Sheren N

22 September 2021 14:14

Iklan

Sheren N

22 September 2021 14:14

Pertanyaan

1. Sejarah memiliki dua pengertian, yaitu objektif dan subjektif. Deskripsikan pengertian sejarah secara subjektif disertai contoh!

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

05

:

38

:

38

Klaim

1

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

B. Hindarto

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Jakarta

23 September 2021 03:34

Jawaban terverifikasi

Halo Sheren N Menurut Sartono Kartodirdjo, sejarah pada hakikatnya di batasi oleh dua hal yaitu sejarah dalam arti objektif dan sejarah dalam arti subjektif. Menurut Sartono Kartodirjo, Sejarah dalam Arti Subjektif adalah Sejarah yang dimana sejarah adalah suatu kontruksi (bangunan) yang disusun oleh penulis sebagai suatu uraian cerita (kisah). Kisah tersebut merupakan suatu kesatuan dari rangkaian fakta-fakta yang saling berkaitan. Jika kita analisis lebih dalam, maka historiografi yang kita buat merupakan sejarah dalam arti subjektif, yang menceritakan berdasarkan pendapat, interpretasi dan analisis kita sendiri. Untuk itulah dibutuhkan suatu nilai yang netral, agar dapat membuat sejarah menjadi lebih objektif, meskipun sejarah yang ditulis hakikatnya adalah subjektif, karena berdasarkan pendapat golongan atau individu. Menurut Sartono Kartodirjo, sejarah dalam arti objektif adalah sejarah yang merupakan kejadian atau peristiwa sejarah yang tidak dapat terulang lagi . Artinya bahwa sejarah yang sudah terjadi sudah tidak dapat diulang lagi, meskipun ia memiliki saksi mata, ia tidak bisa menjawab suatu peristiwa yang sudah terjadi, karena ia hanya melihat sebagian dari totalitas peristiwa tersebut. Sejarah Subjektif intinya adalah sejarah yang berdasarkan pandangan orang lain dalam menuliskan suatu bentuk suatu sejarah yang utuh, sedangkan di dalam sejarah objektif bahwa peristiwa utuh sejarah tidak bisa diulangi lagi meskipun indra manusia hanya menangkap sebagaian dari suatu peristiwa. Dengan demikian, Sartono Kartodirjo membagi pengertian sejarah berdasarkan peristiwa dan kisah menjadi dua. yaitu: Sejarah dalam arti objektif yang merupakan kejadian atau peristiwa sejarah yang tidak dapat terulang lagi dan Sejarah dalam arti subjektif dimana sejarah adalah suatu kontruksi (bangunan) yang disusun oleh penulis sebagai suatu uraian cerita (kisah). Kisah tersebut merupakan suatu kesatuan dari rangkaian fakta-fakta yang saling berkaitan. Contoh sejarah secara obyektif Revolusi Fisik di Indonesia. Mapel: Sejarah kelas: 10 SMA Topik: Manusia dan Sejarah Semoga Membantu Ya : )


Iklan

Sheren N

23 September 2021 00:28

teacher mohon bantuannya ya ๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

29

5.0

Jawaban terverifikasi