Muhammad S

24 November 2021 01:31

Iklan

Muhammad S

24 November 2021 01:31

Pertanyaan

Warga Desa Pak Kromo Saat Pak Kromo menjadi kepala desa, belum ada aturan yang mengatur perihal Lembaga Pemasyarakat Masyakat Kelurahan ( LPMPK ) , LPMK adalah Lembaga keluarahan yang memiliki struktur organisasi yang lengkap, ada ketua, sekretaris, bendahara dan seksi-seksi. Sebelumnnya kepala desa hanya ditemani seorang carik( sekarang lazim disebut sekretaris desa), Jogoboyo, Kamituwo, Jogotirto, dan beberapa perangkat desa lainnya. Tetapi pembantunya itu sering bersikap sendiko dhawuh. Para pembantunya tidak lebih dari para yes man, , selalu mengiyakan apa kata Pak Kromo. Di satu sisi hal itu sebenarnya Pak Kromo , diuntungkan karena setiap kata- katanya diterima tana perlawanan, baik oleh sesame pembantunya maupun warga desa. Namun dalam hati Pak Kromo menyimpan kegundahan. Ia berfikir jika hal ini terus terjadi tidak baik untuk kemajuan desanya. Pertama, Pak Kromo secara pribadi merasa bahwa ia dapat saja salah merencakan sesuatu. Kedua Pak Kromo tidak tahu apa isi hati para pembantunya dan warga desanyayang sesungguhnya. Ketiga Pak Kromo ingin melihat, jika suatu saat ia harus turun dari jabatan kepala desa ia tidak meninggalkan warisan yang bobrok. Keempat Pak Kromo menyadari bahwa di desanya terdapat beberapa orang yang sangat berpengaruh seperti Pak Cholid sebagai guru, Pak Abel sebagai petani, bahkan sebagai tuan Tanah di desanya, Pak Bintang yang berasal dari suku Batak menjadi babinsa, apakah orang orang tersebut bisa membantu Pak Kromo dan bisa hidup berdampingan atau justru sebaliknya. Berdasarkan informasi telik sandi dari tangan kanan Pak Kromo di desanya ada sekelompok orang yang berusaha untuk melakukan protes kepada Pak Kromo, kelompok itu berasal dari suku bangsa Madura dan Sunda yang memiliki beragam agama yang dianutnya. Kelompok tersebut secara diam-diam tidak sependapat dengan kebijakan Pak Kromo tentang pengaturan air sawah yang diatur oleh jogotirto, sehingga kelompok tersebut menganggap kebijakan tentang pengaturan air sangat merugikan masyarakat. Kelompok protes merasa dirinya yang paling benar dan tidak mau menerima pendapat, saran dari pihak manapun, dan loyalitas yang berlebihan terhadap kelompoknya, terutama dari dari suku Sunda, dan Madura. Karena sikap tersebut di Desa Pak Kromo muncul konflik dan tidak ada keharmonisan sosial. Suku Sunda dan Madura menganggap suku Jawa tidak mempunyai kekuatan dan lemah Dari Artikel tersebut diatas jawablah pertanyaan berikut 4. Bagaimana pendapat kalian tentang artikel tersebut jika dihubungan dengan partikuralisme kelompok .

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

00

:

13

:

51

Klaim

19

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

M Z

Community

24 November 2021 09:14

Jawaban terverifikasi

*Mari kita telaah teks fiksi tersebut Dalam teks fiksi tersebut, bisa kita lihat bahwa perbedaan sosial yang ada di desa Pak Kromo dapat menimbulkan sikap partikularisme, yaitu: - Primordialisme Warga dari kelompok suku Madura dan suku sunda secara diam-diam tidak sependapat dengan kebijakan Pak Kromo, sehingga kelompok tersebut menganggap kebijakan tersebut sangat merugikan masyarakat. Kelompok ini protes merasa dirinya paling benar dan tidak menerima pendapat serta saran, dan loyalitas yang berlebihan terhadap kelompoknya, terutama kelompok suku Sunda dan Madura. Hal tersebut merupakan contoh dari sikap primordialisme di desa Pak Kromo. - Etnosentrisme Suku Sunda dan suku Madura menganggap suku Jawa tidak mempunyai kekuatan dan lemah. Hal tersebut merupakan contoh dari sikap etnosentrisme yang terjadi di desa Pak Kromo.


Iklan

M Z

Community

24 November 2021 09:14

*Ingat! ingat! • Partikularisme merupakan sistem yang menekankan sikap atau paham yang mementingkan diri sendiri atau kelompok sendiri dibandingkan orang lain atau kelompok lain. Sikap ini menonjolkan ego seseorang atau sekelompok orang dalam kehidupan bermasyarakat. Adapun contoh sikap partikularisme akibat pebedaan sosial sebagai berikut. a. Primordialisme → paham yang mengutamakan kepentingan kelompok masyarakat sebagai bentuk loyalitas yang telah diasosiasikan sejak kecil. b. Etnosentrisme → paham yang memandang budaya miliknya lebih baik daripada budaya masyarakat lain. c. Chauvinisme → paham yang mengagungkan bangsa atau negara sendiri dan memandang rendah bangsa atau negara lain. d. Nepotisme → paham yang sering disebut bersamaan dengan istilah korupsi dan kolusi. e. Separatisme → paham yang bertujuan mengambil keuntungan dari pemecahbelahan suatu golongan. f. Rasisme → paham yang menyatakan bahwa perbedaan biologis yang melekar pada ras manusia menentukan superioritas.


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Identifikasikan lima dampak positif konflik sosial!

11

0.0

Jawaban terverifikasi