ARIN A

12 Februari 2024 13:21

Iklan

ARIN A

12 Februari 2024 13:21

Pertanyaan

apa saja tahapan yang harus dilakukan dalam menentukan sumber data penelitian yang akan dipilih

apa saja tahapan yang harus dilakukan dalam menentukan sumber data penelitian yang akan dipilih

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

20

:

54

:

35

Klaim

2

3

Jawaban terverifikasi

Iklan

B. Hindarto

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Jakarta

13 Februari 2024 02:43

Jawaban terverifikasi

Jawabannya adalah membagi 2 jenis sumber data antara lain sumber data primer dan sumber data sekunder Simak penjelasannya yuk, Penelitian sosial adalah kegiatan ilmiah, yang memiliki fungsi atau manfaat antara lain memberikan deskripsi (gambaran dan pemetaan), serta penjelasan terhadap masalah-masalah sosial yang terjadi dalam masyarakat, dengan demikian dapat diambil suatu kesimpulan serta implikasi-implikasinya. Berdasarkan sumbernya, jenis data dalam penelitian dibagi menjadi dua, antara lain: 1. Data primer, yaitu data yang dikumpulkan secara langsung oleh peneliti. Misalnya melalui wawancara dan observasi. 2. Data sekunder, yaitu data yang sudah tersedia dan dikumpulkan oleh penelitian sebelumnya. Data sekunder meliputi kajian dari buku, artikel, jurnal, dan dokumen lainnya Dengan demikian, Jawabannya adalah membagi 2 jenis sumber data antara lain sumber data primer dan sumber data sekunder


Iklan

Tasya A

15 Februari 2024 08:55

Jawaban terverifikasi

<p>《Jawabannya adalah:》</p><p>Data primer dikumpulkan langsung oleh peneliti untuk tujuan spesifik penelitian mereka,sedangkan data sekunder adalah data yang sudah ada dan dikumpulkan oleh orang lain untuk tujuan yang berbeda.rencana penelitian adalah dokumen yang menguraikan bagaimana penelitian akan dilakukan,termasuk tujuan penelitian,pertanyaan penelitian,metodologi,teknik pengumpulan data,dan cara analisis data.</p>

《Jawabannya adalah:》

Data primer dikumpulkan langsung oleh peneliti untuk tujuan spesifik penelitian mereka,sedangkan data sekunder adalah data yang sudah ada dan dikumpulkan oleh orang lain untuk tujuan yang berbeda.rencana penelitian adalah dokumen yang menguraikan bagaimana penelitian akan dilakukan,termasuk tujuan penelitian,pertanyaan penelitian,metodologi,teknik pengumpulan data,dan cara analisis data.


