Dtpm D

16 Agustus 2022 18:53

Iklan

Dtpm D

16 Agustus 2022 18:53

Pertanyaan

3. Kristal senyawa ion yang dikenai tekanan (dipukul) akan pecah sedangkan kristal logam tidak, jelaskan mengapa hal tersebut dapat terjadi.

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

08

:

38

:

20

Klaim

2

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

A. Chusna

11 Oktober 2022 08:51

Jawaban terverifikasi

<p>Jawaban dari pertanyaan di atas adalah kristal senyawa ionik dapat pecah jika dipukul karena terjadi pergeseran posisi ion positif dan negatif menjadi positif dengan positif dan negatif dengan negatif, sedangkan pada kristal senyawa logam tidak terjadi pergeseran posisi ion positif dan negatif.</p><p>&nbsp;</p><p>Senyawa ion merupakan senyawa yang dibentuk oleh kation (ion bermuatan positif) dan anion (ion bermuatan negatif) yang saling berikatan secara ionik yaitu ikatan antara dua atom di mana satu atom melepas elektron sementara atom lain menerima elektron. Sifat dari senyawa ion adalah Senyawa ionik biasanya memiliki titik leleh dan titik didih yang tinggi, dan bersifat keras serta rapuh.&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p>Apabila kristal senyawa ion dipukul, akan terjadi pergeseran posisi ion positif dan negatif, dari yang semula berselang-seling menjadi berhadapan langsung. Hal ini menyebabkan ion positif bertemu muka dengan ion positif dan terjadi gaya tolak–menolak. Inilah yang menyebabkan kristal senyawa ion bersifat rapuh dan <strong>pecah</strong> jika dipukul.</p><p>&nbsp;</p><p>Pada senyawa logam, terdapat ada ion-ion (+) logam di dalam lautan elektron di kisi kritstal. Apabila kristal senyawa logam dipukul, Dengan adanya lautan elektron pada penyusun logam maka logam-logam hanya akan bergeser <strong>bukan pecah</strong>. Oleh karena itulah yang menjadikan logam dapat ditempa.&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p>Jadi kristal senyawa ionik dapat pecah jika dipukul karena terjadi pergeseran posisi ion positif dan negatif menjadi positif dengan positif dan negatif dengan negatif, sedangkan pada kristal senyawa logam tidak terjadi pergeseran posisi ion positif dan negatif.</p><p>&nbsp;</p>

Jawaban dari pertanyaan di atas adalah kristal senyawa ionik dapat pecah jika dipukul karena terjadi pergeseran posisi ion positif dan negatif menjadi positif dengan positif dan negatif dengan negatif, sedangkan pada kristal senyawa logam tidak terjadi pergeseran posisi ion positif dan negatif.

 

Senyawa ion merupakan senyawa yang dibentuk oleh kation (ion bermuatan positif) dan anion (ion bermuatan negatif) yang saling berikatan secara ionik yaitu ikatan antara dua atom di mana satu atom melepas elektron sementara atom lain menerima elektron. Sifat dari senyawa ion adalah Senyawa ionik biasanya memiliki titik leleh dan titik didih yang tinggi, dan bersifat keras serta rapuh. 

 

Apabila kristal senyawa ion dipukul, akan terjadi pergeseran posisi ion positif dan negatif, dari yang semula berselang-seling menjadi berhadapan langsung. Hal ini menyebabkan ion positif bertemu muka dengan ion positif dan terjadi gaya tolak–menolak. Inilah yang menyebabkan kristal senyawa ion bersifat rapuh dan pecah jika dipukul.

 

Pada senyawa logam, terdapat ada ion-ion (+) logam di dalam lautan elektron di kisi kritstal. Apabila kristal senyawa logam dipukul, Dengan adanya lautan elektron pada penyusun logam maka logam-logam hanya akan bergeser bukan pecah. Oleh karena itulah yang menjadikan logam dapat ditempa. 

 

Jadi kristal senyawa ionik dapat pecah jika dipukul karena terjadi pergeseran posisi ion positif dan negatif menjadi positif dengan positif dan negatif dengan negatif, sedangkan pada kristal senyawa logam tidak terjadi pergeseran posisi ion positif dan negatif.

 


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Tulislah nama yang benar untuk senyawa di bawah ini menggunakan Sistem Yunani dan Bilangan Oksidasi! (j)PCI5

67

5.0

Jawaban terverifikasi