Hai Sanjaya,aku bantu jawab ya
1. Nusantara
2. Netherland-Oost Indie (Hindia Timur Belanda )
3. Indies (Hindia)
4. Insulinde
pembhasan:
1. Nusantara
Nusantara lebih dikenal dengan nama sebelum adanya Indonesia (Indo: Hindia, Nesos: Kepulauan. Nama Indonesia artinya adalah Kepulauan Hindia, yang mempopulerkan nama Indonesia di kancah internasional oleh Adolf Bastian, seorang ahli antropologi Jerman.
Nusantara merupakan nama awal dari Indonesia. Sumber mengenai nama Nusantara berada pada ungkapan Sumpah Palapa dalam Naskah Pararaton, yang dilontarkan Gadjah Mada pertama kali yang ingin menyatukan wilayah kepulauan di bawah Kerajaan Majapahit. Isi sumpah Palapa yang tertulis dalam Naskah Pararaton berbunyi:
"Sira Gajah Mada pepatih amungkubumi tan ayun amukita palapa, sira Gajah Mada : Lamun huwus kalah Nusantara ingsun amukti palapa, lamun kalah ring Gurun, ring Seram, Tanjungpura, ring Haru, ring Pahang, Dompo, ring Bali, Sunda, Palembang, Tumasik, samana ingsun amukti palapa."
Terjemahan
"Dia Gajah Mada Patih Amangkubumi tidak ingin melepaskan puasa. Ia Gajah Mada, "Jika telah mengalahkan Nusantara (pulau-pulau lain), saya (baru akan) melepaskan puasa. Jika mengalahkan Gurun, Seram, Tanjung Pura, Haru, Pahang, Dompo, Bali, Sunda, Palembang, Tumasik, demikianlah saya (baru akan) melepaskan puasa".
Gurun diartikan sebagai Pulau Gorom yakni dekat Pulau Seram, Maluku, Haru artinya adalah Sumatera Utara, yakni Teluk Aru (Karo), Dompo yakni Sumbawa, Tanjung Pura yakni Tanjung Pura, Pahang yakni Malaysia dan Tumasik yakni Singapura.
2. Netherland-Oost Indie
Nama ini berasal dari Dokumen VOC yang mencantumkan nama Hindia dengan nama Netherland Oost Indie atau diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia adalah Hindia Timur Belanda. Dokumen VOC itu berangka tahun 1620, yang awalnya merupakan dari nama kongsi dagang Belanda di Hindia Timur atau VOC (Vereenigde Oost Indische Compagnie) yang sudah berdiri pada 20 Maret 1602.)
Setelah VOC Bangkrut pada tahun 1799 di tanggal 31 Desember, dimulailah saat nasionalisasi VOC dan pendudukan otonomi secara langsung Kerajaan belanda di Indonesia. Nama tersebut diubah menjadi Hindia Belanda (Netherland- Indie) pada tahun 1800 di tanggal 1 Januari.
3. Hindia
Hindia sudah diucapkan oleh penjelajah Portugis mula-mula dengan nama Indies (Kepulauan Hindia) pada abad 15. Sering berjalannya waktu, sejak ditemukannya Karibia dan Kepulauan Asia Tenggara, Indies termasuk Indonesia dikenal dengan East Indies atau Hindia Timur atau Hindia Besar, yang mencakup Asia Selatan, Asia Tenggara, Indonesia. Adapun Karibia disebut sebagai Hindia Barat.
4. Insulinde
Di samping itu, ada nama yang paling sering dipakai pada masa pemerintahan Hindia Belanda, yakni Insulinde. Insulinde adalah Insula yang berarti Pulau, dan Indus yakni Hindia. Insulide diartikan sebagai Hindia.
Insulinde dipopulerkan oleh tokoh penentang kekejaman Pendudukan Belanda di Indonesia, sekaligus tokoh penentang tanam paksa yakni Edward Douwes Dekker. Insulinde pertama kali ditulis dalam karyanya yang berjudul Max Havelaar. Baginya penulisan nama Hindia Belanda membuatnya menjadi jijik dan mengingatnya akan kerakusan pemerintah Hindia Belanda, khususnya sejak diberlakukannya tanam paksa yang membunuh dan merugikan golongan penduduk bumiputera.
Pada masa pergerakan nasional, yakni pada awal abad ke-20, penggunaan kata Insulinde di Hindia Belanda juga disebut dalam surat kabar, film dan organisasi pergerakan nasional . Contohnya adalah Poetri Mardika: Soerat kabar Memperhatikan Kabar Perempoean Boemi Poetra di Insulinde, Organisasi Insulinde yaitu organisasi penerus Indische Partij, dan film bisu hitam putih berjudul Insulinde pada tahun 1925.