Saniyyah I

14 Maret 2024 02:09

Iklan

Iklan

Saniyyah I

14 Maret 2024 02:09

Pertanyaan

15. Kerusakan fasilitas umum, rumah pribadi, pertokoan, dan penjarahan merupakan contoh nyata akibat konflik, yaitu.... a. perubahan kepribadian b. perpecahan dalam masyarakat C. kerusakan harta benda dan korban manusia d. kehancuran nilai-nilai dan norma sosial yang ada


2

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Iklan

Salsabila M

Community

15 Maret 2024 02:34

Jawaban terverifikasi

<p>Kerusakan fasilitas umum, rumah pribadi, pertokoan, dan penjarahan merupakan contoh nyata akibat konflik, yaitu:</p><p>C. kerusakan harta benda dan korban manusia</p><p>Tindakan tersebut menunjukkan dampak fisik dari konflik, termasuk kerusakan harta benda dan, dalam beberapa kasus, korban manusia. Konflik yang tidak terkendali sering kali menyebabkan kerusakan properti dan mengancam keselamatan individu, sehingga memperburuk situasi dan menciptakan lingkungan yang tidak stabil dan berbahaya.</p>

Kerusakan fasilitas umum, rumah pribadi, pertokoan, dan penjarahan merupakan contoh nyata akibat konflik, yaitu:

C. kerusakan harta benda dan korban manusia

Tindakan tersebut menunjukkan dampak fisik dari konflik, termasuk kerusakan harta benda dan, dalam beberapa kasus, korban manusia. Konflik yang tidak terkendali sering kali menyebabkan kerusakan properti dan mengancam keselamatan individu, sehingga memperburuk situasi dan menciptakan lingkungan yang tidak stabil dan berbahaya.


Iklan

Iklan

Nanda R

Gold

21 Maret 2024 12:54

Jawaban terverifikasi

<p>jawabannya adalah C.</p><p>&nbsp;</p><p>Kerusakan fasilitas umum, rumah pribadi, pertokoan, dan penjarahan merupakan contoh nyata akibat konflik, yaitu kerusakan harta benda dan korban manusia.</p><p>Ini menunjukkan bahwa dalam situasi konflik, terjadi berbagai kerusakan fisik yang melibatkan harta benda seperti fasilitas umum, rumah pribadi, dan pertokoan. Selain itu, penjarahan juga sering terjadi di tengah konflik, di mana orang-orang merampok atau merusak properti orang lain untuk keuntungan pribadi mereka sendiri.</p><p>Selain kerusakan harta benda, konflik juga sering menyebabkan korban manusia, baik itu luka-luka maupun kematian. Ini dapat terjadi karena pertempuran langsung, serangan teroris, atau kekerasan antar kelompok.</p><p>Dengan demikian, kerusakan harta benda dan korban manusia adalah dampak negatif dari konflik yang dapat menyebabkan penderitaan dan kerugian besar bagi masyarakat yang terlibat.</p><p>&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p><br>&nbsp;</p>

jawabannya adalah C.

 

Kerusakan fasilitas umum, rumah pribadi, pertokoan, dan penjarahan merupakan contoh nyata akibat konflik, yaitu kerusakan harta benda dan korban manusia.

Ini menunjukkan bahwa dalam situasi konflik, terjadi berbagai kerusakan fisik yang melibatkan harta benda seperti fasilitas umum, rumah pribadi, dan pertokoan. Selain itu, penjarahan juga sering terjadi di tengah konflik, di mana orang-orang merampok atau merusak properti orang lain untuk keuntungan pribadi mereka sendiri.

Selain kerusakan harta benda, konflik juga sering menyebabkan korban manusia, baik itu luka-luka maupun kematian. Ini dapat terjadi karena pertempuran langsung, serangan teroris, atau kekerasan antar kelompok.

Dengan demikian, kerusakan harta benda dan korban manusia adalah dampak negatif dari konflik yang dapat menyebabkan penderitaan dan kerugian besar bagi masyarakat yang terlibat.

 

 

 


 


lock

Yah, akses pembahasan gratismu habis


atau

Dapatkan jawaban pertanyaanmu di AiRIS. Langsung dijawab oleh bestie pintar

Tanya Sekarang

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke Forum

Biar Robosquad lain yang jawab soal kamu

Tanya ke Forum

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

14. Keterbatasan sumber daya, perebutan tempat usaha, dan persaingan pekerjaan dapat menjadi penyebab konflik dalam masyarakat karena adanya.... a. perbedaan antarindividu b. benturan antarkepentingan c. perubahan sosial yang terjadi secara cepat dan mendadak d. perbedaan kebudayaan yang mengakibatkan pembedaan antara perasaan kelompoknya dan bukan kelompoknya