Nanda R

Community

17 Februari 2024 07:14

Jawaban terverifikasi

<p><br>Menentukan sumber data penelitian adalah langkah penting dalam perencanaan dan pelaksanaan penelitian. Berikut adalah beberapa tahapan yang dapat membantu dalam menentukan sumber data penelitian yang akan dipilih:</p><p><strong>Definisikan Tujuan Penelitian:</strong></p><ul><li>Jelaskan dengan jelas tujuan penelitian Anda. Apakah Anda mencari data kuantitatif atau kualitatif? Apakah Anda ingin mengidentifikasi tren, menggali pandangan, atau mengukur variabel tertentu?</li></ul><p><strong>Identifikasi Jenis Data yang Dibutuhkan:</strong></p><ul><li>Tentukan jenis data yang dibutuhkan untuk menjawab pertanyaan penelitian Anda. Apakah Anda membutuhkan data primer (data yang dikumpulkan sendiri) atau data sekunder (data yang sudah ada)?</li></ul><p><strong>Pertimbangkan Metode Penelitian:</strong></p><ul><li>Pilih metode penelitian yang akan Anda gunakan. Apakah Anda melakukan penelitian eksperimental, survei, studi kasus, atau penelitian kualitatif? Pemilihan metode akan mempengaruhi jenis data yang diperlukan.</li></ul><p><strong>Pertimbangkan Ketersediaan Data:</strong></p><ul><li>Evaluasilah ketersediaan data yang relevan dengan penelitian Anda. Apakah data tersebut sudah ada dan dapat diakses, atau Anda perlu mengumpulkannya sendiri?</li></ul><p><strong>Periksa Keandalan dan Validitas Data:</strong></p><ul><li>Pastikan data yang akan Anda gunakan memiliki keandalan dan validitas yang memadai. Tinjau sumber data untuk memastikan bahwa data tersebut diperoleh dari sumber yang terpercaya.</li></ul><p><strong>Evaluasi Ketersediaan Anggaran dan Sumber Daya:</strong></p><ul><li>Tinjau anggaran dan sumber daya yang tersedia untuk penelitian Anda. Apakah Anda memiliki dana untuk mengumpulkan data primer, atau apakah lebih masuk akal untuk menggunakan data sekunder?</li></ul><p><strong>Eksplorasi Sumber Data Sekunder:</strong></p><ul><li>Jika Anda memilih menggunakan data sekunder, telusuri berbagai sumber data yang relevan. Perpustakaan, basis data, laporan pemerintah, dan literatur ilmiah dapat menjadi sumber data yang berharga.</li></ul><p><strong>Pertimbangkan Etika Penelitian:</strong></p><ul><li>Pertimbangkan aspek etika dalam penggunaan data. Pastikan bahwa penggunaan data, terutama jika melibatkan subjek manusia, sesuai dengan pedoman etika penelitian.</li></ul><p><strong>Konsultasi Ahli dan Rekan Penelitian:</strong></p><ul><li>Diskusikan rencana Anda dengan ahli atau rekan penelitian untuk mendapatkan umpan balik dan saran terkait sumber data yang optimal untuk penelitian Anda.</li></ul><p><strong>Buat Keputusan Final:</strong></p><ul><li>Berdasarkan evaluasi Anda, buat keputusan final tentang sumber data yang akan digunakan. Sesuaikan dengan tujuan penelitian, metode, ketersediaan sumber daya, dan pertimbangan etika.</li></ul>


Menentukan sumber data penelitian adalah langkah penting dalam perencanaan dan pelaksanaan penelitian. Berikut adalah beberapa tahapan yang dapat membantu dalam menentukan sumber data penelitian yang akan dipilih:

Definisikan Tujuan Penelitian:

  • Jelaskan dengan jelas tujuan penelitian Anda. Apakah Anda mencari data kuantitatif atau kualitatif? Apakah Anda ingin mengidentifikasi tren, menggali pandangan, atau mengukur variabel tertentu?

Identifikasi Jenis Data yang Dibutuhkan:

  • Tentukan jenis data yang dibutuhkan untuk menjawab pertanyaan penelitian Anda. Apakah Anda membutuhkan data primer (data yang dikumpulkan sendiri) atau data sekunder (data yang sudah ada)?

Pertimbangkan Metode Penelitian:

  • Pilih metode penelitian yang akan Anda gunakan. Apakah Anda melakukan penelitian eksperimental, survei, studi kasus, atau penelitian kualitatif? Pemilihan metode akan mempengaruhi jenis data yang diperlukan.

Pertimbangkan Ketersediaan Data:

  • Evaluasilah ketersediaan data yang relevan dengan penelitian Anda. Apakah data tersebut sudah ada dan dapat diakses, atau Anda perlu mengumpulkannya sendiri?

Periksa Keandalan dan Validitas Data:

  • Pastikan data yang akan Anda gunakan memiliki keandalan dan validitas yang memadai. Tinjau sumber data untuk memastikan bahwa data tersebut diperoleh dari sumber yang terpercaya.

Evaluasi Ketersediaan Anggaran dan Sumber Daya:

  • Tinjau anggaran dan sumber daya yang tersedia untuk penelitian Anda. Apakah Anda memiliki dana untuk mengumpulkan data primer, atau apakah lebih masuk akal untuk menggunakan data sekunder?

Eksplorasi Sumber Data Sekunder:

  • Jika Anda memilih menggunakan data sekunder, telusuri berbagai sumber data yang relevan. Perpustakaan, basis data, laporan pemerintah, dan literatur ilmiah dapat menjadi sumber data yang berharga.

