Dina M

27 Februari 2022 09:21

Iklan

Dina M

27 Februari 2022 09:21

Pertanyaan

Ada beberapa faktor penyebab besi dapat berkarat, salah satunya jika besi terkena oksigen terus menerus. Reaksi pembentukan karat besi: 2 Fe (s) + 3 O₂(g) → Fe₂O₂ (s) Pertanyaan: a) Tentukan bilangan oksidasi dari masing-masing zat. b) Tentukan zat yang mengalami oksidasi dan reduksi.

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

16

:

45

:

51

Klaim

2

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

Y. Ayu

02 Maret 2022 08:44

Jawaban terverifikasi

Hai Dina, kakak bantu jawab pertanyaanmu ya. Jawaban: a) Biloks dapat dilihat pada gambar di lampiran b) Fe mengalami oksidasi dan O mengalami reduksi Sebelumnya, akan kakak ralat dulu reaksi pada soal. Reaksi yang benar adalah: 2Fe(s) + 3O₂(g) → 2Fe₂O₃(s) Berdasarkan konsep perubahan bilangan oksidasi, reaksi reduksi adalah reaksi yang mengalami penurunan bilangan oksidasi. Sedangkan reaksi oksidasi adalah reaksi yang mengalami kenaikan bilangan oksidasi. Bilangan oksidasi (biloks) didefinisikan sebagai jumlah muatan negatif dan positif dalam atom, yang secara tidak langsung menandakan jumlah elektron yang telah diterima atau diserahkan. Atom yang menerima elektron akan bertanda negatif, atom yang melepaskan elektron bertanda positif. Terdapat beberapa aturan yang harus diketahui dalam menentukan bilangan oksidasi suatu atom, antara lain adalah sebagai berikut: - Bilangan oksidasi unsur bebas dan senyawa diatomik adalah 0. - Bilangan oksidasi unsur golongan transisi (golongan B) lebih dari satu. - Jumlah bilangan oksidasi unsur-unsur yang membentuk senyawa = 0. - Bilangan oksidasi oksigen (O) dalam senyawa peroksida = -1. Bilangan oksidasi O dalam senyawa non-peroksida = -2. Reaksi redoks: 2Fe(s) + 3O₂(g) → 2Fe₂O₃(s) Fe(s) merupakan unsur bebas dan O₂(g) merupakan senyawa diatomik, maka biloks Fe dan O adalah 0. Fe₂O₃ merupakan senyawa tidak bermuatan, maka biloks totalnya 0. Fe₂O₃ merupakan senyawa non-peroksida, sehingga biloks O pada Fe₂O₃ adalah -2. Biloks Fe pada Fe₂O₃ adalah: Biloks Fe₂O₃ = 2 x biloks Fe + 3 x biloks O 0 = 2 x Fe + 3 x (-2) 0 = 2Fe - 6 2Fe = +6 Fe = +3 Biloks Fe pada Fe₂O₃ adalah +3. Fe mengalami kenaikan biloks dari 0 menjadi + 3, maka Fe mengalami oksidasi. O mengalami penurunan biloks dari 0 menjadi -2, maka O mengalami reduksi. Agar lebih jelas, biloks masing-masing zat beserta perubahannya dapat dilihat pada gambar di lampiran.

alt

Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Tulislah nama yang benar untuk senyawa di bawah ini menggunakan Sistem Yunani dan Bilangan Oksidasi! (j)PCI5

40

5.0

Jawaban terverifikasi