Zahratun N

20 Februari 2024 04:15

Iklan

Zahratun N

20 Februari 2024 04:15

Pertanyaan

apa itu foster etos ilmiah?

apa itu foster etos ilmiah?

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

22

:

46

:

27

Klaim

3

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Saidah T

24 Februari 2024 03:04

Jawaban terverifikasi

Adalah cara pandang , sikap , dan kepribadian seorang peneliti dalam pembuatan suatu karya ilmiah . Sikap dan kepribadian ini seharusnya sesuatu yang baik seperti jujur, cinta ilmu pengetahuan,terbuka dan lain sebagainya.


Iklan

Mercon M

Community

29 April 2024 09:59

Jawaban terverifikasi

<p>Jawaban:</p><p>"Foster etos ilmiah" mengacu pada sikap atau prinsip-prinsip yang mendorong individu untuk mengadopsi pendekatan ilmiah dalam penelitian dan pemahaman dunia. Istilah ini terinspirasi dari John Foster, seorang filsuf dan ilmuwan asal Inggris yang hidup pada abad ke-18. Foster mengusulkan konsep "etos ilmiah" sebagai suatu sikap mental yang harus dimiliki oleh ilmuwan dan peneliti.</p><p>Etos ilmiah Foster menggarisbawahi beberapa prinsip, antara lain:</p><p>1. Skeptisisme: Kemampuan untuk mempertanyakan dan menguji informasi dengan kritis.<br>2. Keterbukaan: Bersedia menerima dan mempertimbangkan bukti dan argumen baru.<br>3. Kemandirian: Kemampuan untuk berpikir secara independen dan tidak hanya mengikuti arus opini populer.<br>4. Objektivitas: Berusaha untuk memahami realitas sesuai dengan fakta dan data yang ada, bukan berdasarkan preferensi pribadi atau bias.<br>5. Kejujuran: Menyampaikan temuan dan kesimpulan dengan jujur, tanpa distorsi atau manipulasi.</p><p>&nbsp;</p><p>Dengan mengadopsi foster etos ilmiah, individu diharapkan mampu mengembangkan pengetahuan yang lebih mendalam, menghasilkan penemuan-penemuan baru, dan menyumbangkan kontribusi yang berarti bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan masyarakat secara umum.</p>

Jawaban:

"Foster etos ilmiah" mengacu pada sikap atau prinsip-prinsip yang mendorong individu untuk mengadopsi pendekatan ilmiah dalam penelitian dan pemahaman dunia. Istilah ini terinspirasi dari John Foster, seorang filsuf dan ilmuwan asal Inggris yang hidup pada abad ke-18. Foster mengusulkan konsep "etos ilmiah" sebagai suatu sikap mental yang harus dimiliki oleh ilmuwan dan peneliti.

Etos ilmiah Foster menggarisbawahi beberapa prinsip, antara lain:

1. Skeptisisme: Kemampuan untuk mempertanyakan dan menguji informasi dengan kritis.
2. Keterbukaan: Bersedia menerima dan mempertimbangkan bukti dan argumen baru.
3. Kemandirian: Kemampuan untuk berpikir secara independen dan tidak hanya mengikuti arus opini populer.
4. Objektivitas: Berusaha untuk memahami realitas sesuai dengan fakta dan data yang ada, bukan berdasarkan preferensi pribadi atau bias.
5. Kejujuran: Menyampaikan temuan dan kesimpulan dengan jujur, tanpa distorsi atau manipulasi.

 

Dengan mengadopsi foster etos ilmiah, individu diharapkan mampu mengembangkan pengetahuan yang lebih mendalam, menghasilkan penemuan-penemuan baru, dan menyumbangkan kontribusi yang berarti bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan masyarakat secara umum.


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

1. Apakah kalian tahu mengapa tumbuhan tidak selamanya mempunyai klorofil, mengapa? 2. Apa yang kamu ketahui tentang kloroplas, dan bagaimana dengan tumbuhan yang tidak mempunyai kloroplas?

7

5.0

Jawaban terverifikasi