Jungwon J

08 November 2025 12:35

Iklan

Jungwon J

08 November 2025 12:35

Pertanyaan

Analisis Ketersediaan Stok Bahan di Toko/Kedai menggunakan matriks (contohnya apa aja bebas) (Tolong beri penjelasan step by step nya karena akan di presentasikan di depan guru)

Analisis Ketersediaan Stok Bahan di Toko/Kedai menggunakan matriks (contohnya apa aja bebas)

 

(Tolong beri penjelasan step by step nya karena akan di presentasikan di depan guru)

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

18

:

06

:

56

Klaim

36

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

P. Anindya

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Yogyakarta

09 November 2025 01:07

Jawaban terverifikasi

Contoh matriks analisis stok kedai kopi: - Matriks kebutuhan bahan per 1 porsi (baris = bahan: Kopi g, Susu ml, Gula g; kolom = menu: Kopi Hitam H, Kopi Susu S, Susu Manis M) B = [ [10, 8, 0], [0, 150, 200], [8, 6, 10] ] - Stok awal s (Kopi, Susu, Gula) = (1000 g, 6000 ml, 2000 g) - Rencana penjualan q (H, S, M) = (50, 30, 20) Hasil utama: - Kebutuhan total r = B × q = (740 g Kopi, 8500 ml Susu, 780 g Gula) - Keputusan: rencana TIDAK terpenuhi karena kekurangan Susu 2500 ml - Produksi maksimum proporsional terhadap rencana: q’ = (35 H, 21 S, 14 M) - Kebutuhan untuk q’: (518 g Kopi, 5950 ml Susu, 546 g Gula) - Sisa stok setelah q’: (482 g Kopi, 50 ml Susu, 1454 g Gula) - Rekomendasi pemesanan: tambah Susu minimal 2500 ml agar rencana awal terpenuhi Penjelasan: Masalah diubah ke bentuk matriks agar perhitungan kebutuhan menjadi sistematis: susun matriks B yang memetakan banyaknya bahan per porsi setiap menu, susun vektor stok s, dan rencana penjualan q. Kalikan matriks B dengan q untuk mendapatkan kebutuhan total r per bahan, lalu bandingkan setiap komponen r terhadap s untuk melihat apakah stok cukup; selisih positif menunjukkan kekurangan. Karena hanya Susu yang kurang (8500 > 6000), rencana penuh tidak dapat dijalankan. Untuk tetap mengikuti proporsi rencana, cari faktor skala k sebagai rasio stok terhadap kebutuhan pada bahan yang paling membatasi (k = 6000/8500 ≈ 0,7059), kemudian terapkan ke q dan ambil pembulatan ke bawah per menu agar tidak melebihi stok, menghasilkan q’ = (35, 21, 14). Hitung ulang kebutuhan B × q’ untuk memastikan tidak ada bahan yang melampaui stok, lalu dapatkan sisa stok dengan pengurangan s − B × q’. Jika target awal harus tercapai, pesan tambahan sesuai kekurangan bahan, yakni Susu 2500 ml. Penjelasan matematis: - Definisi dan dimensi: B berukuran 3×3 (bahan × menu), q adalah vektor 3×1 (jumlah porsi tiap menu), s adalah vektor 3×1 (stok bahan). - Perhitungan kebutuhan: r = B × q, dengan r_i = Σ_j B_ij × q_j. Substitusi angka: r_kopi = 10×50 + 8×30 + 0×20 = 740 g r_susu = 0×50 + 150×30 + 200×20 = 8500 ml r_gula = 8×50 + 6×30 + 10×20 = 780 g - Uji kecukupan stok: cek komponenwise r ≤ s. Hasil: Kopi 740 ≤ 1000 (cukup), Susu 8500 > 6000 (kurang 2500), Gula 780 ≤ 2000 (cukup). Kekurangan (shortage) v = max(0, r − s) = (0, 2500, 0). - Produksi proporsional: faktor skala k = min_i (s_i / r_i) untuk r_i > 0. Hitung: s_kopi/r_kopi = 1000/740 ≈ 1,35 s_susu/r_susu = 6000/8500 ≈ 0,7059 s_gula/r_gula = 2000/780 ≈ 2,56 Ambil k = 0,7059 (paling ketat di Susu). - Jumlah porsi disesuaikan: q’ = floor(k × q) = floor((0,7059×50, 0,7059×30, 0,7059×20)) = floor(35,295; 21,177; 14,118) = (35, 21, 14). - Validasi kebutuhan baru: B × q’ = Kopi = 10×35 + 8×21 + 0×14 = 350 + 168 = 518 g Susu = 0×35 + 150×21 + 200×14 = 3150 + 2800 = 5950 ml Gula = 8×35 + 6×21 + 10×14 = 280 + 126 + 140 = 546 g - Sisa stok: sisa = s − B × q’ = (1000−518, 6000−5950, 2000−546) = (482 g, 50 ml, 1454 g). - Pemenuhan rencana penuh: tambahan minimal pada bahan pembatas sama dengan shortage, yaitu Susu 2500 ml.