Pertimbangkan Etika Penelitian:

  • Pertimbangkan aspek etika dalam penggunaan data. Pastikan bahwa penggunaan data, terutama jika melibatkan subjek manusia, sesuai dengan pedoman etika penelitian.

Konsultasi Ahli dan Rekan Penelitian:

  • Diskusikan rencana Anda dengan ahli atau rekan penelitian untuk mendapatkan umpan balik dan saran terkait sumber data yang optimal untuk penelitian Anda.

Buat Keputusan Final:

  • Berdasarkan evaluasi Anda, buat keputusan final tentang sumber data yang akan digunakan. Sesuaikan dengan tujuan penelitian, metode, ketersediaan sumber daya, dan pertimbangan etika.

Aisyah N

18 Februari 2024 09:24

ya bnr

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Dengan suku bunga majemuk, sejumlah uang yang diinvestasikan selama 5 tahun akan bertambah 50% dari sebelumnya. Jika perhitungan bunga dilakukan setiap bulan, besar suku bunga per tahun dari investasi tersebut adalah.. A. 0,0068% B. 0,0814% C. 0,68% D. 6,8% Ε. 8,14%

4

5.0

Jawaban terverifikasi

Untuk mengendalikan inflasi, pemerintah dapat melakukan kebijakan moneter .... a. Ekspansif dengan menaikkan reserve requirement ratio b. Ekspansif dengan menurunkan reserve requirement ratio c. Kontraktif dengan menaikkan reserve requirement ratio d. Kontraktif dengan menurunkan reserve requirement ratio e. Ekspansif dengan menaikkan tingkat diskonto Bila Bank Indonesia melakukan kebijakan moneter ekspansif, ceteris paribus maka .... a. Menimbulkan inflasi di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas b. Menimbulkan deflasi di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas c. Tingkat bunga meningkat di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas d. Tingkat bunga turun di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas e. Tingkat bunga turun di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) vertikal Kebijakan fiskal kontraktif dilakukan dengan cara .... a. Menurunkan pengeluaran pemerintah (G), menambah pembayaran transfer (Tr) dan meningkatkan pemungutan pajak (Tx) b. Menurunkan G, mengurangi Tr, dan meningkatkan Tx c. Menurunkan G, menambah Tr, dan menurunkan Tx d. Meningkatkan G, mengurangi Tr, dan menurunkan Tx e. Meningkatkan G, menambah Tr, dan menurunkan Tx Cara yang dilakukan kebijakan tingkat diskonto oleh Bank Sentral dalam melakukan kebijakan moneter adalah .... a. Mengatur jumlah pemberian kredit b. Menetapkan harga surat-surat berharga di pasar uang c. Menetapkan giro wajib minimum (reserved requirement ratio) d. Mengatur tingkat bunga tabungan e. Mengatur tingkat bunga pinjaman bank sentral kepada bank umum Perhatikan beberapa pernyataan berikut. 1). Menaikkan tarif pajak. 2). Diversifikasi pajak. 3). Menaikkan suku bunga. 4). Politik pasar terbuka. 5). Mengadakan diskriminasi harga. Yang termasuk kebijakan fiskal adalah .... a. 1) dan 2) b. 2) dan 3) c. 3) dan 4) d. 3) dan 5) e. 4) dan 5) Investasi bank lesu, daya beli melemah akan berdampak kepada apresiasi rupiah terhadap mata uang asing memburuk. Kebijakan moneter yang paling tepat dilakukan pemerintah adalah .... a. Menaikkan suku bunga bank b. Membeli surat berharga c. Memberikan subsidi kepada masyarakat d. Membatasi pengeluaran negara e. Menaikkan pajak penghasilan Akibat yang ditimbulkan dari kebijakan fiskal ekspansif bila tidak diikuti dengan kebijakan moneter yang ekspansif adalah .... a. Output bertambah, suku bunga tetap b. Output bertambah, suku bunga turun c. Output bertambah, suku bunga naik d. Output turun, suku