Lestari R

16 Maret 2022 20:34

Iklan

Lestari R

16 Maret 2022 20:34

Pertanyaan

Tuliskan lima tujuan yang hendak dicapai dalam pemetaan konflik sosial

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

14

:

09

:

48

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

A. Rafid

Mahasiswa/Alumni Universitas Brawijaya

27 Maret 2022 04:00

Jawaban terverifikasi

Halo Lestari, kakak bantu jawab ya! Jawabannya adalah memahami konflik dengan baik, melihat lebih jelas kondisi pihak yang berkonflik, mengetahui keseimbangan posisi dari pihak yang berkonflik, menganalisis waktu yang tepat untuk melakukan intervensi, dan melakukan evaluasi pasca konflik. Berikut penjelasannya ya! Pemetaan konflik merupakan salah satu teknik penyelesaian konflik dan alat yang sangat membantu dalam menganalisis dan memecahkan konflik. Ketika orang dengan titik pandang yang berbeda memetakan suatu situasi bersama-sama, maka akan belajar tentang pengalaman dan persepsi orang lain baik dari sisi konteks, isu, pihak-pihak yang terlibat, dan dinamika konflik. Adapun tujuan dari pemetaan konflik ialah sebagai berikut: 1. Memahami situasi konflik secara lebih baik, yaitu memahami konflik apa yang akan dipetakan. Dengan demikian, kita dapat mengetahui kapan konflik itu terjadi dan dapat melihat suatu konflik dari beberapa sudut pandang. 2. Melihat lebih jelas hubungan antara para pihak yang terlibat atau terkait langsung maupun tidak langsung, dengan memetakan konflik maka kita dapat mengetahui siapa saja pihak yang terlibat dalam suatu konflik. Hal ini dapat membantu kita dalam mencari data primer melalui wawancara tokoh informan kunci yang paling memahami konflik dan melakukan observasi lapangan. 3. Mengklarifikasi kekuatan pihak-pihak yang berkonflik, apabila telah diketahui pihak-pihak yang terlibat dalam konflik, maka dapat dilakukan proses klarifikasi berdasarkan kekuatan dari masing-masing pihak dalam mempengaruhi perkembangan konflik (pengaruh positif maupun negatif). 4. Mengecek keseimbangan aktivitas atau kontak seseorang, melalui peta konflik kita dapat mengetahui hubungan antara para pihak yang terlibat dalam konflik, maka frekuensi dan intensitas komunikasi dan aktivitas antar para pihak (termasuk pihak ketiga yang menangani konflik) dapat dipantau. Hal ini dapat membantu dalam menemukan cara yang tepat untuk dilalui guna memaksimalkan pengambilan tindakan dalam penanganan konflik. 5. Melihat sekutu atau aliansi potensial berada. dengan mengetahui pihak pro dan kontra antara para pihak yang terlibat dalam konflik, secara otomatis akan mempermudah dalam memetakan para pihak yang beraliansi dengan kelompok sekutu dan kelompok lawan. Penemuan tersebut akan memudahkan kerja praktisi yang menangani konflik untuk memanfaatkan mereka dalam penanganan konflik sesuai dengan kedudukan dan potensinya masing-masing. 6. Mengidentifikasi waktu untuk intervensi atau pengambilan tindakan, melalui pemetaan dapat diketahui 'kapan' waktu yang tepat untuk melakukan intervensi dan dari mana intervensi itu dilakukan. Hal ini bertujuan untuk menentukan dan merancang strategi penyelesaian konflik melalui visualisasi dalam gambar peta. 7. Mengevaluasi apa yang telah dilakukan, segala bentuk perkembangan konflik pasca dilakukan penanganan konflik akan terpantau lewat simbol yang diberikan dalam peta konflik. Dengan demikian, proses evaluasi dapat dilakukan guna mengetahui perkembangan konflik tersebut. Terima kasih sudah bertanya dan gunakan Roboguru, semoga membantu ya!


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Identifikasikan lima dampak positif konflik sosial!

15

5.0

Jawaban terverifikasi