Kevin F

11 Februari 2024 02:57

Iklan

Kevin F

11 Februari 2024 02:57

Pertanyaan

Adi berusia 13 tahun lebih tua daripada Dewi. Sembilan tahun yang akan datang usia Adi dua kali usia Dewi. Tentukan: a. usia Adi dan usia Dewi sekarang;

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

22

:

54

:

12

Klaim

1

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Kevin L

Gold

11 Februari 2024 04:26

Jawaban terverifikasi

Dari pertanyaan yang diberikan, kita dapat mengidentifikasi bahwa ini adalah masalah matematika, khususnya dalam topik aljabar linier. Konsep yang digunakan adalah sistem persamaan linier dua variabel. Penjelasan: 1. Misalkan usia Adi saat ini adalah x dan usia Dewi adalah y. 2. Dari soal, kita tahu bahwa Adi berusia 13 tahun lebih tua daripada Dewi. Jadi, kita dapat menulis persamaan pertama sebagai x = y + 13. 3. Sembilan tahun yang akan datang, usia Adi dua kali usia Dewi. Jadi, kita dapat menulis persamaan kedua sebagai (x + 9) = 2(y + 9). 4. Sekarang kita memiliki dua persamaan, dan kita dapat menyelesaikannya untuk menemukan nilai x dan y. Mari kita selesaikan persamaan tersebut: Substitusikan persamaan pertama (x = y + 13) ke dalam persamaan kedua: (y + 13 + 9) = 2(y + 9) y + 22 = 2y + 18 22 - 18 = 2y - y 4 = y Kemudian, substitusikan y = 4 ke dalam persamaan pertama: x = 4 + 13 x = 17 Kesimpulan: Jadi, usia Adi saat ini adalah 17 tahun dan usia Dewi adalah 4 tahun. Semoga penjelasan ini membantu kamu ๐Ÿ™‚


Iklan

N. A

Community

11 Februari 2024 05:06

Jawaban terverifikasi

Usia Adi dan Dewi berturut-turut adalah 17 dan 4. Perhitungan: a = d + 13 a + 9 = 2(d + 9) a + 9 = 2d + 18 (a + 9) - a = (2d + 18) - (d + 13) 9 = d + 5 d = 4 a = 4 + 13 a = 17 Jadi, usia Andi sekarang adalah 17 tahun, sedangkan usia Dewi sekarang adalah 4 tahun.


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Eno Bastian: "Selamat slang, Pak." Wakil Perusahaan: "Selamat siang, Mas. Mari, silakan duduk." Eno Bastian: "Terima kasih, Pak." Wakil Perusahaan: "Sebenarnya, apa yang terjadi, Mas?" Eno Bastian: "Begini, Pak. Saya sebagai wakil dari teman-teman buruh PT Sagara Food ingin menyampaikan beberapa hal kepada Bapak." Wakil Perusahaan: "Silakan Anda sampaikan." Eno Bastian: "Terima kasih, Pak. Saya sebagai wakil dari teman-teman ingin menanyakan gaji kami sekarang, Pak." Wakil Perusahaan: "Maksud Anda?" Eno Bastian: "Menurut ketetapan gubernur, upah minimal Kabupaten Sukamaju sekarang mencapai Rp2.513.000,00, sedangkan gaji kami sekarang masih Rp2.250.000,00." Wakil Perusahaan: "Maaf, Mas. Biaya produksi awal tahun ini sedang melonjak. Harga kebutuhan pokok makin mahal. Karena itu, perusahaan belum bisa memenuhi permintaan buruh." Eno Bastian: "Akan tetapi, kebutuhan pokok buruh sekarang juga mengalami kenaikan, Pak. Kalau memang pihak perusahaan tidak bisa memenuhi permintaan kami, terpaksa kami akan melakukan mogok kerja." Wakil Perusahaan: "Tidak bisa begitu. Kita harus mencari jalan tengah dalam mengatasi masalah ini." Eno Bastian: "Kami mohon kebijaksanaan, Bapak." Wakil Perusahaan: "Begini saja. Nanti saya akan berbicara dengan direktur perusahaan. Saya akan menyampaikan permintaan tersebut. Akan tetapi, saya hanya mengusulkan kenaikan upah paling besar menjadi Rp2.350.000,00." Eno Bastian: "Tolonglah, Pak. Kalau bisa, naikkan lebih dari itu. Kami butuh upah standar untuk dapat hidup layak." Wakil Perusahaan: "Baiklah, akan saya usahakan. Sekarang Anda tenangkan teman-teman. Kembalilah bekerja seperti semula." Eno Bastian: "Baiklah, Pak. Terima kasih, Pak. Selamat siang." Wakil Perusahaan: "Selamat siang." Tentukan struktur dari teks negosiasi tersebut.

29

5.0

Jawaban terverifikasi

[1] Gaya hidup sedentari alias kurang gerak atau mager (malas gerak) adalah masalah yang sering dialami oleh penduduk perkotaan. [2] Bekerja di depan layar komputer sepanjang hari, kelamaan terjebak macet di jalan,atau hobi main gim tanpa diimbangi olahraga merupakan bentuk dari gaya hidup sedentari. [3] Jika Anda termasuk salah satu orang yang sering melakukan berbagai rutinitas tersebut, Anda harus waspada. [4] Pasalnya, gaya hidup sedentari sangat berbahaya karena membuat Anda berisiko terkena diabetes tipe 2. [5] Gaya hidup sedentari menyebabkan masyarakat, terutama penduduk kota, malas bergerak. [6] Coba ingat-ingat, dalam sehari ini, sudah berapa kali Anda dalam menggunakan aplikasi online untuk memenuhi kebutuh Anda? [7] Selain itu, tilik juga berapa banyak langkah yang sudah Anda dapatkan pada hari ini? [8] Seiring dengan pengembangan teknologi yang makin canggih, apa pun yang Anda butuhkan kini bisa langsung diantar ke ruangan kantor Anda atau depan rumah. [9] Selain hemat waktu, Anda pun jadi tak perlu mengeluarkan energi untuk mendapatkan apa yang Anda mau. [10] Namun, tahukah Anda bahwa segala kemudahan tersebut menyimpan bahaya bagi tubuh Anda? [11] Minimnya aktifitas fisik karena gaya hidup ini membuatmu berisiko lebih tinggi terkena berbagai penyakit kronis, termasuk diabetes. [12] Bahkan, Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa gaya hidup ini juga termasuk 1 dari 10 penyebab kematian terbanyak di dunia. [13] Selain itu, data terbaru dari Riskedas 2018 menguak bahwa DKI Jakarta merupakan provinsi dengan tingkat diabetes melitus tertinggi di Indonesia. [14] Ini menunjukkan bahwa gaya hidup mager amat erat kaitannya dengan tingkat diabetes di perkotaan. Bentuk bahasa yang sejenis dengan mager pada kalimat 1 adalah.... a. magang b. oncom c. rudal d. pugar

12

5.0

Jawaban terverifikasi