bunga naik e. Output turun, suku bunga turun Di bawah ini yang tidak termasuk jenis kebijakan moneter berhubungan dengan pengaturan jumlah uang yang beredar di masyarakat, adalah .... a. Kebijakan moneter ekspansif (Monetary Expansive Policy) b. Operasi pasar terbuka (Open Market Operation) c. Kebijakan moneter kontraktif (Monetary Contractive Policy)/ Tight Money Policy d. Fasilitas diskonto (Discount Rate) e. Meningkatkan jumlah barang di pasar output Pada saat nilai rupiah terhadap dolar mengalami pelemahan dari Rp10.500,00 menjadi Rp11.760,00 harga barang impor mengalami kenaikan. Kebijakan moneter yang dilakukan oleh Bank Indonesia adalah .... a. Memborong dolar Amerika di pasar uang untuk membayar utang b. Meningkatkan produksi barang dan jasa bagi masyarakat c. Membeli surat berharga jangka panjang di pasar modal d. Menginstruksikan bank umum untuk menambah cadangan e. Menurunkan suku bunga tabungan dan pinjaman Ketika kebutuhan kedelai meningkat dan petani gagal panen karena terserang hama maka pemerintah harus mengimpor kedelai dari luar negeri yang harganya lebih mahal. Kebijakan yang harus dilakukan oleh pemerintah adalah .... a. Menentukan tarif pajak kedelai lebih rendah dari sebelumnya b. Menentukan standar harga kedelai dari yang rendah sampai mahal c. Memberikan subsidi kepada petani yang menghasilkan kedelai d. Meningkatkan produktivitas kedelai dengan mengganti tanaman padi e. Membatasi impor kedelai dan meningkatkan ekspor ke luar negeri Operasi pasar terbuka dalam pengendalian uang yang beredar dalam masyarakat dapat dilakukan dengan cara .... a. Membeli surat berharga pemerintah dan Menjual surat-surat berharga pemerintah b. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Menjual surat-surat berharga pemerintah c. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Membeli surat berharga pemerintah d. Menurunkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Membeli surat berharga pemerintah e. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Menurunkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum Perhatikan pernyataan berikut. 1). Politik diskonto 2). Menaikkan pajak 3). Politik pasar terbuka 4). Menaikkan cash ratio 5). Meningkatkan impor 6). Meningkatkan pinjaman Dari cara yang diterapkan pemerintah tersebut, yang merupakan kebijakan moneter adalah .... a. 1), 2), dan 3) b. 1), 3), dan 4) c. 2), 4), dan 5) d. 3), 4), dan 5) e. 4), 5), dan 6) Kondisi saat pemerintah sebaiknya tidak memberlakukan kebijakan fiskal maupun kebijakan moneter adalah .... a. Ekonomi mengalami deflasi b. Perekonomian berada dibawah output potensialnya c. Tidak terjadi inflasi dan tingkat pengangguran berada dibawah target tingkat pengangguran d. Tingkat pengangguran berada diatas target tingkat pengangguran e. Ekonomi mengalami inflasi Bank sentral memasok dana ke dalam cadangan perbankan sebesar Rp10 triliun, pada saat yang sama bank sentral menetapkan rasio kebutuhan cadangan sebesar 2%. Dari proses penciptaan uang, jumlah uang yang beredar dapat bertambah sebesar .... a. Rp10,2 triliun b. Rp12 triliun c. Rp50 triliun d. Rp102 triliun e. Rp500 triliun Bank X menerima tambahan deposit Rp500 juta dan menyalurkannya sebagai kredit pada nasabah A setelah dikurangi cadangan wajib perbankan 10%. Bila A menyimpan pinjamannya pada Bank Y dan bank ini menyisihkan cadangan dengan rasio yang sama, dan menyalurkan sebagai kredit, begitu seterusnya. Jumlah uang yang beredar adalah .... a. 50 juta b. 500 juta c. 