18

:

29

:

30

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

S. Suryanti

Mahasiswa/Alumni Universitas Tarumanagara

29 Mei 2023 08:38

Jawaban terverifikasi

<p>Jawaban soal di atas adalah masih diberlakukannya kerja rodi, penjualan budak, dan menetapkan sistem sewa tanah.</p><p>&nbsp;</p><p>Cermati pembahasan berikut!</p><p>&nbsp;Inggris dan Prancis berpartisipasi dalam Perang Napoleon, yang berlangsung dari tahun 1803 hingga 1814. Pada tahun 1811, Inggris berhasil mengalahkan Prancis di Hindia Belanda, secara resmi menjadikan Hindia Belanda sebagai koloni Inggris. Inggris kemudian menunjuk Sir Thomas Stamford Raffles sebagai gubernur Indonesia dan wakil gubernur Jawa.&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p>Ketika menjadi gubernur, Raffles menerapkan salah satu kebijakannya dan melembagakan sewa tanah atau sewa tanah, yang kemudian meletakkan dasar bagi perkembangan sistem moneter. Selain itu, meskipun Raffles mengatur penghapusan kerja paksa dan penjualan budak, dalam praktik kerja paksa dan penjualan budak tetap dilakukan. Pada masa Daendels yang menjabat Gubernur Jenderal sebelum Raffles, ia juga melakukan beberapa praktik serupa, yakni kerja paksa dalam membangun jalan dari Anyer hingga Panarukan. Daendels juga memperkenalkan sistem penguasaan tanah karena menganggap semua tanah Jawa kecuali tanah raja adalah tanah negara.&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p>Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah masih diberlakukannya kerja rodi, penjualan budak, dan menetapkan sistem sewa tanah.</p>

Jawaban soal di atas adalah masih diberlakukannya kerja rodi, penjualan budak, dan menetapkan sistem sewa tanah.

 

Cermati pembahasan berikut!

 Inggris dan Prancis berpartisipasi dalam Perang Napoleon, yang berlangsung dari tahun 1803 hingga 1814. Pada tahun 1811, Inggris berhasil mengalahkan Prancis di Hindia Belanda, secara resmi menjadikan Hindia Belanda sebagai koloni Inggris. Inggris kemudian menunjuk Sir Thomas Stamford Raffles sebagai gubernur Indonesia dan wakil gubernur Jawa. 

 

Ketika menjadi gubernur, Raffles menerapkan salah satu kebijakannya dan melembagakan sewa tanah atau sewa tanah, yang kemudian meletakkan dasar bagi perkembangan sistem moneter. Selain itu, meskipun Raffles mengatur penghapusan kerja paksa dan penjualan budak, dalam praktik kerja paksa dan penjualan budak tetap dilakukan. Pada masa Daendels yang menjabat Gubernur Jenderal sebelum Raffles, ia juga melakukan beberapa praktik serupa, yakni kerja paksa dalam membangun jalan dari Anyer hingga Panarukan. Daendels juga memperkenalkan sistem penguasaan tanah karena menganggap semua tanah Jawa kecuali tanah raja adalah tanah negara. 

 

Oleh karena itu, jawaban yang tepat adalah masih diberlakukannya kerja rodi, penjualan budak, dan menetapkan sistem sewa tanah.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

39

5.0

Jawaban terverifikasi