Anonim A

16 September 2024 03:14

Iklan

Anonim A

16 September 2024 03:14

Pertanyaan

Tolong dibantu ya kak 1. Pengertian poster 2. Ciri-ciri poster 3. Struktur poster 4. jenis-jenis poster 5. tujuan poster 6. hal-hal yang menarik dalam poster 7. tempat-tempat ditemukannya poster tolong dijelaskan secara rinci ya kak.

Tolong dibantu ya kak

1. Pengertian poster

2. Ciri-ciri poster

3. Struktur poster

4. jenis-jenis poster

5. tujuan poster

6. hal-hal yang menarik dalam poster

7. tempat-tempat ditemukannya poster

 

tolong dijelaskan secara rinci ya kak. 

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

08

:

26

:

45

Klaim

4

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Rania R

16 September 2024 06:13

Jawaban terverifikasi

<p><strong>1. Pengertian Poster</strong><br>Poster adalah media publikasi visual yang menggabungkan teks dan gambar dengan tujuan memberikan informasi atau mengajak masyarakat melakukan sesuatu. Poster biasanya ditempel di tempat umum agar dapat dilihat oleh banyak orang.<br><strong>2. Ciri-ciri Poster</strong><br>• Menggunakan bahasa yang singkat, padat, dan jelas.<br>• Menggabungkan elemen visual dan teks untuk menarik perhatian.<br>• Ukurannya besar sehingga mudah dilihat dari jarak tertentu.<br>• Ditempel di tempat-tempat strategis.<br>• Memiliki tujuan persuasif atau informatif.<br><strong>3. Struktur Poster</strong><br>• <strong>Judul:</strong> Menarik perhatian dan biasanya ditulis dengan huruf besar.<br>• <strong>Gambar/Visual:</strong> Daya tarik utama yang mendukung pesan yang disampaikan.<br>• <strong>Teks:</strong> Informasi singkat dan jelas terkait pesan poster.<br>• <strong>Slogan:</strong> Kalimat singkat yang mudah diingat untuk memperkuat pesan.<br>• <strong>Kontak/Informasi Tambahan:</strong> Bisa berupa alamat, nomor telepon, atau situs web.<br><strong>4. Jenis-jenis Poster</strong><br>• <strong>Poster</strong> <strong>Niaga:</strong> Bertujuan untuk mempromosikan produk atau layanan.<br>• <strong>Poster</strong> <strong>Layanan</strong> <strong>Masyarakat:</strong> Memberikan informasi tentang isu sosial.<br>• <strong>Poster</strong> <strong>Pendidikan:</strong> Digunakan untuk memberikan informasi edukatif.<br>• <strong>Poster</strong> <strong>Kegiatan:</strong> Untuk mempromosikan acara atau kegiatan.<br>• <strong>Poster</strong> <strong>Propaganda:</strong> Mengajak masyarakat untuk mendukung suatu ide atau gerakan.<br><strong>5. Tujuan Poster</strong><br>• Menyampaikan informasi dengan cara yang menarik dan mudah dipahami.<br>• Mengajak atau mempengaruhi orang untuk melakukan tindakan tertentu.<br>• Menyampaikan pesan sosial, komersial, atau edukatif.<br>6. Hal-hal yang Menarik dalam Poster<br>• Desain grafis yang mencolok dan kreatif.<br>• Pemilihan warna yang kontras dan sesuai dengan pesan.<br>• Font yang mudah dibaca dan menarik.<br>• Penggunaan gambar atau ilustrasi yang relevan dengan topik.<br>• Slogan atau kalimat singkat yang mudah diingat.<br><strong>7. Tempat-tempat Ditemukannya Poster</strong><br>• Sekolah, kampus, dan perpustakaan.<br>• Taman, jalanan, atau ruang publik.<br>• Pusat perbelanjaan dan supermarket.<br>• Pusat kesehatan, rumah sakit, dan klinik.<br>• Tempat acara, seperti konser atau pameran.</p>