1.000 juta d. 5.000 juta e. 50.000 juta Apabila GWM atau reserve requirement bank-bank umum sebesar 5%, maka multiplier deposit adalah sebesar .... a. 5 b. 10 c. 15 d. 20 e. 25 Jika GWM dinaikkan dari 5% menjadi 10 %, maka .... a. Multiplier naik menjadi 10 kali b. Multiplier turun menjadi 10 kali c. Multiplier tetap d. Multiplier naik menjadi 50 kali e. Multiplier turun menjadi 5 kali Jika defisit riil senilai Rp100 Miliar dengan tingkat inflasi sebesar 7.5% dan defisit nominal senilai Rp400 Miliar, maka total utang akan sebesar .... a. Rp1 Triliun b. Rp2 Triliun c. Rp3 Triliun d. Rp4 Triliun e. Rp5 Triliun Misalkan sistem perbankan memiliki Rp100.000.000,- dalam bentuk simpanan dan Rp35.000.000,- dalam bentuk cadangan, sedangkan giro wajib minimum (GWM) adalah 20% dan masyarakat diasumsikan tidak menyimpan uang dalam bentuk kas, nilai maksimum yang dapat ditambahkan oleh bank ke dalam penawaran uang adalah sebesar .... a. Rp15.000.000,- b. Rp75.000.000,- c. Rp175.000.000,- d. Rp500.000.000,- e. Rp675.000.000,- Untuk menjaga stabilitas nilai mata uang, pemerintah dalam hal ini Bank Sentral dapat menggunakan berbagai macam kebijakan moneter. Ketika terjadi inflasi salah satu kebijakan yang dikeluarkan adalah menginstruksikan bank umum untuk menambah cadangan/persediaan kas (cash ratio policy). Dampak dari penerapan kebijakan tersebut adalah .... a. Jumlah uang yang beredar akan bertambah sehingga harga barang akan mengalami penurunan b. Harga barang akan mengalami penurunan sebagai akibat jumlah uang yang beredar berkurang c. Penambah cadangan pada bank umum menimbulkan jumlah uang semakin banyak beredar d. Jumlah barang akan semakin banyak beredar sebagai akibat dari kelangkaan jumlah uang e. Penambahan jumlah barang tidak dapat dihindari karena modal perusahaan semakin bertambah Apabila diketahui bahwa Indonesia mengalami defisit anggaran nominal (nominal deficit) sebesar Rp400 Triliun, defisit anggaran riil (real deficit) sebesar Rp360 Triliun, dan total utang Indonesia mencapai Rp2.000 Triliun, maka tingkat inflasi Indonesia mencapai .... a. 0,5% b. 1,0% c. 1,5% d. 2,0% e. 2,5% Jika defisit riil senilai Rp200 Miliar dengan tingkat inflasi sebesar 10% dan defisit nominal senilai Rp800 Miliar, maka total utang akan sebesar .... a. Rp3 Triliun b. Rp4 Triliun c. Rp5 Triliun d. Rp6 Triliun e. Rp8 Triliun Berikut ini adalah berbagai kebijakan yang dapat dilakukan oleh institusi Bank Indonesia sebagai bank sentral, kecuali .... a. Operasi pasar terbuka b. Menetapkan giro wajib minimum c. Menjual saham d. Kebijakan tingkat diskonto e. Pengawasan kredit secara selektif Apabila tingkat inflasi pada 2020 adalah 10 % dan kemudian pada 2021 menjadi 7 %, manakah dari pernyataan berikut yang paling tepat? a. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga turun b. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga naik c. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga tetap d. Tingkat inflasi meningkat dan tingkat harga naik e. Tingkat inflasi meningkat dan tingkat harga turun Misalkan sistem perbankan memiliki Rp100.000.000,- dalam bentuk simpanan dan Rp35.000.000,- dalam bentuk cadangan, sedangkan giro wajib minimum (GWM) adalah 20% dan masyarakat diasumsikan tidak menyimpan uang dalam bentuk kas, nilai maksimum yang dapat ditambahkan oleh bank ke dalam penawaran uang adalah sebesar .... a. Rp15.000.000,- b. Rp75.000.000,- c. Rp175.000.000,- d. Rp500.000.000,- e. Rp675.000.000,-

47

0.0

Jawaban terverifikasi