Laura G

11 September 2023 14:54

Iklan

Laura G

11 September 2023 14:54

Pertanyaan

Tulislah perbandingan kondisi/ keadaan bangsa Indonesia sebelum dan sesudah merdeka! ( ekonomi, pendidikan, sosial, dan pertahanan)

Tulislah perbandingan kondisi/ keadaan bangsa Indonesia sebelum dan sesudah merdeka! ( ekonomi, pendidikan, sosial, dan pertahanan)

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

00

:

32

:

10

Klaim

1

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Vincent M

Community

30 September 2023 04:09

Jawaban terverifikasi

<p>Perbandingan kondisi atau keadaan bangsa Indonesia sebelum dan sesudah merdeka mencakup berbagai aspek seperti ekonomi, pendidikan, sosial, dan pertahanan. Berikut adalah perbandingan singkat kondisi Indonesia sebelum dan sesudah merdeka:</p><p><strong>Sebelum Merdeka:</strong></p><p><strong>Ekonomi:</strong></p><ul><li>Sebelum merdeka, Indonesia merupakan koloni Belanda yang dieksploitasi secara ekonomi. Mayoritas sumber daya alam diekspor oleh Belanda, sedangkan penduduk pribumi hidup dalam kemiskinan.</li><li>Perekonomian terutama berbasis agraris, dengan banyak petani yang hidup dalam kondisi sulit.</li></ul><p><strong>Pendidikan:</strong></p><ul><li>Akses pendidikan terbatas, terutama bagi penduduk pribumi.</li><li>Pendidikan yang tersedia cenderung didominasi oleh pendidikan kolonial yang mempromosikan kepentingan Belanda.</li></ul><p><strong>Sosial:</strong></p><ul><li>Terdapat ketidaksetaraan sosial yang signifikan antara penduduk pribumi dan penjajah Belanda.</li><li>Diskriminasi rasial dan eksploitasi ekonomi merupakan masalah utama.</li></ul><p><strong>Pertahanan:</strong></p><ul><li>Pertahanan Indonesia sangat terbatas, dan pemerintah kolonial Belanda memiliki kendali penuh atas angkatan bersenjata.</li></ul><p><strong>Sesudah Merdeka:</strong></p><p><strong>Ekonomi:</strong></p><ul><li>Setelah merdeka, Indonesia berusaha membangun perekonomian nasional yang mandiri.</li><li>Terselenggaranya program reformasi agraria untuk mendistribusikan tanah kepada petani-petani kecil.</li><li>Pembangunan industri nasional dimulai.</li></ul><p><strong>Pendidikan:</strong></p><ul><li>Pemerintah Indonesia menekankan pentingnya pendidikan sebagai faktor kunci dalam pembangunan nasional.</li><li>Akses pendidikan diperluas, dan program-program pendidikan ditingkatkan.</li></ul><p><strong>Sosial:</strong></p><ul><li>Upaya dilakukan untuk mengatasi ketidaksetaraan sosial dan ekonomi.</li><li>Pembentukan dasar negara Pancasila menekankan persatuan, kesatuan, dan keadilan sosial.</li></ul><p><strong>Pertahanan:</strong></p><ul><li>Setelah merdeka, Indonesia menghadapi perjuangan untuk mempertahankan kemerdekaannya dari berbagai ancaman.</li><li>Indonesia membentuk angkatan bersenjata nasional dan berjuang untuk mempertahankan kedaulatannya.</li></ul><p>Perlu dicatat bahwa perjalanan Indonesia menuju kemerdekaan dan pembangunan tidak selalu lancar, dan banyak tantangan dan konflik yang harus diatasi. Namun, perbandingan di atas mencerminkan perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan Indonesia sebelum dan sesudah merdeka, dengan upaya untuk mencapai pembangunan ekonomi, sosial, pendidikan, dan pertahanan yang lebih baik setelah merdeka.</p><p>&nbsp;</p>

