PRISCILLIA V

01 Februari 2024 13:45

Iklan

PRISCILLIA V

01 Februari 2024 13:45

Pertanyaan

apa hubungan dekrit presiden 5 juli 1959 dengan konsep demokrasi terpimpin?

apa hubungan dekrit presiden 5 juli 1959 dengan konsep demokrasi terpimpin?

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

11

:

40

:

02

Klaim

1

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Erwin A

Community

03 Februari 2024 07:56

Jawaban terverifikasi

<p><br>Dekrit Presiden 5 Juli 1959 memiliki hubungan erat dengan konsep demokrasi terpimpin. Dekrit ini menjadi tonggak awal dimulainya era demokrasi terpimpin di Indonesia, yang berlangsung dari tahun 1959 hingga 1966.</p><p><strong>Hubungan antara Dekrit Presiden 5 Juli 1959 dan Demokrasi Terpimpin:</strong></p><p><strong>1. Latar Belakang Dekrit:</strong></p><p>Dekrit Presiden 5 Juli 1959 dikeluarkan oleh Presiden Soekarno sebagai respon atas situasi politik yang tidak stabil di Indonesia pada saat itu. Demokrasi parlementer yang diterapkan sejak tahun 1950 dianggap tidak efektif dalam mengatasi berbagai masalah, seperti pemberontakan di berbagai daerah dan kemacetan politik.</p><p><strong>2. Isi Dekrit:</strong></p><p>Dekrit Presiden 5 Juli 1959 berisi tiga poin utama:</p><ul><li>Pembubaran Konstituante.</li><li>Pemberlakuan kembali UUD 1945.</li><li>Pengbentukan MPRS dan DPAS.</li></ul><p><strong>3. Konsep Demokrasi Terpimpin:</strong></p><p>Demokrasi terpimpin merupakan konsep demokrasi yang dianut oleh Presiden Soekarno. Konsep ini menekankan pada kepemimpinan yang kuat dan sentralisasi kekuasaan di tangan presiden.</p><p><strong>4. Dampak Dekrit:</strong></p><p>Dekrit Presiden 5 Juli 1959 memberikan dampak yang besar bagi Indonesia. Demokrasi parlementer digantikan dengan demokrasi terpimpin, dan kekuasaan presiden menjadi semakin kuat.</p><p><strong>Kesimpulan:</strong></p><p>Dekrit Presiden 5 Juli 1959 merupakan awal mula dari era demokrasi terpimpin di Indonesia. Dekrit ini dikeluarkan sebagai respon atas situasi politik yang tidak stabil dan bertujuan untuk memperkuat kepemimpinan presiden.</p>


Dekrit Presiden 5 Juli 1959 memiliki hubungan erat dengan konsep demokrasi terpimpin. Dekrit ini menjadi tonggak awal dimulainya era demokrasi terpimpin di Indonesia, yang berlangsung dari tahun 1959 hingga 1966.

Hubungan antara Dekrit Presiden 5 Juli 1959 dan Demokrasi Terpimpin:

1. Latar Belakang Dekrit:

Dekrit Presiden 5 Juli 1959 dikeluarkan oleh Presiden Soekarno sebagai respon atas situasi politik yang tidak stabil di Indonesia pada saat itu. Demokrasi parlementer yang diterapkan sejak tahun 1950 dianggap tidak efektif dalam mengatasi berbagai masalah, seperti pemberontakan di berbagai daerah dan kemacetan politik.

2. Isi Dekrit:

Dekrit Presiden 5 Juli 1959 berisi tiga poin utama:

  • Pembubaran Konstituante.
  • Pemberlakuan kembali UUD 1945.
  • Pengbentukan MPRS dan DPAS.

3. Konsep Demokrasi Terpimpin:

Demokrasi terpimpin merupakan konsep demokrasi yang dianut oleh Presiden Soekarno. Konsep ini menekankan pada kepemimpinan yang kuat dan sentralisasi kekuasaan di tangan presiden.

4. Dampak Dekrit:

Dekrit Presiden 5 Juli 1959 memberikan dampak yang besar bagi Indonesia. Demokrasi parlementer digantikan dengan demokrasi terpimpin, dan kekuasaan presiden menjadi semakin kuat.

Kesimpulan:

Dekrit Presiden 5 Juli 1959 merupakan awal mula dari era demokrasi terpimpin di Indonesia. Dekrit ini dikeluarkan sebagai respon atas situasi politik yang tidak stabil dan bertujuan untuk memperkuat kepemimpinan presiden.


Iklan

Kevin L

Gold

11 Februari 2024 00:19

Jawaban terverifikasi

Dekrit Presiden 5 Juli 1959 memiliki hubungan yang erat dengan konsep demokrasi terpimpin. Dekrit ini merupakan titik awal dari berdirinya demokrasi terpimpin yang dinyatakan dalam pemberlakuan kembali UUD 1945. Penjelasan: Pada masa demokrasi liberal atau parlementer yang berlangsung pada tahun 1950-1959, kehidupan politik di Indonesia dipenuhi dengan ketidakstabilan dan inkosistensi perubahan. Dalam rentang waktu 9 tahun, pergantian kabinet terjadi sebanyak 7 kali. Hal ini disebabkan oleh persaingan antara partai-partai politik. Dewan Konstituante yang bertugas merumuskan konstitusi baru setelah Pemilu 1955 belum mencapai kata sepakat karena adanya perbedaan ideologi. Untuk mengatasi hal tersebut, Presiden Soekarno mengeluarkan Dekrit 5 Juli 1959 yang berisi: 1. Pembubaran Dewan Konstituante hasil Pemilu 1955 2. Berlakunya kembali UUD 1945 3. Pembentukan MPRS dan DPAS Kesimpulan: Dengan demikian, Dekrit Presiden 5 Juli 1959 menjadi tonggak awal berdirinya demokrasi terpimpin di Indonesia. Semoga penjelasan ini membantu kamu memahami hubungan antara Dekrit Presiden 5 Juli 1959 dengan konsep demokrasi terpimpin. Semoga membantu ya ๐Ÿ™‚


