Anis R

24 Agustus 2021 11:04

Iklan

Anis R

24 Agustus 2021 11:04

Pertanyaan

apa saja peran Ignatius Slamet Riyadi dalam menyelesaikan masalah disintegrasi

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

16

:

05

:

08

Klaim

1

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

B. Hindarto

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Jakarta

25 Agustus 2021 05:41

Jawaban terverifikasi

Halo Anis R Salah satu Pahlawan Nasional Republik Indonesia, Ignatius Slamet Riyadi dilahirkan pada tanggal 26 Juli 1927 di Solo, Jawa Tengah, Indonesia. Dia merupakan anggota TNI yang telah menjabat hingga sebagai Brigadir Jenderal (Anumerta). Dia lah yang memelopori terbentuknya Komando Pasukan Khusus (Kopassus). Slamet Riyadi menimba ilmu di Hollandsch-Inlandsche School (HIS) pada tahun 1940 dan kemudian ke MULO Afd B. Setelah selesai, dia lanjut mengenyam pendidikan di Pendidikan Sekolah Pelayaran Tinggi (SPT) hingga meraih sebuah ijazah navigasi laut setelah menjadi lulusan peringkat pertama dengan nilai terbaik. Atas prestasi yang berhasil ia torehkan, Slamet Riyadi kemudian menjadi navigator kapal kayu yang berlayar antar pulau di Nusantara. Ketika pasukan Jepang yang berniat menginvasi Indonesia telah mendarat di Merak, Indramayu, dan Rembang pada tanggal 1 Maret 1942, mereka mendapatkan perlawanan dari pasukan Hindia-Belanda. Namun, kekuatan pasukan Jepang yang lebih dari 100.00 orang dengan dipersenjatai peralatan tempur canggih tidak mampu dibendung oleh pasukan Hindia-Belanda hingga akhirnya Solo berhasil dikuasai Jepang pada tanggal 5 Maret 1942. Tak hanya Solo, bahkan kedigdayaan Jogjakarta akhirnya jatuh di tangan Jepang dengan mudah. Oleh karena invasi dan perlakuan Jepang yang melahirkan kesengsaraan bagi Bangsa Indonesia, Slamet Riyadi mulai terpanggil hatinya dan menjadi awal kiprah patrotismenya. Salah satu tindakan heroik yang pernah ia kontribusikan untuk kemerdekaan bangsanya ketika ia berhasil melarikan kapal kayu Jepang. Dia pun akhirnya menjadi buronan oleh Ken Pei tai (Polisi Militer Jepang), namun para polisi tersebut tidak pernah bisa menangkapnya. Tak hanya itu, Slamet Riyadi menggalang pasukan hingga setingkat batalyon yang terdiri dari para pemuda terlatih eks. Peta/Heiho/Kaigun. Pasukan yang ia galang tersebut dipersiapkan untuk merebut kembali kekuasaan politik dan militer kota Solo dan Jogjakarta. Tindakan heroik yang telah ia lakukan itu menjadikannya Komandan Batalyon Resimen I Divisi X. Dengan demikian, Slamet Riyadi mulai terpanggil hatinya dan menjadi awal kiprah patrotismenya. Salah satu tindakan heroik yang pernah ia kontribusikan untuk kemerdekaan bangsanya ketika ia berhasil melarikan kapal kayu Jepang. Dia pun akhirnya menjadi buronan oleh Ken Pei tai (Polisi Militer Jepang), namun para polisi tersebut tidak pernah bisa menangkapnya. Tak hanya itu, Slamet Riyadi menggalang pasukan hingga setingkat batalyon yang terdiri dari para pemuda terlatih eks. Peta/Heiho/Kaigun. Pasukan yang ia galang tersebut dipersiapkan untuk merebut kembali kekuasaan politik dan militer kota Solo dan Jogjakarta. Mapel: Sejarah kelas: 11 SMA Topik: Revolusi-Revolusi Besar Dunia Semoga Membantu Ya : )


Iklan

Anis R

13 November 2021 03:33

oke makasih kak


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

24

5.0

Jawaban terverifikasi