Celine K
12 Januari 2023 13:31
Iklan
Celine K
12 Januari 2023 13:31
Pertanyaan
4
1
Iklan
H. Rosa
Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Yogyakarta
04 Oktober 2023 10:46
Jawaban yang benar adalah tidak adanya pemimpin yang cakap setelah wafatnya Sultan Iskandar Muda, terjadi perpecahan internal antara kaum birokrat (bangsawan kerajaan) dengan kaum agama, serta banyak negeri taklukan yang memisahkan diri, termasuk Johor, Pahang, Perlak, Minangkabau, Siak, dan lainnya.
Berikut penjelasannya ya.
Pendiri dari Kesultanan Aceh Darussalam adalah Sultan Ali Mughayat Syah pada tahun 1507 Masehi. Pusat pemerintahannya berada di utara Sumatera. Kejayaan kerajaan ini terjadi pada masa pemerintahan Sultan Iskandar Muda (1607-1636).Setelah Sultan Iskandar Muda wafat, kejayaan Kesultanan Aceh Darussalam perlahan-lahan mulai meredup. Hingga akhirnya, pada tahun 1873 Belanda menyatakan perang meskipun kerajaan Islam ini baru benar-benar bisa ditaklukkan pada tahun 1903. Beberapa penyebab runtuhnya Kesultanan Aceh yakni tidak adanya pemimpin yang cakap setelah wafatnya Sultan Iskandar Muda, terjadi perpecahan internal antara kaum birokrat (bangsawan kerajaan) dengan kaum agama, serta banyak negeri taklukan yang memisahkan diri, termasuk Johor, Pahang, Perlak, Minangkabau, Siak, dan lainnya.
Dengan demikian, jawaban yang benar adalah tidak adanya pemimpin yang cakap setelah wafatnya Sultan Iskandar Muda, terjadi perpecahan internal antara kaum birokrat (bangsawan kerajaan) dengan kaum agama, serta banyak negeri taklukan yang memisahkan diri, termasuk Johor, Pahang, Perlak, Minangkabau, Siak, dan lainnya.
Semoga membantu๐
ยท 0.0 (0)
Iklan
Tanya ke AiRIS
Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

LATIHAN SOAL GRATIS!
Drill Soal
Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian


Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!