1. Pengertian Poster
Poster adalah media publikasi visual yang menggabungkan teks dan gambar dengan tujuan memberikan informasi atau mengajak masyarakat melakukan sesuatu. Poster biasanya ditempel di tempat umum agar dapat dilihat oleh banyak orang.
2. Ciri-ciri Poster
• Menggunakan bahasa yang singkat, padat, dan jelas.
• Menggabungkan elemen visual dan teks untuk menarik perhatian.
• Ukurannya besar sehingga mudah dilihat dari jarak tertentu.
• Ditempel di tempat-tempat strategis.
• Memiliki tujuan persuasif atau informatif.
3. Struktur Poster
Judul: Menarik perhatian dan biasanya ditulis dengan huruf besar.
Gambar/Visual: Daya tarik utama yang mendukung pesan yang disampaikan.
Teks: Informasi singkat dan jelas terkait pesan poster.
Slogan: Kalimat singkat yang mudah diingat untuk memperkuat pesan.
Kontak/Informasi Tambahan: Bisa berupa alamat, nomor telepon, atau situs web.
4. Jenis-jenis Poster
Poster Niaga: Bertujuan untuk mempromosikan produk atau layanan.
Poster Layanan Masyarakat: Memberikan informasi tentang isu sosial.
Poster Pendidikan: Digunakan untuk memberikan informasi edukatif.
Poster Kegiatan: Untuk mempromosikan acara atau kegiatan.
Poster Propaganda: Mengajak masyarakat untuk mendukung suatu ide atau gerakan.
5. Tujuan Poster
• Menyampaikan informasi dengan cara yang menarik dan mudah dipahami.
• Mengajak atau mempengaruhi orang untuk melakukan tindakan tertentu.
• Menyampaikan pesan sosial, komersial, atau edukatif.
6. Hal-hal yang Menarik dalam Poster
• Desain grafis yang mencolok dan kreatif.
• Pemilihan warna yang kontras dan sesuai dengan pesan.
• Font yang mudah dibaca dan menarik.
• Penggunaan gambar atau ilustrasi yang relevan dengan topik.
• Slogan atau kalimat singkat yang mudah diingat.
7. Tempat-tempat Ditemukannya Poster
• Sekolah, kampus, dan perpustakaan.
• Taman, jalanan, atau ruang publik.
• Pusat perbelanjaan dan supermarket.
• Pusat kesehatan, rumah sakit, dan klinik.
• Tempat acara, seperti konser atau pameran.


