WEALLY A

17 April 2023 14:55

Iklan

WEALLY A

17 April 2023 14:55

Pertanyaan

Tuliskan mekanisme zat ekskresi hati secara lengkap dari perombakan eritrosit hingga menjadi sterkobilin dan urobilin....

Tuliskan mekanisme zat ekskresi hati secara lengkap dari perombakan eritrosit hingga menjadi sterkobilin dan urobilin....

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

03

:

55

:

36

Klaim

1

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

BimBim B

18 April 2023 01:56

Jawaban terverifikasi

<p>Zat ekskresi hati yang dihasilkan dari perombakan eritrosit adalah bilirubin. Berikut adalah mekanisme zat ekskresi hati secara lengkap dari perombakan eritrosit hingga menjadi sterkobilin dan urobilin:</p><ol><li>Eritrosit yang telah usang dihancurkan oleh makrofag dalam sistem retikuloendotelial (RES) pada limpa, hati, dan sumsum tulang.</li><li>Hemoglobin dalam eritrosit dipecah menjadi globin dan heme.</li><li>Heme kemudian dipecah menjadi biliverdin oleh enzim heme oksigenase.</li><li>Biliverdin kemudian diubah menjadi bilirubin oleh enzim biliverdin reduktase.</li><li>Bilirubin yang terbentuk kemudian diangkut oleh albumin menuju hati untuk mengalami konjugasi.</li><li>Di hati, bilirubin diubah menjadi bentuk yang lebih mudah larut dalam air dan mudah dikeluarkan dari tubuh dengan cara melekatkan molekul glikuronat melalui reaksi konjugasi dengan bantuan enzim uridine difosfat glukuronosil transferase (UGT).</li><li>Bilirubin yang telah dikonjugasi ini kemudian disekresikan ke dalam empedu dan diangkut ke usus halus.</li><li>Di usus halus, bakteri usus melakukan dekonjugasi bilirubin sehingga terbentuk urobilinogen.</li><li>Sebagian urobilinogen yang dihasilkan akan diserap kembali ke dalam darah dan diangkut ke ginjal untuk diekskresikan sebagai urobilin.</li><li>Sebagian urobilinogen yang tidak diserap kembali akan diubah oleh bakteri usus menjadi sterkobilin, yang memberikan warna coklat pada feses.</li></ol>

Zat ekskresi hati yang dihasilkan dari perombakan eritrosit adalah bilirubin. Berikut adalah mekanisme zat ekskresi hati secara lengkap dari perombakan eritrosit hingga menjadi sterkobilin dan urobilin:

  1. Eritrosit yang telah usang dihancurkan oleh makrofag dalam sistem retikuloendotelial (RES) pada limpa, hati, dan sumsum tulang.
  2. Hemoglobin dalam eritrosit dipecah menjadi globin dan heme.
  3. Heme kemudian dipecah menjadi biliverdin oleh enzim heme oksigenase.
  4. Biliverdin kemudian diubah menjadi bilirubin oleh enzim biliverdin reduktase.
  5. Bilirubin yang terbentuk kemudian diangkut oleh albumin menuju hati untuk mengalami konjugasi.
  6. Di hati, bilirubin diubah menjadi bentuk yang lebih mudah larut dalam air dan mudah dikeluarkan dari tubuh dengan cara melekatkan molekul glikuronat melalui reaksi konjugasi dengan bantuan enzim uridine difosfat glukuronosil transferase (UGT).
  7. Bilirubin yang telah dikonjugasi ini kemudian disekresikan ke dalam empedu dan diangkut ke usus halus.
  8. Di usus halus, bakteri usus melakukan dekonjugasi bilirubin sehingga terbentuk urobilinogen.
  9. Sebagian urobilinogen yang dihasilkan akan diserap kembali ke dalam darah dan diangkut ke ginjal untuk diekskresikan sebagai urobilin.
  10. Sebagian urobilinogen yang tidak diserap kembali akan diubah oleh bakteri usus menjadi sterkobilin, yang memberikan warna coklat pada feses.

Iklan

12_Frederick G

27 Mei 2023 12:55

Jawaban terverifikasi

Proses ekskresi zat oleh hati melibatkan beberapa tahapan yang kompleks. Berikut adalah mekanisme zat ekskresi hati dari perombakan eritrosit hingga menjadi sterkobilin dan urobilin: 1. Pemecahan Eritrosit: Ketika eritrosit atau sel darah merah usang dihancurkan, proses ini terjadi di jaringan retikuloendotelial (sistem makrofag hati dan sumsum tulang). Selama pemecahan eritrosit, komponen utamanya, yaitu hemoglobin, diubah menjadi zat berwarna kuning disebut bilirubin. 2. Pembentukan Bilirubin: Hemoglobin dalam eritrosit pecah menjadi heme dan globin. Heme kemudian diubah menjadi biliverdin oleh enzim oksigenase. Biliverdin selanjutnya diubah menjadi bilirubin oleh enzim biliverdin reduktase. Bilirubin tidak larut dalam air dan berikatan dengan albumin untuk diangkut ke hati. 3. Konjugasi Bilirubin: Di hati, bilirubin tidak terkonjugasi atau tidak larut dalam air. Oleh karena itu, hati mengubah bilirubin tidak terkonjugasi menjadi bentuk terkonjugasi, yaitu bilirubin terkonjugasi (bilirubin glukuronida) melalui reaksi dengan asam glukuronik dalam proses yang dikenal sebagai konjugasi. Bilirubin terkonjugasi menjadi larut dalam air dan dapat diekskresikan. 4. Ekspor Bilirubin: Bilirubin terkonjugasi yang larut dalam air dikumpulkan oleh hepatosit (sel hati) dan diekskresikan ke dalam saluran empedu. Dalam saluran empedu, bilirubin terkonjugasi bergabung dengan empedu dan membentuk garam empedu. 5. Penyimpanan Empedu: Empedu yang mengandung bilirubin terkonjugasi disimpan dalam kantung empedu (kandung empedu) hingga diperlukan untuk pencernaan makanan. 6. Ekskresi Melalui Saluran Pencernaan: Saat makanan mencapai usus halus, garam empedu dihidrolisis oleh bakteri usus menjadi asam empedu yang tidak terkonjugasi. Sebagian asam empedu akan kembali diserap kembali oleh usus halus dan dikembalikan ke hati dalam siklus enterohepatik. Namun, sebagian asam empedu akan tetap terlarut dalam usus halus dan berpindah ke usus besar. 7. Konversi ke Sterkobilin: Di usus besar, asam empedu yang tidak terkonjugasi diubah oleh bakteri usus menjadi senyawa yang disebut sterkobilinogen. Sterkobilinogen kemudian teroksidasi menjadi sterkobilin, yang memberikan warna coklat pada feses atau tinja. 8. Urobilin: Sebagian kecil sterkobilinogen diserap kembali ke dalam aliran darah melalui usus halus dan die kskresikan melalui ginjal sebagai urobilin. Urobilin memberikan warna kuning pada urine. Proses ini menunjukkan bagaimana zat ekskresi hati, seperti bilirubin, dihasilkan dari perombakan eritrosit dan kemudian dikonjugasikan, diekskresikan melalui saluran empedu ke usus, dan akhirnya menghasilkan sterkobilin dan urobilin.


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Jodohkan gambar dengan pola interaksi yang sesuai! 10. Beruang dengan ikan Pola interaksi a. Netralisme b. Predasi c. Simbiosis mutualisme d. Simbiosis komensalisme e. Simbiosis parasitisme f. Antibiosis

18

3.5

Jawaban terverifikasi