Perbandingan kondisi atau keadaan bangsa Indonesia sebelum dan sesudah merdeka mencakup berbagai aspek seperti ekonomi, pendidikan, sosial, dan pertahanan. Berikut adalah perbandingan singkat kondisi Indonesia sebelum dan sesudah merdeka:

Sebelum Merdeka:

Ekonomi:

  • Sebelum merdeka, Indonesia merupakan koloni Belanda yang dieksploitasi secara ekonomi. Mayoritas sumber daya alam diekspor oleh Belanda, sedangkan penduduk pribumi hidup dalam kemiskinan.
  • Perekonomian terutama berbasis agraris, dengan banyak petani yang hidup dalam kondisi sulit.

Pendidikan:

  • Akses pendidikan terbatas, terutama bagi penduduk pribumi.
  • Pendidikan yang tersedia cenderung didominasi oleh pendidikan kolonial yang mempromosikan kepentingan Belanda.

Sosial:

  • Terdapat ketidaksetaraan sosial yang signifikan antara penduduk pribumi dan penjajah Belanda.
  • Diskriminasi rasial dan eksploitasi ekonomi merupakan masalah utama.

Pertahanan:

  • Pertahanan Indonesia sangat terbatas, dan pemerintah kolonial Belanda memiliki kendali penuh atas angkatan bersenjata.

Sesudah Merdeka:

Ekonomi:

  • Setelah merdeka, Indonesia berusaha membangun perekonomian nasional yang mandiri.
  • Terselenggaranya program reformasi agraria untuk mendistribusikan tanah kepada petani-petani kecil.
  • Pembangunan industri nasional dimulai.

Pendidikan:

  • Pemerintah Indonesia menekankan pentingnya pendidikan sebagai faktor kunci dalam pembangunan nasional.
  • Akses pendidikan diperluas, dan program-program pendidikan ditingkatkan.

Sosial:

  • Upaya dilakukan untuk mengatasi ketidaksetaraan sosial dan ekonomi.
  • Pembentukan dasar negara Pancasila menekankan persatuan, kesatuan, dan keadilan sosial.

Pertahanan:

  • Setelah merdeka, Indonesia menghadapi perjuangan untuk mempertahankan kemerdekaannya dari berbagai ancaman.
  • Indonesia membentuk angkatan bersenjata nasional dan berjuang untuk mempertahankan kedaulatannya.

Perlu dicatat bahwa perjalanan Indonesia menuju kemerdekaan dan pembangunan tidak selalu lancar, dan banyak tantangan dan konflik yang harus diatasi. Namun, perbandingan di atas mencerminkan perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan Indonesia sebelum dan sesudah merdeka, dengan upaya untuk mencapai pembangunan ekonomi, sosial, pendidikan, dan pertahanan yang lebih baik setelah merdeka.

 


