Fika F

08 Maret 2022 03:48

Iklan

Fika F

08 Maret 2022 03:48

Pertanyaan

tuliskan sejarah masa demokrasi parlementer atau liberal di Indonesia

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

03

:

11

:

16

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

N. Shoimah

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Yogyakarta

09 Maret 2022 14:14

Jawaban terverifikasi

Halo Fika, kaka bantu jawab ya. Demokrasi Liberal adalah masa pemerintahan di Indonesia yang berlangsung sejak 1950-1959. Sistem pemerintahan pada masa ini menggunakan sistem parlementer dengan perdana menteri yang menjalankan pemerintahan dan bertanggung jawab kepada parlemen sementara Presiden hanya menjadi simbol negara. Yuk simak pembahasannya! Masa Demokrasi Liberal dimulai sejak dibubarkannya Republik Indonesia Serikat (RIS) pada tanggal 17 Agustus 1950 sampai dengan dikeluarkannya Dekrit Presiden 5 Juli 1959. Pada masa ini, sistem pemerintahan menggunakan sistem parlementer. Presiden hanyalah menjadi simbol negara, sedangkan yang menjalankan pemerintahan adalah perdana menteri dengan bertanggung jawab kepada parlemen. Ketika masa Demokrasi Liberal berlangsung, dasar konstitusi yang digunakan adalah UUD Sementara tahun 1950. Pemerintahan dijalankan oleh partai koalisi yang membentuk kabinet. Kelemahan sistem parlementer ini adalah mudahnya sebuah kabinet dijatuhkan sehingga kabinet tidak bisa bekerja dengan waktu yang semestinya (4-5 tahun). Berikut ini adalah daftar kabinet-kabinet yang pernah menjabat pada masa Demokrasi Liberal. 1. Kabinet Natsir (1950-1951). 2. Kabinet Sukiman (1951-1952). 3. Kabinet Wilopo (1952-1953). 4. Kabinet Ali Sastroamijoyo I (1953-1955). 5. Kabinet Burhanudin Harahap (1955-1956). 6. Kabinet Ali Sastroamijoyo II (1956-1957). 7. Kabinet Djuanda (1957-1959). Berakhirnya masa Demokrasi Liberal disebabkan karena kabinet-kabinet yang berkuasa tidak dapat menciptakan stabilitas politik sehingga banyak program kabinet yang tidak berjalan dengan baik. Alasan lainnnya adalah Konstituante telah gagal dalam membuat UUD baru. Hal ini mendorong Presiden Soekarno untuk mengeluarkan Dekrit Presiden 5 Juli 1959 sehingga sistem pemerintahan berganti menjadi sistem demokrasi yang semua keputusan terpusat pada pemimpin, yaitu Presiden Soekarno atau disebut juga sebagai Demokrasi Terpimpin. Dengan demikian, sejarah dimulainya Demokrasi Liberal ketika dibubarkannya RIS pada 17 Agustus 1950. Ciri dari Demokrasi Liberal, yakni menggunakan sistem parlementer dengan perdana menteri yang menjalankan pemerintahan dan bertanggung jawab kepada parlemen sementara Presiden hanya menjadi simbol negara. Berbagai kabinet-kabinet yang pernah menjabat pada masa ini seperti Kabinet Natsir, Sukiman, Wilopo, Ali I, Burhanudin Harahap, Ali II, dan Djuanda. Masa Demokrasi Liberal berakhir setelah Presiden Soekarno mengeluarkan Dekrit Presiden 5 Juli 1959. Semoga membantu ya :)


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

. Puncak kemarahan diponegoro terjadi dan hingga meletuslah perang setelah...

14

5.0

Jawaban terverifikasi