Iklan

Rendi R

Community

16 September 2024 09:44

Jawaban terverifikasi

<p>&nbsp;Tentu! Berikut penjelasan secara rinci mengenai <strong>poster</strong>:</p><p>1. <strong>Pengertian Poster</strong></p><p>Poster adalah media komunikasi visual yang terdiri dari gambar dan teks yang bertujuan untuk menyampaikan informasi, pesan, atau ajakan secara singkat dan menarik. Poster biasanya ditempel di tempat umum yang ramai agar bisa dilihat oleh banyak orang.</p><p>2. <strong>Ciri-Ciri Poster</strong></p><ul><li><strong>Singkat dan jelas</strong>: Informasi yang disampaikan menggunakan teks yang singkat, padat, dan langsung pada tujuan.</li><li><strong>Visual menarik</strong>: Poster dilengkapi dengan gambar, ilustrasi, atau desain yang menarik perhatian.</li><li><strong>Bahasa persuasif</strong>: Poster menggunakan bahasa yang dapat mempengaruhi atau mengajak orang untuk melakukan sesuatu.</li><li><strong>Ukuran besar</strong>: Poster biasanya berukuran besar agar mudah dilihat dari jarak jauh.</li><li><strong>Penempatan strategis</strong>: Poster dipasang di tempat-tempat yang strategis dan sering dilalui orang.</li></ul><p>3. <strong>Struktur Poster</strong></p><ul><li><strong>Judul</strong>: Merupakan teks utama yang ditonjolkan, biasanya besar dan mencolok untuk menarik perhatian.</li><li><strong>Gambar/Visual</strong>: Elemen visual yang mendukung pesan yang disampaikan. Gambar biasanya menjadi daya tarik utama.</li><li><strong>Teks Pendukung</strong>: Informasi singkat yang menjelaskan atau memperkuat judul dan visual. Biasanya berupa kalimat singkat atau slogan.</li><li><strong>Ajakan/Aksi</strong>: Kalimat yang mengajak orang untuk melakukan sesuatu (contoh: “Ayo Ikut!”, “Segera Daftar!”, dll).</li><li><strong>Kredit/Logo</strong>: Terkadang terdapat logo atau nama pihak yang membuat atau mendukung poster.</li></ul><p>4. <strong>Jenis-Jenis Poster</strong></p><ul><li><strong>Poster Komersial</strong>: Poster yang digunakan untuk promosi produk atau layanan, misalnya iklan produk, film, atau acara.</li><li><strong>Poster Layanan Masyarakat</strong>: Poster yang bertujuan untuk memberikan informasi atau ajakan kepada masyarakat, misalnya tentang kesehatan, kebersihan, atau kampanye lingkungan.</li><li><strong>Poster Pendidikan</strong>: Poster yang digunakan untuk tujuan edukasi, misalnya tentang pentingnya belajar, kampanye anti-narkoba, atau perlindungan lingkungan.</li><li><strong>Poster Kegiatan</strong>: Poster yang mengumumkan acara atau kegiatan tertentu, seperti konser, seminar, atau pameran.</li><li><strong>Poster Propaganda</strong>: Poster yang bertujuan untuk menyampaikan ideologi atau ajakan terkait politik atau sosial.</li></ul><p>5. <strong>Tujuan Poster</strong></p><ul><li><strong>Mempromosikan produk atau layanan</strong>: Poster dapat digunakan untuk memperkenalkan atau mempromosikan barang atau jasa tertentu kepada masyarakat.</li><li><strong>Mengajak melakukan tindakan</strong>: Poster berfungsi sebagai alat untuk mengajak orang melakukan sesuatu, misalnya datang ke acara, membeli produk, atau mendukung kampanye tertentu.</li><li><strong>Memberikan informasi</strong>: Poster juga berfungsi untuk menyebarkan informasi penting kepada masyarakat secara cepat dan mudah.</li><li><strong>Mempengaruhi opini publik</strong>: Poster dapat digunakan untuk menyampaikan gagasan atau ide yang bisa mengubah cara pandang masyarakat.</li></ul><p>6. <strong>Hal-Hal yang Menarik dalam Poster</strong></p><ul><li><strong>Warna</strong>: Penggunaan warna yang mencolok dan kontras dapat menarik perhatian orang dari kejauhan.</li><li><strong>Gambar/Ilustrasi</strong>: Visual yang menarik atau unik sering kali menjadi fokus utama dalam poster.</li><li><strong>Tipografi</strong>: Penggunaan huruf yang jelas, mudah dibaca, dan mencolok dapat membuat pesan dalam poster tersampaikan dengan baik.</li><li><strong>Pesan Singkat dan Kuat</strong>: Poster yang berhasil biasanya menggunakan kata-kata yang singkat tetapi penuh makna dan mudah diingat.</li><li><strong>Desain yang Sederhana dan Efektif</strong>: Desain yang tidak terlalu rumit tetapi efektif dalam menyampaikan pesan.</li></ul><p>7. <strong>Tempat-Tempat Ditemukannya Poster</strong></p><ul><li><strong>Tempat umum</strong>: Seperti stasiun, terminal, pasar, atau pusat perbelanjaan.</li><li><strong>Sekolah dan kampus</strong>: Poster di tempat ini biasanya berisi informasi tentang acara, pendaftaran, atau kampanye pendidikan.</li><li><strong>Rumah sakit dan klinik</strong>: Poster kesehatan tentang kebersihan, pola hidup sehat, atau kampanye vaksinasi sering ditemukan di sini.</li><li><strong>Gedung pemerintahan</strong>: Poster layanan masyarakat atau kampanye pemerintah sering kali ditemukan di tempat-tempat seperti kantor kelurahan atau balai kota.</li><li><strong>Jalan raya</strong>: Poster di pinggir jalan atau di papan reklame berfungsi untuk menarik perhatian pengendara atau pejalan kaki.</li><li><strong>Media sosial</strong>: Di zaman modern, poster digital banyak tersebar di media sosial sebagai cara untuk menjangkau lebih banyak orang secara cepat.</li></ul><p>Semoga penjelasan ini membantu untuk memahami tentang poster secara lebih rinci! 😊</p>

 Tentu! Berikut penjelasan secara rinci mengenai poster:

1. Pengertian Poster

Poster adalah media komunikasi visual yang terdiri dari gambar dan teks yang bertujuan untuk menyampaikan informasi, pesan, atau ajakan secara singkat dan menarik. Poster biasanya ditempel di tempat umum yang ramai agar bisa dilihat oleh banyak orang.

2. Ciri-Ciri Poster

  • Singkat dan jelas: Informasi yang disampaikan menggunakan teks yang singkat, padat, dan langsung pada tujuan.
  • Visual menarik: Poster dilengkapi dengan gambar, ilustrasi, atau desain yang menarik perhatian.
  • Bahasa persuasif: Poster menggunakan bahasa yang dapat mempengaruhi atau mengajak orang untuk melakukan sesuatu.
  • Ukuran besar: Poster biasanya berukuran besar agar mudah dilihat dari jarak jauh.
  • Penempatan strategis: Poster dipasang di tempat-tempat yang strategis dan sering dilalui orang.