Iklan

Nanda R

Community

23 Maret 2024 09:41

<p>Berikut adalah perbandingan kondisi atau keadaan bangsa Indonesia sebelum dan sesudah merdeka dalam berbagai aspek:</p><p><strong>Ekonomi:</strong> Sebelum Merdeka:</p><ul><li>Ekonomi Indonesia sebagian besar didominasi oleh kolonial Belanda, dengan penekanan pada eksploitasi sumber daya alam dan pertanian untuk kepentingan Belanda.</li><li>Mayoritas penduduk hidup dalam kemiskinan dan kekurangan akses terhadap pendidikan dan layanan kesehatan.</li><li>Industri dan infrastruktur terbatas, serta terjadi ketidaksetaraan ekonomi yang signifikan antara pribumi dan pendatang.</li><li>Pemerintah Indonesia melakukan upaya besar-besaran untuk membangun ekonomi nasional, termasuk dengan nasionalisasi sejumlah industri utama dan peningkatan investasi dalam pembangunan infrastruktur.</li><li>Program-program pembangunan ekonomi diluncurkan, seperti Pembangunan Lima Tahunan, dengan fokus pada pertanian, industri, dan infrastruktur.</li><li>Terjadi pertumbuhan ekonomi yang signifikan dan peningkatan akses terhadap pendidikan, kesehatan, dan pelayanan dasar lainnya bagi rakyat Indonesia.</li></ul><p><strong>Pendidikan:</strong> Sebelum Merdeka:</p><ul><li>Pendidikan terbatas dan hanya tersedia untuk segelintir orang, terutama dari kalangan elite.</li><li>Sistem pendidikan yang ada didominasi oleh pendidikan Belanda yang menekankan pada penanaman nilai-nilai kolonialisme dan budaya Barat.</li><li>Tingkat melek huruf rendah, dan kurangnya akses terhadap pendidikan formal bagi mayoritas penduduk.</li><li>Pemerintah Indonesia meluncurkan program-program pendidikan yang luas, termasuk pemberian pendidikan gratis dan wajib, serta pengembangan sistem pendidikan nasional yang merdeka dan mandiri.</li><li>Sekolah-sekolah dibangun di seluruh wilayah Indonesia, dengan penekanan pada pengembangan kurikulum yang mencerminkan nilai-nilai nasionalisme dan budaya Indonesia.</li><li>Tingkat melek huruf meningkat secara signifikan, dengan peningkatan akses terhadap pendidikan formal dan kesempatan pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat.</li></ul><p><strong>Sosial:</strong> Sebelum Merdeka:</p><ul><li>Masyarakat Indonesia terbagi berdasarkan kelas sosial dan etnis, dengan mayoritas penduduk pribumi hidup dalam kemiskinan dan terpinggirkan dari kekuasaan politik dan ekonomi.</li><li>Terjadi ketidaksetaraan gender dan diskriminasi terhadap perempuan dalam berbagai aspek kehidupan.</li><li>Masyarakat Indonesia hidup dalam suasana penindasan dan ketidakamanan, terutama di bawah pemerintahan kolonial Belanda.</li><li>Pemerintah Indonesia berupaya membangun negara yang adil dan merata, dengan peningkatan akses terhadap layanan dasar seperti kesehatan, perumahan, dan pekerjaan.</li><li>Upaya-upaya dilakukan untuk mengatasi ketimpangan sosial, termasuk dengan kebijakan redistribusi tanah dan pemberian bantuan kepada kelompok masyarakat yang rentan.</li><li>Peningkatan kesadaran akan hak-hak asasi manusia dan upaya untuk menghapuskan diskriminasi gender serta meningkatkan peran perempuan dalam pembangunan.</li></ul><p><strong>Pertahanan:</strong> Sebelum Merdeka:</p><ul><li>Indonesia tidak memiliki kekuatan militer yang signifikan dan masih tergantung pada keamanan yang diberikan oleh pemerintah kolonial Belanda.</li><li>Terdapat konflik antara Belanda dan gerakan kemerdekaan Indonesia, yang melibatkan perjuangan bersenjata dan pertempuran antara pasukan Indonesia dan pasukan Belanda.</li><li>Pemerintah Indonesia membentuk Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI), yang kemudian menjadi TNI (Tentara Nasional Indonesia) untuk menjaga kedaulatan dan keamanan negara.</li><li>Indonesia menghadapi berbagai tantangan</li></ul><p>&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p><br>&nbsp;</p>

Berikut adalah perbandingan kondisi atau keadaan bangsa Indonesia sebelum dan sesudah merdeka dalam berbagai aspek:

Ekonomi: Sebelum Merdeka:

  • Ekonomi Indonesia sebagian besar didominasi oleh kolonial Belanda, dengan penekanan pada eksploitasi sumber daya alam dan pertanian untuk kepentingan Belanda.
  • Mayoritas penduduk hidup dalam kemiskinan dan kekurangan akses terhadap pendidikan dan layanan kesehatan.
  • Industri dan infrastruktur terbatas, serta terjadi ketidaksetaraan ekonomi yang signifikan antara pribumi dan pendatang.
  • Pemerintah Indonesia melakukan upaya besar-besaran untuk membangun ekonomi nasional, termasuk dengan nasionalisasi sejumlah industri utama dan peningkatan investasi dalam pembangunan infrastruktur.
  • Program-program pembangunan ekonomi diluncurkan, seperti Pembangunan Lima Tahunan, dengan fokus pada pertanian, industri, dan infrastruktur.
  • Terjadi pertumbuhan ekonomi yang signifikan dan peningkatan akses terhadap pendidikan, kesehatan, dan pelayanan dasar lainnya bagi rakyat Indonesia.

Pendidikan: Sebelum Merdeka:

  • Pendidikan terbatas dan hanya tersedia untuk segelintir orang, terutama dari kalangan elite.
  • Sistem pendidikan yang ada didominasi oleh pendidikan Belanda yang menekankan pada penanaman nilai-nilai kolonialisme dan budaya Barat.
  • Tingkat melek huruf rendah, dan kurangnya akses terhadap pendidikan formal bagi mayoritas penduduk.
  • Pemerintah Indonesia meluncurkan program-program pendidikan yang luas, termasuk pemberian pendidikan gratis dan wajib, serta pengembangan sistem pendidikan nasional yang merdeka dan mandiri.
  • Sekolah-sekolah dibangun di seluruh wilayah Indonesia, dengan penekanan pada pengembangan kurikulum yang mencerminkan nilai-nilai nasionalisme dan budaya Indonesia.
  • Tingkat melek huruf meningkat secara signifikan, dengan peningkatan akses terhadap pendidikan formal dan kesempatan pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Sosial: Sebelum Merdeka:

  • Masyarakat Indonesia terbagi berdasarkan kelas sosial dan etnis, dengan mayoritas penduduk pribumi hidup dalam kemiskinan dan terpinggirkan dari kekuasaan politik dan ekonomi.
  • Terjadi ketidaksetaraan gender dan diskriminasi terhadap perempuan dalam berbagai aspek kehidupan.
  • Masyarakat Indonesia hidup dalam suasana penindasan dan ketidakamanan, terutama di bawah pemerintahan kolonial Belanda.
  • Pemerintah Indonesia berupaya membangun negara yang adil dan merata, dengan peningkatan akses terhadap layanan dasar seperti kesehatan, perumahan, dan pekerjaan.
  • Upaya-upaya dilakukan untuk mengatasi ketimpangan sosial, termasuk dengan kebijakan redistribusi tanah dan pemberian bantuan kepada kelompok masyarakat yang rentan.
  • Peningkatan kesadaran akan hak-hak asasi manusia dan upaya untuk menghapuskan diskriminasi gender serta meningkatkan peran perempuan dalam pembangunan.

Pertahanan: Sebelum Merdeka:

  • Indonesia tidak memiliki kekuatan militer yang signifikan dan masih tergantung pada keamanan yang diberikan oleh pemerintah kolonial Belanda.
  • Terdapat konflik antara Belanda dan gerakan kemerdekaan Indonesia, yang melibatkan perjuangan bersenjata dan pertempuran antara pasukan Indonesia dan pasukan Belanda.
  • Pemerintah Indonesia membentuk Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI), yang kemudian menjadi TNI (Tentara Nasional Indonesia) untuk menjaga kedaulatan dan keamanan negara.
  • Indonesia menghadapi berbagai tantangan

 

 

 


 


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Segala sumber kekayaan yang terdapat di Indonesia berada di bawah kekuasaan ... A. negara bekas penjajah B. pejabat negara yang berpengaruh C. pemerintah untuk kepentingan seluruh rakyat D. pihak swasta E. warga negara Indonesia

41

3.5

Jawaban terverifikasi