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apa yang di maksud dengan : 1. Ability 2. Modal 3. Express "wishes &amp; congratulation" 4. Greeting card 5. Countable &amp; uncoutable Serta berikan contoh nya

6

0.0

Jawaban terverifikasi

1. penyebab perubahan sosial budaya yang berasal dari masyarakat yang berkaitan demografi 2. penyebab perubahan sosial budaya yang terkait dengan fenomena globalisasi 3. Tanda-tanda sikap mental masyarakat yang belum siap menerima kemajuan teknologi 4. Dampak modernisasi dalam kehidupan sosial masyarakat 5. Kegiatan manusia di bidang ekonomi yang menunjukkan perubahan ke arah modernisasi 6. Contoh pengaruh modernisasi di bidang ilmu pengetahuan dan pendidikan terhadap pola pikir masyarakat 7. Konsep mengenai proses modernisasi di masyarakat seringkali mengalami kesalahan pahaman, salah satunya kesalahan tersebut menganggap jika menjadi modern adalah mengikuti... 8. arti dari globalisasi 9. Bentuk kearifan lokal di wilayah Madura yang berperan dalam pengelolaan SDA dan dukungan dalam bentuk kebudayaan 10. Syarat menjaga tradisi kearifan lokal di Nusantara 11. Ciri uang kartal, giral 12. Syarat melakukan kegiatan barter 13. Arti dari durability yang merupakan syarat sebuah benda bisa dikatakan sebagai uang 14. maksud token money dalam nilai intrinsik 15. maksud dengan satuan hitung dalam fungsi uang 16. fungsi uang 17. peranan dan maksud didirikan lembaga keuangan non-Bank / bukan bank 18. maksud dengan kegiatan menghimpun dana yang dilakukan perbankan 19. tugas Bank Indonesia 20. tugas Bank Umum 21. kegiatan lembaga keuangan non-Bank 22. kelembagaan keuangan non-bank yang memiliki kegiatan yang dilakukan dengan operasi simpan pinjam 23. Lembaga keuangan non bank yang memiliki fungsi sebagai penggerak investasi dengan memperhatikan dan memasukan surat berharga 24. Nama lembaga keuangan non bank yang bertugas mengatasi para rensumen 25. Ciri" dari masyarakat ekonomi abad ke 21

32

5.0

Jawaban terverifikasi

Iklan

[1] Gaya hidup sedentari alias kurang gerak atau mager (malas gerak) adalah masalah yang sering dialami oleh penduduk perkotaan. [2] Bekerja di depan layar komputer sepanjang hari, kelamaan terjebak macet di jalan,atau hobi main gim tanpa diimbangi olahraga merupakan bentuk dari gaya hidup sedentari. [3] Jika Anda termasuk salah satu orang yang sering melakukan berbagai rutinitas tersebut, Anda harus waspada. [4] Pasalnya, gaya hidup sedentari sangat berbahaya karena membuat Anda berisiko terkena diabetes tipe 2. [5] Gaya hidup sedentari menyebabkan masyarakat, terutama penduduk kota, malas bergerak. [6] Coba ingat-ingat, dalam sehari ini, sudah berapa kali Anda dalam menggunakan aplikasi online untuk memenuhi kebutuh Anda? [7] Selain itu, tilik juga berapa banyak langkah yang sudah Anda dapatkan pada hari ini? [8] Seiring dengan pengembangan teknologi yang makin canggih, apa pun yang Anda butuhkan kini bisa langsung diantar ke ruangan kantor Anda atau depan rumah. [9] Selain hemat waktu, Anda pun jadi tak perlu mengeluarkan energi untuk mendapatkan apa yang Anda mau. [10] Namun, tahukah Anda bahwa segala kemudahan tersebut menyimpan bahaya bagi tubuh Anda? [11] Minimnya aktifitas fisik karena gaya hidup ini membuatmu berisiko lebih tinggi terkena berbagai penyakit kronis, termasuk diabetes. [12] Bahkan, Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa gaya hidup ini juga termasuk 1 dari 10 penyebab kematian terbanyak di dunia. [13] Selain itu, data terbaru dari Riskedas 2018 menguak bahwa DKI Jakarta merupakan provinsi dengan tingkat diabetes melitus tertinggi di Indonesia. [14] Ini menunjukkan bahwa gaya hidup mager amat erat kaitannya dengan tingkat diabetes di perkotaan. Bentuk bahasa yang sejenis dengan mager pada kalimat 1 adalah.... a. magang b. oncom c. rudal d. pugar

4

5.0

Jawaban terverifikasi