3. Struktur Poster

  • Judul: Merupakan teks utama yang ditonjolkan, biasanya besar dan mencolok untuk menarik perhatian.
  • Gambar/Visual: Elemen visual yang mendukung pesan yang disampaikan. Gambar biasanya menjadi daya tarik utama.
  • Teks Pendukung: Informasi singkat yang menjelaskan atau memperkuat judul dan visual. Biasanya berupa kalimat singkat atau slogan.
  • Ajakan/Aksi: Kalimat yang mengajak orang untuk melakukan sesuatu (contoh: “Ayo Ikut!”, “Segera Daftar!”, dll).
  • Kredit/Logo: Terkadang terdapat logo atau nama pihak yang membuat atau mendukung poster.

4. Jenis-Jenis Poster

  • Poster Komersial: Poster yang digunakan untuk promosi produk atau layanan, misalnya iklan produk, film, atau acara.
  • Poster Layanan Masyarakat: Poster yang bertujuan untuk memberikan informasi atau ajakan kepada masyarakat, misalnya tentang kesehatan, kebersihan, atau kampanye lingkungan.
  • Poster Pendidikan: Poster yang digunakan untuk tujuan edukasi, misalnya tentang pentingnya belajar, kampanye anti-narkoba, atau perlindungan lingkungan.
  • Poster Kegiatan: Poster yang mengumumkan acara atau kegiatan tertentu, seperti konser, seminar, atau pameran.
  • Poster Propaganda: Poster yang bertujuan untuk menyampaikan ideologi atau ajakan terkait politik atau sosial.

5. Tujuan Poster

  • Mempromosikan produk atau layanan: Poster dapat digunakan untuk memperkenalkan atau mempromosikan barang atau jasa tertentu kepada masyarakat.
  • Mengajak melakukan tindakan: Poster berfungsi sebagai alat untuk mengajak orang melakukan sesuatu, misalnya datang ke acara, membeli produk, atau mendukung kampanye tertentu.
  • Memberikan informasi: Poster juga berfungsi untuk menyebarkan informasi penting kepada masyarakat secara cepat dan mudah.
  • Mempengaruhi opini publik: Poster dapat digunakan untuk menyampaikan gagasan atau ide yang bisa mengubah cara pandang masyarakat.

6. Hal-Hal yang Menarik dalam Poster

  • Warna: Penggunaan warna yang mencolok dan kontras dapat menarik perhatian orang dari kejauhan.
  • Gambar/Ilustrasi: Visual yang menarik atau unik sering kali menjadi fokus utama dalam poster.
  • Tipografi: Penggunaan huruf yang jelas, mudah dibaca, dan mencolok dapat membuat pesan dalam poster tersampaikan dengan baik.
  • Pesan Singkat dan Kuat: Poster yang berhasil biasanya menggunakan kata-kata yang singkat tetapi penuh makna dan mudah diingat.
  • Desain yang Sederhana dan Efektif: Desain yang tidak terlalu rumit tetapi efektif dalam menyampaikan pesan.

7. Tempat-Tempat Ditemukannya Poster

  • Tempat umum: Seperti stasiun, terminal, pasar, atau pusat perbelanjaan.
  • Sekolah dan kampus: Poster di tempat ini biasanya berisi informasi tentang acara, pendaftaran, atau kampanye pendidikan.
  • Rumah sakit dan klinik: Poster kesehatan tentang kebersihan, pola hidup sehat, atau kampanye vaksinasi sering ditemukan di sini.
  • Gedung pemerintahan: Poster layanan masyarakat atau kampanye pemerintah sering kali ditemukan di tempat-tempat seperti kantor kelurahan atau balai kota.
  • Jalan raya: Poster di pinggir jalan atau di papan reklame berfungsi untuk menarik perhatian pengendara atau pejalan kaki.
  • Media sosial: Di zaman modern, poster digital banyak tersebar di media sosial sebagai cara untuk menjangkau lebih banyak orang secara cepat.

