Stepen W

20 Januari 2022 14:55

Iklan

Stepen W

20 Januari 2022 14:55

Pertanyaan

Uraikan proses pembentukan perilaku menyimpang.

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

06

:

11

:

49

Klaim

1

3

Jawaban terverifikasi

Iklan

N. Ayu

25 Januari 2022 13:43

Jawaban terverifikasi

Hai Milea, kakak bantu jawab ya :) Proses pembentukan perilaku menyimpang tidak terjadi dengan sendirinya, melainkan ada hal-hal atau kondisi di masyarakat tersebut yang memicu terjadinya perilaku menyimpang, seperti faktor sosialisasi, faktor anomie, faktor differential association, dan faktor labeling. Yuk simak penjelasannya berikut ini! Secara umum, penyimpangan sosial adalah suatu tindakan yang bertentangan dengan nilai dan norma sosial di masyarakat. Perilaku tersebut tentu tidak terjadi dengan sendirinya, melainkan ada hal-hal atau kondisi di masyarakat tersebut yang memicu terjadinya perilaku menyimpang. Jadi, proses pembentukan perilaku menyimpang disebabkan karena faktor berikut : 1. Faktor Sosialisasi Perilaku menyimpang terjadi salah satunya karena ketidaksesuaian pesan, norma, dan nilai yang disampaikan oleh masing-masing agen sosialisasi atau individu lain. Individu yang mempelajari perilaku-perilaku tersebut akhirnya tidak merasa bahwa hal tersebut menyimpang, dan menganggap bahwa perilaku yang ia pelajari normal untuk dilakukan. 2. Faktor Anomie Secara umum, anomie dapat didefinisikan sebagai suatu keadaan di mana masyarakat kehilangan pegangan norma. Menurut Emile Durkheim, anomie adalah suatu keadaan tanpa norma dan tanpa arah, sehingga dalam masyarakat tersebut tidak tercipta kesesuaian antara kenyataan yang diharapkan dan kenyataan sosial yang ada. Hal ini sering terjadi pada masyarakat yang memiliki banyak norma dan nilai, tetapi nilai dan norma itu saling bertentangan. 3. Faktor Differential Association Menurut Edwin H. Sutherland, perilaku menyimpang terjadi akibat adanya differential association atau asosiasi yang berbeda terhadap suatu kejahatan. Semakin tinggi interaksi seseorang dengan orang yang berperilaku menyimpang, semakin tinggi pula kemungkinan orang tersebut untuk bertingkah laku yang menyimpang. 4. Faktor Labeling Faktor ini menyebutkan bahwa perilaku menyimpang muncul karena adanya cap, julukan, atau sebutan atas individu yang melakukan suatu perbuatan yang dianggap menyimpang. Bila kita memberi cap terhadap seseorang sebagai orang yang menyimpang, maka secara tidak langsung cap atau sebutan tersebut akan mendorong orang itu untuk berprilaku yang menyimpang pula. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa proses pembentukan perilaku menyimpang terjadi karena adanya beberapa faktor yang mendorongnya, yaitu faktor sosialisasi, faktor anomie, faktor differential association, dan faktor labeling. Terimakasih sudah bertanya dan menggunakan Roboguru, semoga membantu ya :)


Iklan

Nazillatul M

08 Januari 2024 01:41

Manfaat bagi petugas kesehatan mempelajari kebudayaan adalah...


Nazillatul M

08 Januari 2024 01:42

Meliputi apa sajakah peningkatan budaya keselamatan?


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Identifikasikan lima dampak positif konflik sosial!

11

0.0

Jawaban terverifikasi