Ruslan R

15 Februari 2022 00:30

Iklan

Ruslan R

15 Februari 2022 00:30

Pertanyaan

Apa alasan Timor Leste memilih berpisah dengan Indonesia? Jelaskan!

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

20

:

18

:

23

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

N. Ramadhan

Mahasiswa/Alumni Universitas Pendidikan Indonesia

16 Februari 2022 08:31

Jawaban terverifikasi

Hai Ruslan, kakak bantu jawab ya. Timor Leste memilih untuk berpisah dengan Indonesia sebab berdasarkan pada jajak pendapat yang diselenggarakan 30 Agustus 1999 di bawah pengawasan UNAMET (United Nations Mission for East Timor) dan diikuti oleh penduduk mereka, Timor Leste lebih menginginkan menjadi negara yang merdeka dibandingkan diberikan otonomi seluas-luasnya dari Indonesia. Untuk lebih jelasnya, pahami penjelasan berikut ini: Untuk mengungkap alasan dari Timor Leste lebih memilih untuk berpisah dari Indonesia dapat kita ketahui dari awal sejarah Timor Leste ini. Negara Timor Leste awalnya merupakan negara bekas jajahan Portugis. Hal yang berbeda terjadi pada wilayah Indonesia yang lain di mana sebagian besar dikuasai oleh Belanda. Saat terjadi Revolusi Bunga pada tahun 1974 membuat ketidakstabilan politik di negara tersebut. Ditambah terjadi pemberontakan di negara-negara jajahan terutama di benua Afrika. Hal ini dimanfaatkan oleh rakyat Timor Leste untuk menyatakan diri sebagai bangsa merdeka dengan mendirikan partai politik. Pada tahun 1975, sebuah gerakan pertahanan yang berjuang untuk kemerdekaan Timor Timur atau yang bernama FRETILIN, mengumumkan kemerdekaan Timor Leste dari kuasa Portugis. Akan tetapi, sembilan hari berselang Indonesia menginvasi Timor Leste dan memasukkannya sebagai bagian dari Indonesia. Pendudukan Indonesia terhadap Timur Leste pun menimbulkan konflik yang berkepanjangan antara FRETILIN dan militer Indonesia. Puncaknya, pada 30 Agustus 1999, atas usul PBB, Presiden Habibie mengadakan jajak pendapat yang diselenggarakan 30 Agustus 1999 di bawah pengawasan UNAMET (United Nations Mission for East Timor) dan diikuti oleh penduduk Timor Leste. Hasilnya diumumkan di New York dan Dili pada tanggal 4 September 1999 yang diikuti oleh 451.792 penduduk Timor Timur. Sebesar 78,5% penduduk Timor Leste menyatakan menolak otonomi khusus yang ditawarkan Indonesia. Dengan mempertimbangkan hal tersebut, maka MPR RI dalam Sidang Umum MPR pada 1999 mencabut TAP MPR No. VI/1978 dan mengembalikan Timor Leste seperti pada 1975. Dalam bahasa lain, Provinsi Timor Timur lepas dari Indonesia dan menjadi Negara Timor Leste. Semoga membantu ya.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

40

5.0

Jawaban terverifikasi