Rahmat S

16 Januari 2023 07:25

Iklan

Rahmat S

16 Januari 2023 07:25

Pertanyaan

Apa saja sisi positif dan negatif politik etis yang dilaksanakan di Indonesia ?

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

08

:

59

:

29

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

B. Hindarto

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Jakarta

31 Januari 2023 11:43

Jawaban terverifikasi

<p>Jawaban yang tepat, &nbsp;adalah dampak positif&nbsp;pelaksanaan&nbsp;politik etis bagi Indonesia&nbsp;yakni munculnya kalangan terdidik dari&nbsp;rakyat Indonesia, terbangunnya saluran irigasi pertanian dan perkebunan, terjadinya perpindahan penduduk dalam proses transmigrasi. Sedagkan dampak negatifnya banyaknya penyimpangan dalam pelaksanan politik etis seperti terjadi pada program irigasi yang nanati banyak menguntungkan perkebunan-perkebunan Belanda dalam pelaksanaannya.</p><p>&nbsp;</p><p>&nbsp;Mari simak pembahasan berikut !</p><p>Belanda menjalankan Politik Etis, atau Politik Balas Budi. Dalam politik ini Belanda membangun sekolah untuk orang Indonesia sebagai kompensasi atas keuntungan yang didapat Belanda selama Tanam Paksa. Politik Etis dilakukan dalam tiga kebijakan utama: Edukasi, Irigasi, Transmigrasi. Dengan Politik Etis, mulai muncul kalangan terdidik dari rakyat Indonesia, seiring dengan dibukanya sekolah-sekolah dengan sistem pendidikan barat, seperti STOVIA (sekolah Kedokteran Hindai Belanda) di Batavia (Jakarta). Namun pendidikan ini hanya dinikmati oleh kalangan elit atau atas saja. Misalnya adalah para priyayi atau bangsawan.</p><p>&nbsp;</p><p>&nbsp;Sementara kaum rakyat kecil hanya sedikit yang menikmati.</p><p>Selain pendidikan, Politik Etis juga membangun irigasi, yang memingkinkan pengairan pertanian dan perkebunan, sehingga bisa ditanami oleh pada musim kering. Irigasi ini menyebabkan peningkatan produksi pertanian dan perkebunan. Namun, irigasi ini kebanyakan dibangun di perkebunan Belanda, sehingga rakyat kecil hanya sedikit saja menikmati irigasi ini. Program &nbsp;ketiga, transmigrasi, memindahkan penduduk dari wilayah yang padat di Jawa ke Sumatera. namun pemindahan penduduk ini dilakukan hanya untuk memberikan tenaga kerja bagi perkebunan Belanda. Transmigran yang menolak bekerja atau yang dianggap malas akan dihukum dengan keras. Akibatnya, para pekerja ini menjadi buruh yang bekerja keras dan menderita.</p><p>&nbsp;</p><p>Dengan demikian, jawaban yang tepat, &nbsp;adalah dampak positif&nbsp;pelaksanaan&nbsp;politik etis bagi Indonesia&nbsp;yakni munculnya kalangan terdidik dari&nbsp;rakyat Indonesia, terbangunnya saluran irigasi pertanian dan perkebunan, terjadinya perpindahan penduduk dalam proses transmigrasi. Sedagkan dampak negatifnya banyaknya penyimpangan dalam pelaksanan politik etis seperti terjadi pada program irigasi yang nanati banyak menguntungkan perkebunan-perkebunan Belanda dalam pelaksanaannya.</p><p>&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p>Semoga membantu,ya &nbsp; : - )</p>

Jawaban yang tepat,  adalah dampak positif pelaksanaan politik etis bagi Indonesia yakni munculnya kalangan terdidik dari rakyat Indonesia, terbangunnya saluran irigasi pertanian dan perkebunan, terjadinya perpindahan penduduk dalam proses transmigrasi. Sedagkan dampak negatifnya banyaknya penyimpangan dalam pelaksanan politik etis seperti terjadi pada program irigasi yang nanati banyak menguntungkan perkebunan-perkebunan Belanda dalam pelaksanaannya.

 

 Mari simak pembahasan berikut !

Belanda menjalankan Politik Etis, atau Politik Balas Budi. Dalam politik ini Belanda membangun sekolah untuk orang Indonesia sebagai kompensasi atas keuntungan yang didapat Belanda selama Tanam Paksa. Politik Etis dilakukan dalam tiga kebijakan utama: Edukasi, Irigasi, Transmigrasi. Dengan Politik Etis, mulai muncul kalangan terdidik dari rakyat Indonesia, seiring dengan dibukanya sekolah-sekolah dengan sistem pendidikan barat, seperti STOVIA (sekolah Kedokteran Hindai Belanda) di Batavia (Jakarta). Namun pendidikan ini hanya dinikmati oleh kalangan elit atau atas saja. Misalnya adalah para priyayi atau bangsawan.

 

 Sementara kaum rakyat kecil hanya sedikit yang menikmati.

Selain pendidikan, Politik Etis juga membangun irigasi, yang memingkinkan pengairan pertanian dan perkebunan, sehingga bisa ditanami oleh pada musim kering. Irigasi ini menyebabkan peningkatan produksi pertanian dan perkebunan. Namun, irigasi ini kebanyakan dibangun di perkebunan Belanda, sehingga rakyat kecil hanya sedikit saja menikmati irigasi ini. Program  ketiga, transmigrasi, memindahkan penduduk dari wilayah yang padat di Jawa ke Sumatera. namun pemindahan penduduk ini dilakukan hanya untuk memberikan tenaga kerja bagi perkebunan Belanda. Transmigran yang menolak bekerja atau yang dianggap malas akan dihukum dengan keras. Akibatnya, para pekerja ini menjadi buruh yang bekerja keras dan menderita.

 

Dengan demikian, jawaban yang tepat,  adalah dampak positif pelaksanaan politik etis bagi Indonesia yakni munculnya kalangan terdidik dari rakyat Indonesia, terbangunnya saluran irigasi pertanian dan perkebunan, terjadinya perpindahan penduduk dalam proses transmigrasi. Sedagkan dampak negatifnya banyaknya penyimpangan dalam pelaksanan politik etis seperti terjadi pada program irigasi yang nanati banyak menguntungkan perkebunan-perkebunan Belanda dalam pelaksanaannya.

 

 

Semoga membantu,ya   : - )


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

38

5.0

Jawaban terverifikasi