Indah P

16 April 2022 03:44

Iklan

Indah P

16 April 2022 03:44

Pertanyaan

“Konsep politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif merupakan gambaran dan usaha Indonesia untuk membantu terwujudnya perdamaian dunia. Kaitkan pernyataan tersebut dengan kebijakan politik luar negeri bebas aktif Indonesia pada masa Demokrasi Parlementer. Lakukan analisis!

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

03

:

11

:

22

Klaim

3

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

G. Fitri

Mahasiswa/Alumni Universitas Pendidikan Indonesia

16 April 2022 17:58

Jawaban terverifikasi

Hai Indah P, Kakak bantu jawab ya. Upaya pemerintahan Demokrasi Parlementer dalam membangun hubungan luar negeri dengan membantu terwujudnya perdamaian dunia ialah dengan menjadi pelopor dan tuan rumah dari penyelenggaraan Konferensi Asia dan Afrika pada tahun 1955. Untuk lebih jelasnya, yuk pahami penjelasan berikut. Berkenaan dengan bebas aktif, maka hal ini tidak terlepas dari sebuah politik luar negeri. Politik luar negeri tentunya sangat diperlukan oleh sebuah negara dalam hubungannya dengan negara lainnya untuk mencapai tujuan negara, tentunya Indonesia mempunyai politik luar negerinya sendiri. Landasan utama politik luar negeri Indonesia adalah Pancasila. Dalam praktiknya di kancah internasional Indonesia menganut paham politik “bebas aktif”. Bebas aktif artinya bahwa Indonesia bebas menentukan sikap serta kebijaksanaannya terhadap permasalahan yang terjadi dalam skala internasional. Hal ini juga yang mengakibatkan bangsa Indonesia terikat dengan kekuatan dunia manapun. Disaat yang bersamaan Indonesia juga ikut aktif dalam perdamaian dunia sebagai tujuan kemerdekaan yakni perdamaian abadi dan keadilan sosial. Penerapan politik bebas aktif ini tentunya tidak terlepas dari perseteruan dua negara setelah Perang Dunia II. Jika berdasarkan wacana dalam soal mengenai konsep luar negeri Indonesia yang bebas aktif pada masa Demokrasi Parlementer, dimana salah satunya ditunjukan dengan Indonesia sebagai pelopor dan tuan rumah penyelenggara KAA atau Konferensi Asia Afrika pada tahun 1955. Langkah ini diambil oleh pemerintah saat dengan Perdana Menteri Ali Sastroamidjojo I dengan tujuan menggalang persatuan dan kesatuan negara-negara di Asia dan Afrika demi tercapainya keselamatan dan kedamaian dunia. KAA merupakan keberhasilan besar politik luar negeri Indonesia pada masa Demokrasi Parlementer. Semoga membantu ya 😊


Iklan

Sulisma S

19 Februari 2025 00:54

Pada masa demokrasi parlementer (1950-1959) Indonesia aktif dalam konferensi Asia-Afrika afrika 1955 dan gerakan Non- blok. Hal ini menunjukkan komitmen Indonesia pada perdamaian dunia dan kemerdekaan bangsa- bangsa


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apakah benar NIBKD dan MBKS dibentuk guna menghadapi kekuatan Belanda? Jelaskan!

28

5.0

Jawaban terverifikasi