Rahma M

26 Februari 2023 07:09

Iklan

Rahma M

26 Februari 2023 07:09

Pertanyaan

wilayah Indonesia berada di daerah tropis sehingga memiliki kondisi tanah yang subur Hal ini seharusnya dapat dimanfaatkan untuk peningkatkan hasil pertanian Namun demikian pemerintah masih kesulitan dalam mengembangkan potensi pertanian di daerah tertentu Mengapa hal ini bisa terjadi apa saja penyebabnya apa yang harus dilakukan pemerintah untuk mengoptimalkan potensi pertanian di daerah Indonesia

wilayah Indonesia berada di daerah tropis sehingga memiliki kondisi tanah yang subur Hal ini seharusnya dapat dimanfaatkan untuk peningkatkan hasil pertanian Namun demikian pemerintah masih kesulitan dalam mengembangkan potensi pertanian di daerah tertentu Mengapa hal ini bisa terjadi apa saja penyebabnya apa yang harus dilakukan pemerintah untuk mengoptimalkan potensi pertanian di daerah Indonesia

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

05

:

41

:

45

Klaim

1

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

If A

28 Februari 2023 00:25

Jawaban terverifikasi

peran mutlak pemerintah antara lain membuat regulasi dan kebijakan, menyediakan public good seperti jalan usahatani, irigasi, memberikan kepastian usaha, melindungi dari fluktuasi harga, praktek ekonomi biaya tinggi, gagal panen, peringatan dini iklim, meningkatkan kapasitas SDM dan kelembagaan petani; kemudahan petani akses input, teknologi, alat mesin, pembiayaan, tata niaga dan lainnya


Iklan

Salsabila M

Community

27 April 2024 06:48

Jawaban terverifikasi

<p>Kesulitan dalam mengembangkan potensi pertanian di daerah tertentu di Indonesia dapat disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain:</p><p><strong>Infrastruktur yang Kurang</strong>: Kurangnya infrastruktur seperti jalan yang baik, irigasi yang memadai, dan transportasi yang efisien dapat menghambat distribusi bahan baku pertanian dan produk pertanian ke pasar. Hal ini dapat menyulitkan petani untuk mengakses pasar dan mendapatkan harga yang layak untuk hasil pertaniannya.</p><p><strong>Keterbatasan Akses ke Teknologi dan Pengetahuan</strong>: Banyak petani di daerah tertentu masih mengandalkan metode pertanian tradisional dan kurang memiliki akses ke teknologi modern serta pengetahuan pertanian yang mutakhir. Ini dapat menghambat peningkatan produktivitas dan kualitas hasil pertanian.</p><p><strong>Bencana Alam dan Perubahan Iklim</strong>: Indonesia rentan terhadap bencana alam seperti banjir, kekeringan, dan tanah longsor yang dapat merusak tanaman dan infrastruktur pertanian. Perubahan iklim juga dapat mengganggu pola musim dan ketersediaan air, mempengaruhi produksi pertanian.</p><p><strong>Masalah Sosial dan Ekonomi</strong>: Ketimpangan sosial dan ekonomi, serta konflik agraria, juga dapat mempengaruhi pengembangan pertanian di daerah tertentu. Misalnya, adanya ketidaksetaraan akses lahan dan sumber daya antara petani kecil dan perusahaan besar.</p><p>Untuk mengoptimalkan potensi pertanian di daerah Indonesia, pemerintah dapat melakukan berbagai langkah, antara lain:</p><p><strong>Investasi dalam Infrastruktur</strong>: Pemerintah perlu meningkatkan investasi dalam pembangunan infrastruktur pertanian seperti irigasi, jalan, dan pasar yang memadai untuk meningkatkan aksesibilitas dan efisiensi dalam distribusi hasil pertanian.</p><p><strong>Pengembangan Teknologi Pertanian</strong>: Mendorong penggunaan teknologi pertanian modern dan memberikan pelatihan serta pendidikan kepada petani mengenai praktik pertanian yang berkelanjutan dan efisien.</p><p><strong>Manajemen Risiko Bencana</strong>: Pemerintah perlu meningkatkan sistem peringatan dini, mitigasi risiko bencana, dan rencana tanggap darurat untuk mengurangi dampak bencana alam terhadap pertanian.</p><p><strong>Pemberdayaan Petani dan Masyarakat Lokal</strong>: Mendorong partisipasi petani dalam pengambilan keputusan, serta memberdayakan masyarakat lokal untuk mengelola sumber daya alam secara berkelanjutan dan adil.</p><p><strong>Kebijakan Pemerintah yang Mendukung</strong>: Menyusun kebijakan yang mendukung pertanian berkelanjutan, termasuk kebijakan harga yang adil, bantuan subsidi input pertanian, dan insentif untuk diversifikasi produk pertanian.</p><p>&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p><br>&nbsp;</p>

