Diandra D

10 Juli 2022 11:03

Iklan

Diandra D

10 Juli 2022 11:03

Pertanyaan

10. Susunlah paragraf acak suatu teks persuasi mengenai "Buanglah Sampah pada Tempatnya" berikut ini sehingga tersusun teks yang benar! Buanglah Sampah pada Tempatnya Namun, ketika membuang sampah, ada baiknya kita memilah-milah jenis sampahnya terlebih dahulu. Ada tiga jenis sampah yang harus dipisah, di antaranya adalah sampah organik, sampah anorganik, dan sampah kimia. Untuk sampah-sampah oganik buanglah pada kotak sampah yang berwarna hijau. Sampah-sampah organik ini adalah sampah hasil dari sisa makanan ataupun sampah lainnya yang bisa terurai dengan cepat. Oleh karena itu, sampah ini bisa kembali dimanfaatkan untuk menjadi pupuk. Sampah-sampah anorganik adalah sampah yang tidak bisa terurai kembali. Contohnya adalah sampah plastik, botol, kaleng, dan lain-lain. Buanglah sampah jenis ini pada kotak yang berwarna biru. Karena tidak bisa diurai kembali, sampah ini bisa dimanfaatkan kembali dengan cara recycle atau daur ulang. Jenis sampah yang terakhir adalah sampah kimia. Nah, untuk sampah jenis ini kita harus berhati karena bisa mencemari lingkungan bahkan meracuni diri kita sendiri. Contoh jenis sampah ini adalah bekas baterai, obat nyamuk dan lain-lain. Buanglah sampah ini pada kotak sampah yang berwarna merah. Sampah akan sangat berbahaya jika tidak dipisahkan, maka untuk itulah kita melakukan pemilihan sampah agar kita bisa tahu mana yang bisa dimanfaatkan dan mana yang tidak bisa dan membahayakan. Oleh karena itu, mulai saat ini tanamkan perilaku membuang sampah pada tempatnya dengan cara memilah-milah sampah sesuai pada fenisnya supaya kita terhindar dari bahaya yang ada pada sampah. Sampah adalah barang-barang sisa yang tidak terpakai lagi dan bisa mencemari lingkungan kita. Selain itu, sampah-sampah yang menumpuk juga bisa menjadi sumber penyakit karena di sanalah bibit-bibit penyakit bersarang. Oleh karena itu, marilah kita membiasakan diri membuang sampah pada tempatnya. Apablia kita telah membiasakan diri untuk membuang sampah pada tempatnya, maka kita bisa terhindar dari kerugian-kerugian akibat sampah. Sumber: http://www.prbahasaindonesia.com Klasifikasikan setiap paragraf teks di atas sebagai pendapat pembuka, argumen-argumen atau rekomendasi!

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

00

:

45

:

21

Klaim

5

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

P. Avivah

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Malang

02 September 2022 05:53

Jawaban terverifikasi

<p>Teks persuasi di atas dapat diklasifikasikan menjadi tiga bagian, yaitu pendapat pembuka (paragraf 6), rangkaian argumen (paragraf 1-4), dan rekomendasi (paragraf 5).</p><p>&nbsp;</p><p>Teks persuasi merupakan teks yang berisi tentang pendapat penulis terhadap suatu permasalahan aktual yang disertai dengan argumen dan data yang mendukung. Tujuan teks persuasi yaitu untuk mengarahkan pembaca agar mengikuti pendapat yang disampaikan penulis. Struktur teks persuasi umumnya terdiri atas tiga unsur utama, yaitu: 1. Pendapat pembuka, yaitu paragraf yang menjadi pengantar permasalahan atau pengenalan dari topik dasar yang akan dibahas. 2. Rangkaian argumen, yaitu pendapat penulis mengenai permasalahan yang dibahas dalam teks disertai dengan fakta dan data yang mendukung. 3. Rekomendasi, yaitu pernyataan ajakan penulis kepada pembaca untuk melakukan sesuatu sesuai dengan keinginan atau saran dari penulis.</p><p>&nbsp;</p><p>Teks di atas merupakan salah satu contoh teks persuasi. Teks di atas membahas mengenai pentingnya menjaga lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya dan memilah sampah sesuai jenisnya. Struktur dan bagian teks persuasi di atas adalah sebagai berikut:</p><p>a. Pendapat Pembuka [Paragraf 6] "Sampah adalah barang-barang sisa yang tidak terpakai lagi dan bisa mencemari lingkungan kita. Selain itu, sampah-sampah yang menumpuk juga bisa menjadi sumber penyakit karena di sanalah bibit-bibit penyakit bersarang. Oleh karena itu, marilah kita membiasakan diri membuang sampah pada tempatnya. Apablia kita telah membiasakan diri untuk membuang sampah pada tempatnya, maka kita bisa terhindar dari kerugian-kerugian akibat sampah."</p><p>b. Rangkaian Argumen [Paragraf ke 1-4] [Paragraf 1] "Namun, ketika membuang sampah, ada baiknya kita memilah-milah jenis sampahnya terlebih dahulu. Ada tiga jenis sampah yang harus dipisah, di antaranya adalah sampah organik, sampah anorganik, dan sampah kimia." [Paragraf 2] "Untuk sampah-sampah oganik buanglah pada kotak sampah yang berwarna hijau. Sampah-sampah organik ini adalah sampah hasil dari sisa makanan ataupun sampah lainnya yang bisa terurai dengan cepat. Oleh karena itu, sampah ini bisa kembali dimanfaatkan untuk menjadi pupuk." [Paragraf 3] "Sampah-sampah anorganik adalah sampah yang tidak bisa terurai kembali. Contohnya adalah sampah plastik, botol, kaleng, dan lain-lain. Buanglah sampah jenis ini pada kotak yang berwarna biru. Karena tidak bisa diurai kembali, sampah ini bisa dimanfaatkan kembali dengan cara recycle atau daur ulang." [Paragraf 4] "Jenis sampah yang terakhir adalah sampah kimia. Nah, untuk sampah jenis ini kita harus berhati karena bisa mencemari lingkungan bahkan meracuni diri kita sendiri. Contoh jenis sampah ini adalah bekas baterai, obat nyamuk dan lain-lain. Buanglah sampah ini pada kotak sampah yang berwarna merah."</p><p>c. Rekomendasi [Paragraf 5] "Sampah akan sangat berbahaya jika tidak dipisahkan, maka untuk itulah kita melakukan pemilihan sampah agar kita bisa tahu mana yang bisa dimanfaatkan dan mana yang tidak bisa dan membahayakan. Oleh karena itu, mulai saat ini tanamkan perilaku membuang sampah pada tempatnya dengan cara memilah-milah sampah sesuai pada jenisnya supaya kita terhindar dari bahaya yang ada pada sampah."</p><p>&nbsp;</p><p>Maka, dapat disimpulkan bahwa teks persuasi di atas dapat diklasifikasikan menjadi tiga bagian, yaitu pendapat pembuka (paragraf 6), rangkaian argumen (paragraf 1-4), dan rekomendasi (paragraf 5).</p>

Teks persuasi di atas dapat diklasifikasikan menjadi tiga bagian, yaitu pendapat pembuka (paragraf 6), rangkaian argumen (paragraf 1-4), dan rekomendasi (paragraf 5).

 

Teks persuasi merupakan teks yang berisi tentang pendapat penulis terhadap suatu permasalahan aktual yang disertai dengan argumen dan data yang mendukung. Tujuan teks persuasi yaitu untuk mengarahkan pembaca agar mengikuti pendapat yang disampaikan penulis. Struktur teks persuasi umumnya terdiri atas tiga unsur utama, yaitu: 1. Pendapat pembuka, yaitu paragraf yang menjadi pengantar permasalahan atau pengenalan dari topik dasar yang akan dibahas. 2. Rangkaian argumen, yaitu pendapat penulis mengenai permasalahan yang dibahas dalam teks disertai dengan fakta dan data yang mendukung. 3. Rekomendasi, yaitu pernyataan ajakan penulis kepada pembaca untuk melakukan sesuatu sesuai dengan keinginan atau saran dari penulis.

 

Teks di atas merupakan salah satu contoh teks persuasi. Teks di atas membahas mengenai pentingnya menjaga lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya dan memilah sampah sesuai jenisnya. Struktur dan bagian teks persuasi di atas adalah sebagai berikut:

a. Pendapat Pembuka [Paragraf 6] "Sampah adalah barang-barang sisa yang tidak terpakai lagi dan bisa mencemari lingkungan kita. Selain itu, sampah-sampah yang menumpuk juga bisa menjadi sumber penyakit karena di sanalah bibit-bibit penyakit bersarang. Oleh karena itu, marilah kita membiasakan diri membuang sampah pada tempatnya. Apablia kita telah membiasakan diri untuk membuang sampah pada tempatnya, maka kita bisa terhindar dari kerugian-kerugian akibat sampah."