Semoga penjelasan ini membantu untuk memahami tentang poster secara lebih rinci! 😊


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

A. BERILAH TANDA SILANG (X) PADA HURUF A, B, ATAU C PADA JAWABAN YANG BENAR! 1. Kerajaan Hindu tertua di Indonesia adalah kerajaan …. a. Sriwijaya b. Singasari c. Kutai d. Majapahit 2. Prasasti Batu Bertulis, Prasasti Tugu dan Prasasti Kebon Kopi adalah peninggalan kerajaan …. a. Majapahit b. Demak c. Tarumanegara d. Gowa-Tallo 3. Kerajaan Mataram Islam mencapai puncak kejayaan pada masa pemerintahan …. a. Hayam Wuruk b. Sultan Agung c. Sultan Ageng Tirtayasa d. Sultan Hasanudin 4. Kerajaan Islam pertama di Indonesia adalah …. a. Aceh b. Demak c. Gowa-Tallo d. Samudra Pasai 5. Berikut adalah peninggalan kerajaan Islam, kecuali … a. Masjid Demak b. Menara Kudus c. Candi Borobudur d. Pondok Pesantren 6. Kerajaan Majapahit dikenal dengan kerajaan yang mempunyai …. a. Permaisuri yang cantik-cantik b. Angkatan darat yang banyak c. Raja-raja yang bijak d. Kekuatan maritim yang besar 7. Berikut ini yang bukan termasuk kenampakan alam adalah …. a. Sungai b. Pelabuhan c. Danau d. Gunung 8. Daratan yang menjorok ke laut dinamakan …. a. Lembah b. Teluk c. Selat d. Tanjung 9. Wilayah Indonesia dibagi menjadi …. waktu. a. 3 bagian b. 4 bagian c. 2 bagian d. 1 bagian 10. Dataran tinggi Dieng terdapat di Provinsi …. a. Jawa Tengah b. Jawa timur c. Jawa barat d. Banten 11. Kota Semarang, Palembang dan Padang termasuk wilayah Indonesia dengan pembagian waktu … a. WITA b. WIB c. WIT d. WIS 12. Keanekaragaman suku-suku bangsa Indonesia antara lain dipengaruhi oleh …. a. Perbedaan kondisi lingkungan yang ditempati b. Persamaan lingkungan pulau yang ditempati c. Banyaknya gunung berapi di Indonesia d. Perbedaan jenis iklim antar pulau di Indonesia 13. Suku Asmat, Bintuni dan Sentani berasal dari pulau …. a. Kalimantan b. Sumatra c. Papua d. Jawa 14. Upacara pembakaran jenazah di Bali dikenal dengan nama …. a. Wiwit b. Legong c. Ngaben d. Kecak 15. Berikut adalah suku-suku yang ada di pulau Jawa, kecuali …. a. Jawa b. Sunda c. Toraja d. Tengger 16. Alat musik berikut ini yang berasal dari daerah Nusa Tenggara adalah …. a. Bonang b. Sasando c. Popondi d. Rebab 17. Berikut ini adalah contoh pakaian adat yang benar sesuai daerah asalnya adalah …. a. Ulos dari Jawa Barat b. Baju Kurung dari Sumatra Barat c. Beskap dari Sumatra Utara d. Kebaya dari Kalimantan Selatan 18. Berikut yang tidak termasuk kebudayaan daerah Indonesia adalah …. a. Tarian daerah b. Lagu daerah c. Bahasa daerah d. Tanah daerah 19. Orang yang menggunakan jasa atau barang disebut …. a. produsen b. Distributor c. Konsumen d. Penyalur 20. Kegiatan ekonomi yang menghasilkan barang, yaitu …. a. Usaha angkutan b. Usaha tukang cukur c. Usaha pelayanan kesehatan d. Usaha membuat makanan