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Bacalah teks di bawah ini! (1) Assalaamu alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh. Salam sejahterah untuk kita semua. (2) Yang terhormat Kepala sma Negeri Negeri 1 Watugunung, yang kami hormati Bapak dan Ibu guru serta karyawan, dan teman-teman yang berbahagia. (3) Puji syukur marilah senantiasa kita panjatkan hanya kepada Tuhan Yang Mahakuasa, karena dengan rohmat-Nya kita dapat bertemu di ruang ini tanpa halangan apa pun. (4) Izinkan kami menyampaikan gagasan dan pesan yang terkait dengan kewirausahaan yang bisa kita lakukan zaman sekarang. (5) Hadirin yang berbahagia. Siapakah yang tidak ingin sukses? Tentu tidak ada manusia yang tidak ingin sukses dalam hidupnya. Untuk menjadi sukses kita tidak bisa hanya dengan berdiam diri, melamun, hanya halusinasi yang ada di otak. Tidak bisa! Tentu harus ada kerja keras, tekun, doa, dan strategi yang cerdas. (6) Salah satu pintu yang harus kita buka untuk memasuki kesuksesan adalah dengan menjadi wirausaha. Kita harus berani mengubah hidup dengan langkah yang berani. Keputusan besar yang kalian ambil akan membuat perubahan besar dalam hidup kalian. Apalagi dengan teknologi yang serba canggih seperti sekarang ini haruslah jadi pemicu kita untuk memanfaatkannya sebagai peluang menghasilkan keuntungan. Generasi yang dekat dengan teknologi adalah sumber pasar yang barus bagi para wirausaha. (7) Menjadi pengusaha dengan cara memanfaatkan kecanggihan teknologi adalah kunci kesuksesan. Problematika di lingkungan kalian bisa dijadikan peluang usaha. Misalnya lihat orang harus pergi jauh untuk membeli bahan bangunan, kita bisa menyediakan bahan bangunan dengan memanfaatkan teknologi pesan dan siap antar. Tetapi jangan lupa, transaksi tetap nomor satu. Terus lihat orang harus pergi bersepeda untuk membeli pulsa, kita bisa sediakan pulsa yang sudah barang tentu berkaitan dengan teknologi IT. Lihat orang harus pergi jauh untuk berbelanja barang kelontong, kita buka usaha di bidang itu dengan memanfaatkan kecanggihan somed. Atau lihat orang harus pergi jauh untuk sekedar menambah angin pada motor atau mobilnya. Bukalah bengkel dengan memanfaatkan teknologi perbengkelan. Nah, jika itu sudah kita buka peluang, lakukan dengan ikhlas, dengan telaten, tekun. Apa pun yang kita tekun, insyaa allah hasilnya akan nikmat di kemudian hari. Jika kita tidak bisa sendiri, bekerjalah dengan kawan. Rintik bareng usaha yang kalian pilih. Tunggu apa lagi. Marilah kita melangkah. Indonesia menunggu kalian untuk berkiprah. (8) Bapak dan ibu, serta adik-adik yang membanggakan. Demikian apa yang dapat kami sampaikan. Semoga ke depan kalian menjadi pengusaha-pengusaha andal yang sukses, yang siap mengharumkan nama Indonesia di percaturan dunia. Aamiin. Terima kasih atas atensi hadirin. Mohon maaf jika ada kalimat yang kurang berkenan. (9) Wassalaamu alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh. Pesan orator disampaikan pada paragraf nomor .... a. (4) b. (5) c. (6) d. (7)