b. Rangkaian Argumen [Paragraf ke 1-4] [Paragraf 1] "Namun, ketika membuang sampah, ada baiknya kita memilah-milah jenis sampahnya terlebih dahulu. Ada tiga jenis sampah yang harus dipisah, di antaranya adalah sampah organik, sampah anorganik, dan sampah kimia." [Paragraf 2] "Untuk sampah-sampah oganik buanglah pada kotak sampah yang berwarna hijau. Sampah-sampah organik ini adalah sampah hasil dari sisa makanan ataupun sampah lainnya yang bisa terurai dengan cepat. Oleh karena itu, sampah ini bisa kembali dimanfaatkan untuk menjadi pupuk." [Paragraf 3] "Sampah-sampah anorganik adalah sampah yang tidak bisa terurai kembali. Contohnya adalah sampah plastik, botol, kaleng, dan lain-lain. Buanglah sampah jenis ini pada kotak yang berwarna biru. Karena tidak bisa diurai kembali, sampah ini bisa dimanfaatkan kembali dengan cara recycle atau daur ulang." [Paragraf 4] "Jenis sampah yang terakhir adalah sampah kimia. Nah, untuk sampah jenis ini kita harus berhati karena bisa mencemari lingkungan bahkan meracuni diri kita sendiri. Contoh jenis sampah ini adalah bekas baterai, obat nyamuk dan lain-lain. Buanglah sampah ini pada kotak sampah yang berwarna merah."

c. Rekomendasi [Paragraf 5] "Sampah akan sangat berbahaya jika tidak dipisahkan, maka untuk itulah kita melakukan pemilihan sampah agar kita bisa tahu mana yang bisa dimanfaatkan dan mana yang tidak bisa dan membahayakan. Oleh karena itu, mulai saat ini tanamkan perilaku membuang sampah pada tempatnya dengan cara memilah-milah sampah sesuai pada jenisnya supaya kita terhindar dari bahaya yang ada pada sampah."

 

Maka, dapat disimpulkan bahwa teks persuasi di atas dapat diklasifikasikan menjadi tiga bagian, yaitu pendapat pembuka (paragraf 6), rangkaian argumen (paragraf 1-4), dan rekomendasi (paragraf 5).


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

1. Sejak kecil kau telah akrab dengan lingkungan sekolah ini karena sering diajak ibumu kemari. Tak heran ketika sudah waktunya untuk masuk sekolah, kau begitu **supel** dan teman-temanmu pun sudah banyak. Mereka umumnya murid-murid yang pernah diajar ibumu waktu kelas satu. Sedangkan aku? Aku waktu itu baru saja pindah ke kota kecil ini. Makna kata bercetak tebal dalam kutipan cerpen tersebut adalah .... A. ramah C. santun B. sopan D. baik

35

5.0

Jawaban terverifikasi

Teks berikut untuk soai nomor 4. 1) Ilmuwan di berbagai belahan dunia berkejaran dengan waktu untuk menciptakan vaksin guna mengatasi virus Corona jenis baru. Vaksin perlu segera diciptakan karena kematian akibat virus Corona yang terus bertambah dan penyebaran virus yang kian meluas. 2) Pada Jum'at (7-2-2020), Komisi Kesehatan Nasional Cina mencatat jumlah kematian akibat virus Corona baru telah mencapai 636 kasus, sedangkan jumlah warga yang terinfeksi menjadi 31.161 kasus. Kasus terbanyak terjadi di Hubei, Cina, tempat vi kesehatan du niairus pertama muncul. Selain di Cina, virus itu kini telah menyebar ke lebih dari 25 negara. 3) Para ilmuwan bekerja dalam kecepatan penuh untuk menemukan vaksin bagi virus Corona baru atau penyakit pernapasan akut 2019-nCOV. Sebagai pusat epidemic, ilmuwan Cina berupaya menemukan vaksin bagi virus itu. Perkembangan terbaru adalah mereka menciptakan peta genetik virus. 4) Ilmuwan dari Australia, Kanada, hingga Prancis ikut menciptakan berbagai jenis inokulasi bersama sejumlah perusahaan biotek dan vaksin. Beberapa waktu lalu, Kepala Laboratorium Identifikasi Virus dari Institut Peter Doherty untuk Infeksi dan kekebalan, Melbourne, Julian Druce, menyatakan mereka mengembangkan virus Corona versi laboratorium dari tubuh pasien yang terinfeksi untuk uji coba. Tanggapan yang sesuai dengan berita tersebut adalah ... A. Pemerintah Australia telah tanggap menghadapi serangan virus Corona dengan menemukan vaksin virus tersebut. B. Para ilmuan perlu segera mempelajari virus corona yang menjadi masalah besar bagi kesehatan dunia karena persebarannya sangat cepat. C. Masyarakat perlu mawas diri dan menjaga kesehatan dalam menghadapi serangan virus corona yang mulai menyebar di Indonesia, D. Virus corona menjadi masalah besar bagi kesehatan manusia.

26

0.0

Jawaban terverifikasi

Iklan