Radella S

09 Januari 2024 23:34

Iklan

Radella S

09 Januari 2024 23:34

Pertanyaan

1. Tuliskan 4 faktor yang mempengaruhi tingginya pertumbuhan penduduk di Indon!esia antara tahun 1960 โ€“ 1980!

1.  Tuliskan 4 faktor yang mempengaruhi tingginya pertumbuhan penduduk di Indon!esia antara tahun 1960 โ€“ 1980!

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

02

:

25

:

00

Klaim

1

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Nanda R

Community

10 Januari 2024 00:59

Jawaban terverifikasi

<p>Pertumbuhan penduduk di Indonesia antara tahun 1960 hingga 1980 dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu</p><p>1. Tingkat Kelahiran yang Tinggi</p><p>Pada periode ini, tingkat kelahiran di Indonesia masih tinggi karena adanya norma sosial yang mendorong untuk memiliki banyak anak.</p><p>2. Penurunan Kematian&nbsp;</p><p>Kemajuan dalam bidang kesehatan dan sanitasi, seperti vaksinasi dan peningkatan akses ke layanan kesehatan, membantu menurunkan angka kematian sehingga umur harapan hidup meningkat.</p><p>3. Perbaikan Kondisi Kesehatan</p><p>Pengetahuan tentang kesehatan dan gizi yang lebih baik juga turut mendukung pertumbuhan populasi dengan menurunkan angka kematian bayi dan meningkatkan kelangsungan hidup anak-anak.</p><p>4. Peningkatan Pertanian dan Ekonomi.</p><p>&nbsp;Adanya kemajuan dalam sektor pertanian dan ekonomi bisa menjadi faktor penentu karena dapat memberikan kestabilan ekonomi keluarga yang pada akhirnya bisa memengaruhi keputusan untuk memiliki anak</p>

Pertumbuhan penduduk di Indonesia antara tahun 1960 hingga 1980 dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu

1. Tingkat Kelahiran yang Tinggi

Pada periode ini, tingkat kelahiran di Indonesia masih tinggi karena adanya norma sosial yang mendorong untuk memiliki banyak anak.

2. Penurunan Kematian 

Kemajuan dalam bidang kesehatan dan sanitasi, seperti vaksinasi dan peningkatan akses ke layanan kesehatan, membantu menurunkan angka kematian sehingga umur harapan hidup meningkat.

3. Perbaikan Kondisi Kesehatan

Pengetahuan tentang kesehatan dan gizi yang lebih baik juga turut mendukung pertumbuhan populasi dengan menurunkan angka kematian bayi dan meningkatkan kelangsungan hidup anak-anak.

4. Peningkatan Pertanian dan Ekonomi.

 Adanya kemajuan dalam sektor pertanian dan ekonomi bisa menjadi faktor penentu karena dapat memberikan kestabilan ekonomi keluarga yang pada akhirnya bisa memengaruhi keputusan untuk memiliki anak


Iklan

Miftah B

Community

11 Januari 2024 04:47

Jawaban terverifikasi

Halo sobat ๐Ÿ‘‹ Jawaban: Pertumbuhan penduduk di Indonesia antara tahun 1960-1980 dipengaruhi oleh beberapa faktor. Berikut diantaranya : 1. Tingkat Kelahiran Tinggi: Pada periode tersebut, tingkat kelahiran di Indonesia masih relatif tinggi. Faktor budaya, sosial, dan ekonomi dapat memengaruhi keputusan keluarga untuk memiliki banyak anak. 2. Penurunan Angka Kematian: Adanya peningkatan akses terhadap pelayanan kesehatan dan perbaikan kondisi sanitasi dapat menyebabkan penurunan angka kematian. Ini berkontribusi pada pertumbuhan penduduk karena lebih banyak individu yang bertahan hidup. 3. Perbaikan Kondisi Kesehatan dan Gizi: Adopsi praktik-praktik kesehatan yang lebih baik dan peningkatan gizi dapat meningkatkan tingkat kelangsungan hidup anak-anak, yang pada gilirannya dapat menyebabkan pertumbuhan penduduk yang lebih cepat. 4. Peningkatan Akses ke Pendidikan: Meskipun tidak langsung terkait dengan pertumbuhan penduduk, peningkatan akses ke pendidikan dapat memiliki dampak jangka panjang dengan meningkatkan kesadaran mengenai perencanaan keluarga dan menyediakan peluang ekonomi bagi perempuan, yang dapat mempengaruhi keputusan keluarga terkait jumlah anak.


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

jelaskan alasan khalifah abu bakar mengangkat usamah bin zaid yang berusia belum 20 tahun sebagai panglima perang yang di kirim ke mu'tah?

2

0.0

Jawaban terverifikasi

[1] Gaya hidup sedentari alias kurang gerak atau mager (malas gerak) adalah masalah yang sering dialami oleh penduduk perkotaan. [2] Bekerja di depan layar komputer sepanjang hari, kelamaan terjebak macet di jalan,atau hobi main gim tanpa diimbangi olahraga merupakan bentuk dari gaya hidup sedentari. [3] Jika Anda termasuk salah satu orang yang sering melakukan berbagai rutinitas tersebut, Anda harus waspada. [4] Pasalnya, gaya hidup sedentari sangat berbahaya karena membuat Anda berisiko terkena diabetes tipe 2. [5] Gaya hidup sedentari menyebabkan masyarakat, terutama penduduk kota, malas bergerak. [6] Coba ingat-ingat, dalam sehari ini, sudah berapa kali Anda dalam menggunakan aplikasi online untuk memenuhi kebutuh Anda? [7] Selain itu, tilik juga berapa banyak langkah yang sudah Anda dapatkan pada hari ini? [8] Seiring dengan pengembangan teknologi yang makin canggih, apa pun yang Anda butuhkan kini bisa langsung diantar ke ruangan kantor Anda atau depan rumah. [9] Selain hemat waktu, Anda pun jadi tak perlu mengeluarkan energi untuk mendapatkan apa yang Anda mau. [10] Namun, tahukah Anda bahwa segala kemudahan tersebut menyimpan bahaya bagi tubuh Anda? [11] Minimnya aktifitas fisik karena gaya hidup ini membuatmu berisiko lebih tinggi terkena berbagai penyakit kronis, termasuk diabetes. [12] Bahkan, Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan bahwa gaya hidup ini juga termasuk 1 dari 10 penyebab kematian terbanyak di dunia. [13] Selain itu, data terbaru dari Riskedas 2018 menguak bahwa DKI Jakarta merupakan provinsi dengan tingkat diabetes melitus tertinggi di Indonesia. [14] Ini menunjukkan bahwa gaya hidup mager amat erat kaitannya dengan tingkat diabetes di perkotaan. Bentuk bahasa yang sejenis dengan mager pada kalimat 1 adalah.... a. magang b. oncom c. rudal d. pugar

4

5.0

Jawaban terverifikasi