2

0.0

Jawaban terverifikasi

Bacalah teks di bawah ini! (1) Assalaamu alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh Salam sejahterah untuk kita semua. (2) Yang terhormat Kepala sma Negeri Negeri 1 Watugunung, yang kami hormati Bapak dan Ibu guru serta karyawan, dan teman-teman yang berbahagia. (3) Puji syukur marilah senantiasa kita panjatkan hanya kepada Tuhan Yang Mahakuasa, karena dengan rohmat-Nya kita dapat bertemu di ruang ini tanpa halangan apa pun. (4) Izinkan kami menyampaikan gagasan dan pesan yang terkait dengan kewirausahaan yang bisa kita lakukan zaman sekarang. (5) Hadirin yang berbahagia. Siapakah yang tidak ingin sukses? Tentu tidak ada manusia yang tidak ingin sukses dalam hidupnya. Untuk menjadi sukses kita tidak bisa hanya dengan berdiam diri, melamun, hanya halusinasi yang ada di otak. Tidak bisa! Tentu harus ada kerja keras, tekun, doa, dan strategi yang cerdas. (6) Salah satu pintu yang harus kita buka untuk memasuki kesuksesan adalah dengan menjadi wirausaha. Kita harus berani mengubah hidup dengan langkah yang berani. Keputusan besar yang kalian ambil akan membuat perubahan besar dalam hidup kalian. Apalagi dengan teknologi yang serba canggih seperti sekarang ini haruslah jadi pemicu kita untuk memanfaatkannya sebagai peluang menghasilkan keuntungan. Generasi yang dekat dengan teknologi adalah sumber pasar yang baguss bagi para wirausaha. (7) Menjadi pengusaha dengan cara memanfaatkan kecanggihan teknologi adalah kunci kesuksesan. Problematika di lingkungan kalian bisa dijadikan peluang usaha. Misalnya lihat orang harus pergi jauh untuk membeli bahan bangunan, kita bisa menyediakan bahan bangunan dengan memanfaatkan teknologi pesan dan siap antar. Tetapi jangan lupa, transaksi tetap nomor satu. Terus lihat orang harus pergi bersepeda untuk membeli pulsa, kita bisa sediakan pulsa yang sudah barang tentu berkaitan dengan teknologi IT. Lihat orang harus pergi jauh untuk berbelanja barang kelontong, kita buka usaha di bidang itu dengan memanfaatkan kecanggihan somed. Atau lihat orang harus pergi jauh untuk sekedar menambah angin pada motor atau mobilnya. Bukalah bengkel dengan memanfaatkan teknologi perbengkelan. Nah, jika itu sudah kita buka peluang, lakukan dengan ikhlas, dengan telaten, tekun. Apa pun yang kita tekun, insyaa allah hasilnya akan nikmat di kemudian hari. Jika kita tidak bisa sendiri, bekerjalah dengan kawan. Rintik bareng usaha yang kalian pilih. Tunggu apa lagi. Marilah kita melangkah. Indonesia menunggu kalian untuk berkiprah. (8) Bapak dan ibu, serta adik-adik yang membanggakan. Demikian apa yang dapat kami sampaikan. Semoga ke depan kalian menjadi pengusaha-pengusaha andal yang sukses, yang siap mengharumkan nama Indonesia di percaturan dunia. Aamiin. Terima kasih atas atensi hadirin. Mohon maaf jika ada kalimat yang kurang berkenan. (9) Wassalaamu alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh. Pendapat dan gagasan orator disampaikan pada paragraf nomor .... a. (2), (3), (4) b. (3), (4), (5) c. (4), (5), (6) d. (5), (6), (7)

2

0.0

Jawaban terverifikasi