Dtpm D
16 Agustus 2022 18:53
Iklan
Dtpm D
16 Agustus 2022 18:53
Pertanyaan
2
1
Iklan
A. Chusna
11 Oktober 2022 08:51
Jawaban dari pertanyaan di atas adalah kristal senyawa ionik dapat pecah jika dipukul karena terjadi pergeseran posisi ion positif dan negatif menjadi positif dengan positif dan negatif dengan negatif, sedangkan pada kristal senyawa logam tidak terjadi pergeseran posisi ion positif dan negatif.
Senyawa ion merupakan senyawa yang dibentuk oleh kation (ion bermuatan positif) dan anion (ion bermuatan negatif) yang saling berikatan secara ionik yaitu ikatan antara dua atom di mana satu atom melepas elektron sementara atom lain menerima elektron. Sifat dari senyawa ion adalah Senyawa ionik biasanya memiliki titik leleh dan titik didih yang tinggi, dan bersifat keras serta rapuh.
Apabila kristal senyawa ion dipukul, akan terjadi pergeseran posisi ion positif dan negatif, dari yang semula berselang-seling menjadi berhadapan langsung. Hal ini menyebabkan ion positif bertemu muka dengan ion positif dan terjadi gaya tolak–menolak. Inilah yang menyebabkan kristal senyawa ion bersifat rapuh dan pecah jika dipukul.
Pada senyawa logam, terdapat ada ion-ion (+) logam di dalam lautan elektron di kisi kritstal. Apabila kristal senyawa logam dipukul, Dengan adanya lautan elektron pada penyusun logam maka logam-logam hanya akan bergeser bukan pecah. Oleh karena itulah yang menjadikan logam dapat ditempa.
Jadi kristal senyawa ionik dapat pecah jika dipukul karena terjadi pergeseran posisi ion positif dan negatif menjadi positif dengan positif dan negatif dengan negatif, sedangkan pada kristal senyawa logam tidak terjadi pergeseran posisi ion positif dan negatif.
· 5.0 (1)
Iklan
Tanya ke AiRIS
Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

LATIHAN SOAL GRATIS!
Drill Soal
Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian


Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!