Cherly O

24 Mei 2024 22:40

Iklan

Iklan

Cherly O

24 Mei 2024 22:40

Pertanyaan

1. Teks tersebut termasuk struktur teks diskusi bagian A. Isu B.argumen pendukung C. Argumen menentang D. Simpulan E. penegasan 2. Unsur kebahasaan yang menonjol pada teks tersebut adalah A. Penggunaan kata rujukan B. Penggunaan kata bersinonim C. Penggunaan kata-kata yang menunjukkan sikap pembicara D. Penggunaan pengulangan kata E. Penggunaan kata berlawanan 3. Kata ini pada kalimat kedua mengacu pada A. Program B. Vaksinasi C. Dukungan D. Masyarakat E. Dicanangkan

1. Teks tersebut termasuk struktur teks diskusi bagian

A. Isu

B.argumen pendukung

C. Argumen menentang

D. Simpulan 

E. penegasan

2. Unsur kebahasaan yang menonjol pada teks tersebut adalah

A. Penggunaan kata rujukan

B. Penggunaan kata bersinonim

C. Penggunaan kata-kata yang menunjukkan sikap pembicara

D. Penggunaan pengulangan kata

E. Penggunaan kata berlawanan

3. Kata ini pada kalimat kedua mengacu pada

A. Program

B. Vaksinasi

C. Dukungan

D. Masyarakat

E. Dicanangkan

alt

72

1


Iklan

Iklan

Kevin L

Bronze

25 Mei 2024 00:01

1. B. Argumen pendukung 2. C. Penggunaan kata-kata yang menunjukkan sikap pembicara 3. D. Masyarakat Penjelasan: 1. Teks tersebut termasuk dalam struktur teks diskusi bagian argumen pendukung. Alasan: Teks tersebut memberikan alasan dan bukti untuk mendukung pentingnya program vaksinasi dan mengajak masyarakat untuk mendukungnya. 2. Unsur kebahasaan yang menonjol pada te penggunaan kata-kata yang menunjukkan sikap pembicara. Alasan: Dalam teks tersebut, penulis menggunakan kata-kata seperti "harus," "tidak akan berhasil," dan "tepat dan bijak" untuk menunjukkan sikapnya terhadap program vaksinasi dan pentingnya dukungan masyarakat. 3. Kata "masyarakat" pada kalimat kedua mengacu pada kelompok individu yang menjadi target vaksinasi. Alasan: Dalam konteks teks, "masyarakat" merujuk kepada kelompok orang-orang yang perlu divaksin untuk mencegah penyebaran penyakit atau virus tertentu.


Iklan

Iklan

Mau jawaban yang terverifikasi?

Tanya ke Forum

Biar Robosquad lain yang jawab soal kamu

Tanya ke Forum

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Jenderal Sudirman lahir pada 24 Januari 1916 di Bodas Karangjati, Purbalingga, Jawa Tengah. Ayahnya bernama Karsid Kartawiradji adalah seorang pekerja di Pabrik Gula Kalibagor, Banyumas. Ibunya Siyem adalah keturunan Wedana Rembang. Sejak umur 8 bulan Sudirman diangkat menjadi anak oleh Toeridowati dan Raden Tjokrosoenaryo. Raden Tjokrosoenaryo adalah seorang Asisten Wedana Rembang yang masih saudara dari ibunya. Sudirman seorang anak yang pandai dan sangat menyukai organisasi. Ia mendapatkan pendidikan formal di sekolah Taman Siswa. Ia melanjutkan ke HIK (sekolah guru) Muhammadiyah, Surakarta, tetapi tidak sampai tamat hanya 1 tahun bersekolah. Pada saat itu, Sudirman giat berorganisasi Pramuka Hizbul Wathan. Sudirman juga pernah mengikuti pendidikan tentara PETA (Pembela Tanah Air) di Bogor. Selanjutnya, Sudirman mengajar di sekolah HIS Muhammadiyah di Cilacap. Penggunaan konjungsi subordinatif dalam teks biografi tersebut adalah. a. Ia mendapatkan pendidikan formal di Sekolah Taman Siswa. b. Sudirman seorang anak yang pandai dan sangat menyukai organisasi. c. Selanjutnya, Sudirman mengajar di sekolah HIS Muhammadiyah di Cilacap. d. Sejak umur 8 bulan Sudirman diangkat menjadi anak oleh Toeridowati dan Raden Tjokrosoenaryo. e. Ia melanjutkan ke HIK (sekolah guru) Muhammadiyah, Surakarta, tetapi tidak sampai tamat hanya 1 tahun bersekolah.

26

5.0

Jawaban terverifikasi

Ali Audah lahir pada 14 Juli 1924 di Bondowos Jawa derita. Ayahnya meningga Jawa Timur. Sejak kecil, ia terbiasa hidu berumur tujuh tahun. Ali hanya menikma pendidikan formal sampai kelas dua sekola dasar. Meskipun demikian, ia mempunya kemauan belajar yang sangat tinggi. Ali mencoba belajar sendiri atau bersama teman-teman sepermainannya. Ia belajar menulis dengan mencoret-coret tanah sambil bermain gundu. Ia juga belajar membaca dan koran bekas pembungkus kue, majalah bekas serta buku-buku pelajaran dan bacaan anak- anak milik teman sepermainannya. Setelah dewasa, barulah Ali berkesempatan mengikuti kursus. Ali Audah menguasai sejumlah bahasa asing, seperti Arab, Inggris, Prancis, Jerman, dan Belanda. Berkat perkenalannya dengan Moh. Dimyati seorang wartawan dan sastrawan, Ali mendapat dorongan untuk belajar menulis. Tidal disangka, Ali ternyata berbakat di bidang itu bidang pendidikan. Sejak tahun 1952 Ali mulai bekerja sebaga wartawan lepas di berbagai harian. Ali beker sebagai penerjemah. Kemudian Ali bekerja di bidang pendidikan. Semangat kemauan belajar Ali yang cukup tinggi dan bakat yang dimiliki Ali dapat menjadi sumber inspirasi bagi kita semua. Keterbatasan kemampuan untuk bersekolah tidak menghalangi Ali untuk tetap bisa belajar membaca dan menulis. Semoga kita semua dapat meniru semangat Ali Audah. Penggunaan adjektiva berdasarkan teks biografi tersebut terdapat pada kalimat.. A. Ali sudah lahir pada 14 Juli 1924 di Bondowoso, Jawa Timur. b. Sejak kecil, ia terbiasa hidup menderita. C. Ibunya meninggal ketika ia berumur tujuh tahun. d. Ali hanya menikmati pendidikan formal sampai kelas dua sekolah dasar. E. Meskipun demikian, ia mempunyai kemauan belajar yang sangat tinggi

24

5.0

Jawaban terverifikasi