Kesulitan dalam mengembangkan potensi pertanian di daerah tertentu di Indonesia dapat disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain:

Infrastruktur yang Kurang: Kurangnya infrastruktur seperti jalan yang baik, irigasi yang memadai, dan transportasi yang efisien dapat menghambat distribusi bahan baku pertanian dan produk pertanian ke pasar. Hal ini dapat menyulitkan petani untuk mengakses pasar dan mendapatkan harga yang layak untuk hasil pertaniannya.

Keterbatasan Akses ke Teknologi dan Pengetahuan: Banyak petani di daerah tertentu masih mengandalkan metode pertanian tradisional dan kurang memiliki akses ke teknologi modern serta pengetahuan pertanian yang mutakhir. Ini dapat menghambat peningkatan produktivitas dan kualitas hasil pertanian.

Bencana Alam dan Perubahan Iklim: Indonesia rentan terhadap bencana alam seperti banjir, kekeringan, dan tanah longsor yang dapat merusak tanaman dan infrastruktur pertanian. Perubahan iklim juga dapat mengganggu pola musim dan ketersediaan air, mempengaruhi produksi pertanian.

Masalah Sosial dan Ekonomi: Ketimpangan sosial dan ekonomi, serta konflik agraria, juga dapat mempengaruhi pengembangan pertanian di daerah tertentu. Misalnya, adanya ketidaksetaraan akses lahan dan sumber daya antara petani kecil dan perusahaan besar.

Untuk mengoptimalkan potensi pertanian di daerah Indonesia, pemerintah dapat melakukan berbagai langkah, antara lain:

Investasi dalam Infrastruktur: Pemerintah perlu meningkatkan investasi dalam pembangunan infrastruktur pertanian seperti irigasi, jalan, dan pasar yang memadai untuk meningkatkan aksesibilitas dan efisiensi dalam distribusi hasil pertanian.

Pengembangan Teknologi Pertanian: Mendorong penggunaan teknologi pertanian modern dan memberikan pelatihan serta pendidikan kepada petani mengenai praktik pertanian yang berkelanjutan dan efisien.

Manajemen Risiko Bencana: Pemerintah perlu meningkatkan sistem peringatan dini, mitigasi risiko bencana, dan rencana tanggap darurat untuk mengurangi dampak bencana alam terhadap pertanian.

Pemberdayaan Petani dan Masyarakat Lokal: Mendorong partisipasi petani dalam pengambilan keputusan, serta memberdayakan masyarakat lokal untuk mengelola sumber daya alam secara berkelanjutan dan adil.

Kebijakan Pemerintah yang Mendukung: Menyusun kebijakan yang mendukung pertanian berkelanjutan, termasuk kebijakan harga yang adil, bantuan subsidi input pertanian, dan insentif untuk diversifikasi produk pertanian.

 

 


 


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

jenis tanah humus adalah jenis tanah organosol. tanah ini cocok untuk budidaya tanaman padi, nanas dan kelapa. hal ini disebabkan tingginya kandungan a. silikat b. hara c. mineral d. air

12

5.0

Jawaban terverifikasi