2

5.0

Jawaban terverifikasi

Bacalah artikel berikut untuk menerapkan teknik SQ3R! Belajar Malu dari Putri Malu Oleh: Jaya Suprana KETIKA sedang mempelajari apa yang disebut malu demi menyusun buku Malumologi (Elex Media Komputindo 2019), perhatian saya sempat tertarik pada sejenis tanaman yang pada saat tersentuh spontan reaktif melayukan dedaunan dirinya sendiri. Masyarakat Indonesia menyebut tanaman sensitif itu sebagai Putri Malu, sementara para botanikawan memberi nama lebih beraroma “ilmiah” yaitu Mimosa pudica. Lain halnya dengan masyarakat Jerman menyemooh orang yang mudah merasa tersinggung sebagai mimosa. Para ilmuwan menganggap reaksi gerak dedaunan Putri Malu melayukan diri disebabkan oleh perubahan tekanan turgor pada tulang daun yang bisa ikut dirasakan oleh dedaunan Putri Malu. Tiupan angin dengan kederasan melebihi ambang batas sensitivitas Putri Malu juga bisa menyebabkan dedaunannya menutup diri. Secara saintifik, gerak dedaunan Putri Malu disebut kerennya sebagai seismonasti yang dipengaruhi tigmonasti. Putri Malu sensitif bukan hanya terhadap sentuhan atau tiupan angin namun juga menguncup pada saat matahari terbenam dan merekah kembali setelah matahari terbit. Ada makna survival pada sifat penguncupan dedaunan Putri Malu demi melindungi diri dari hewan pemakan tanaman. Akibat tampak melayu maka para predator kehilangan selera untuk memakan tanaman yang pandai melayukan diri itu. Diyakini bahwa dedaunan Putri Malu mengandung khasiat anti inflamasi dan anti depresan. Kearifan kesehatan leluhur menyatakan air rebusan dedaunan Putri Malu dapat membantu mengencerkan dahak yang menyumbat saluran pernafasan manusia akibat virus Corona. Dengan risiko dipermalukan oleh para botanikawan yang atheis, saya pribadi tidak malu meyakini bahwa Putri Malu adalah anugerah mahakarya Yang Maha Kuasa. Putri Malu an sich merupakan bukti secara nyata-alami tanpa melalui uji klinis bahwa pada hakikatnya tanaman yang kerap dianggap sebagai jenis mahluk hidup kelas terendah akibat dianggap tidak memiliki perasaan ternyata memiliki perasaan. Akibat memiliki perasaan maka Putri Malu siap berkomunikasi dengan lingkungannya termasuk manusia. Bahkan ketika memetik kesimpulan dari observasi malumologis terhadap perilaku Putri Malu, terus terang perasaan malu menyelinap masuk ke lubuk sanubari. Memalukan bahwa ternyata tanaman bisa memiliki perasaan sementara manusia yang dianggap dan menganggap lebih beradab ketimbang tanaman malah terbukti bisa kehilangan rasa malu. Maka ada (tidak semua) manusia merasa tidak malu mewujudkan angkara murka menghujat, memfitnah, mem-bully, menggusur, menindas, menyengsarakan, menyelakakan, melukai bahkan membinasakan sesama manusia. sumber: https://www.kompas.com/tren/read/2020/11/20/115041065/belajar-malu-dari-putri￾malu?page=all#page2 Setelah Saudara membaca artikel di atas, selesaikanlah pertanyaan-pertanyaan berikut ini! 1. Temukanlah informasi awal, identitas, dan topik artikel! (langkah survey) 2. Buatlah tiga pertanyaan yang relevan dengan isi teks! (langkah question) 3. Temukanlah jawaban dari pertanyaan-pertanyaan yang sudah dibuat pada nomor 2! (langkah read) 4. Catatlah dengan bahasa sendiri jawaban-jawaban yang sudah ditemukan pada nomor 3! (langkah recite) 5. Catatlah informasi utama dari artikel di atas! (langkah review)

193

5.0

Jawaban terverifikasi

Iklan

Iklan

1.Jelaskan dinamika perkembangan Pancasila sejak diperkenalkan sebagai dasar negara Indonesia hingga saat ini. Apa faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan dan evolusi nilai-nilai Pancasila? 2. Bagaimana Pancasila menghadapi tantangan dan perubahan sosial- politik dalam konteks Indonesia yang semakin global dan multikultural? Berikan contoh konkret untuk mendukung argumen Anda. 3. Apa yang dimaksud dengan "ideologi terbuka" dan bagaimana ideologi ini berkaitan dengan Pancasila? Jelaskan prinsip-prinsip dasar ideologi terbuka dan bagaimana hal itu mencerminkan dinamika perkembangan Pancasila. 4. Sejauh mana Pancasila dapat mengakomodasi aspirasi dan kebutuhan masyarakat yang beragam di Indonesia? Jelaskan pandangan Anda dengan mengacu pada nilai-nilai Pancasila dan prinsip ideologi terbuka. 5. Dalam konteks globalisasi dan arus informasi yang cepat, bagaimana Pancasila dan ideologi terbuka dapat memainkan peran penting dalam membangun identitas nasional yang kuat dan menghadapi tantangan eksternal? 6. Diskusikan peran pemuda dalam mempromosikan dan menerapkan nilai-nilai Pancasila dan ideologi terbuka dalam kehidupan sehari- hari. Apa tantangan yang dihadapi oleh pemuda dalam memahami dan mengamalkan prinsip-prinsip tersebut? 7. Bagaimana peran pendidikan dalam memperkuat pemahaman dan penerapan Pancasila serta ideologi terbuka di kalangan generasi muda? Apa strategi yang dapat dilakukan dalam sistem pendidikan untuk mencapai hal ini? 8. Jelaskan bagaimana Pancasila dan ideologi terbuka dapat menjadi landasan yang kuat untuk mencapai inklusi sosial, keadilan, dan kemajuan dalam masyarakat Indonesia. Berikan contoh konkret untuk mendukung argumen Anda. 9. Diskusikan tantangan dan konflik yang muncul ketika nilai-nilai Pancasila dan ideologi terbuka bertentangan dengan kepentingan politik atau kepentingan sektarian. Bagaimana cara mengatasi konflik semacam itu dan memperkuat komitmen terhadap prinsip-prinsip tersebut?

2

0.0

Jawaban terverifikasi