Anggy F
08 September 2023 10:45
Iklan
Anggy F
08 September 2023 10:45
Pertanyaan
1. buat bait puisi yang di bait prtama memiliki rima a-a-a-a, dibait kedua a-b-a-b, dibait ketiga bebas. bertema mimpi dan cita-cita
2. jelaskan ciri-ciri dan jenis puisi yang kamu tulis di nomor 1
3. masukan kata berkonotasi dan majas didalam puisi mu lalu jelaskan pembuktian nya
pliss bantuu kaa

4
1
Iklan
Rendi R

Community
05 September 2024 04:52
1. Puisi: Mimpi dan Cita-Cita
Bait 1 (rima a-a-a-a)
Dalam gelap ku gapai bintang terang
Meniti harap di langit tak berkarang
Di ufuk jauh kutatap penuh girang
Menuju masa depan tak pernah lekang
Bait 2 (rima a-b-a-b)
Berjalan di atas angan yang tinggi
Menyusuri jalan penuh rintangan
Di setiap mimpi aku takkan pergi
Melawan semua takut dan tantangan
Bait 3 (rima bebas)
Mimpi adalah sayap yang tak terlihat
Terbang menuju cakrawala harapan
Walau badai menghadang, takkan kubiarkan
Aku terus maju, membawa impian dalam genggaman.
2. Ciri-ciri dan Jenis Puisi
Puisi yang saya tulis adalah puisi modern. Berikut ciri-ciri dan jenisnya:
• Tidak terikat jumlah baris atau bait: Puisi ini tidak terikat aturan tertentu dalam jumlah baris per bait, mencerminkan kebebasan ekspresi yang khas dari puisi modern.
• Menggunakan rima yang beragam: Bait pertama menggunakan rima a-a-a-a, bait kedua a-b-a-b, dan bait ketiga bebas.
• Tema personal dan reflektif: Puisi ini mencerminkan perjalanan pribadi tentang mimpi dan cita-cita, yang sering menjadi tema dalam puisi modern.
• Gaya bahasa bebas: Tidak ada aturan baku dalam gaya bahasa yang digunakan, lebih menekankan pada estetika kata-kata dan makna.
3. Kata Berkonotasi dan Majas
Kata Berkonotasi:
• “Bintang terang”: Berkonotasi positif yang melambangkan harapan dan impian yang ingin dicapai.
• “Badai menghadang”: Berkonotasi negatif, menggambarkan rintangan atau tantangan besar yang harus dihadapi dalam mencapai cita-cita.
Majas:
• Personifikasi: “Mimpi adalah sayap yang tak terlihat” memberikan sifat manusia (sayap) kepada sesuatu yang abstrak (mimpi), menunjukkan bahwa mimpi seolah-olah dapat membuat seseorang “terbang” menuju harapan.
• Metafora: “Meniti harap di langit tak berkarang” menggambarkan harapan dan impian sebagai perjalanan di langit yang tak berujung (tak berkarang), melambangkan keabadian dan luasnya peluang dalam mencapai cita-cita.
Pembuktiannya:
• Personifikasi: Penggunaan majas personifikasi terlihat saat mimpi diibaratkan sebagai “sayap” yang bisa membawa seseorang terbang, seolah-olah mimpi memiliki kekuatan seperti makhluk hidup.
• Metafora: “Langit tak berkarang” menggambarkan mimpi sebagai perjalanan di dunia luas yang penuh peluang, di mana “langit” adalah simbol kebebasan dan “tak berkarang” menunjukkan jalan yang tanpa hambatan besar.
· 0.0 (0)
Iklan
Tanya ke AiRIS
Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

LATIHAN SOAL GRATIS!
Drill Soal
Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian


Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!