9

5.0

Jawaban terverifikasi

Untuk mengendalikan inflasi, pemerintah dapat melakukan kebijakan moneter .... a. Ekspansif dengan menaikkan reserve requirement ratio b. Ekspansif dengan menurunkan reserve requirement ratio c. Kontraktif dengan menaikkan reserve requirement ratio d. Kontraktif dengan menurunkan reserve requirement ratio e. Ekspansif dengan menaikkan tingkat diskonto Bila Bank Indonesia melakukan kebijakan moneter ekspansif, ceteris paribus maka .... a. Menimbulkan inflasi di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas b. Menimbulkan deflasi di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas c. Tingkat bunga meningkat di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas d. Tingkat bunga turun di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas e. Tingkat bunga turun di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) vertikal Kebijakan fiskal kontraktif dilakukan dengan cara .... a. Menurunkan pengeluaran pemerintah (G), menambah pembayaran transfer (Tr) dan meningkatkan pemungutan pajak (Tx) b. Menurunkan G, mengurangi Tr, dan meningkatkan Tx c. Menurunkan G, menambah Tr, dan menurunkan Tx d. Meningkatkan G, mengurangi Tr, dan menurunkan Tx e. Meningkatkan G, menambah Tr, dan menurunkan Tx Cara yang dilakukan kebijakan tingkat diskonto oleh Bank Sentral dalam melakukan kebijakan moneter adalah .... a. Mengatur jumlah pemberian kredit b. Menetapkan harga surat-surat berharga di pasar uang c. Menetapkan giro wajib minimum (reserved requirement ratio) d. Mengatur tingkat bunga tabungan e. Mengatur tingkat bunga pinjaman bank sentral kepada bank umum Perhatikan beberapa pernyataan berikut. 1). Menaikkan tarif pajak. 2). Diversifikasi pajak. 3). Menaikkan suku bunga. 4). Politik pasar terbuka. 5). Mengadakan diskriminasi harga. Yang termasuk kebijakan fiskal adalah .... a. 1) dan 2) b. 2) dan 3) c. 3) dan 4) d. 3) dan 5) e. 4) dan 5) Investasi bank lesu, daya beli melemah akan berdampak kepada apresiasi rupiah terhadap mata uang asing memburuk. Kebijakan moneter yang paling tepat dilakukan pemerintah adalah .... a. Menaikkan suku bunga bank b. Membeli surat berharga c. Memberikan subsidi kepada masyarakat d. Membatasi pengeluaran negara e. Menaikkan pajak penghasilan Akibat yang ditimbulkan dari kebijakan fiskal ekspansif bila tidak diikuti dengan kebijakan moneter yang ekspansif adalah .... a. Output bertambah, suku bunga tetap b. Output bertambah, suku bunga turun c. Output bertambah, suku bunga naik d. Output turun, suku bunga naik e. Output turun, suku bunga turun Di bawah ini yang tidak termasuk jenis kebijakan moneter berhubungan dengan pengaturan jumlah uang yang beredar di masyarakat, adalah .... a. Kebijakan moneter ekspansif (Monetary Expansive Policy) b. Operasi pasar terbuka (Open Market Operation) c. Kebijakan moneter kontraktif (Monetary Contractive Policy)/ Tight Money Policy d. Fasilitas diskonto (Discount Rate) e. Meningkatkan jumlah barang di pasar output Pada saat nilai rupiah terhadap dolar mengalami pelemahan dari Rp10.500,00 menjadi Rp11.760,00 harga barang impor mengalami kenaikan. Kebijakan moneter yang dilakukan oleh Bank Indonesia adalah .... a. Memborong dolar Amerika di pasar uang untuk membayar utang b. Meningkatkan produksi barang dan jasa bagi masyarakat c. Membeli surat berharga jangka panjang di pasar modal d. Menginstruksikan bank umum untuk menambah cadangan e. Menurunkan suku bunga tabungan dan pinjaman Ketika kebutuhan kedelai meningkat dan petani gagal panen karena terserang hama maka pemerintah harus mengimpor kedelai dari luar negeri yang harganya lebih mahal. Kebijakan yang harus dilakukan oleh pemerintah adalah .... a. Menentukan tarif pajak kedelai lebih rendah dari sebelumnya b. Menentukan standar harga kedelai dari yang rendah sampai mahal c. Memberikan subsidi kepada petani yang menghasilkan kedelai d. Meningkatkan produktivitas kedelai dengan mengganti tanaman padi e. Membatasi impor kedelai dan meningkatkan ekspor ke luar negeri Operasi pasar terbuka dalam pengendalian uang yang beredar dalam masyarakat dapat dilakukan dengan cara .... a. Membeli surat berharga pemerintah dan Menjual surat-surat berharga pemerintah b. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Menjual surat-surat berharga pemerintah c. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Membeli surat berharga pemerintah d. Menurunkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Membeli surat berharga pemerintah e. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Menurunkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum Perhatikan pernyataan berikut. 1). Politik diskonto 2). Menaikkan pajak 3). Politik pasar terbuka 4). Menaikkan cash ratio 5). Meningkatkan impor 6). Meningkatkan pinjaman Dari cara yang diterapkan pemerintah tersebut, yang merupakan kebijakan moneter adalah .... a. 1), 2), dan 3) b. 1), 3), dan 4) c. 2), 4), dan 5) d. 3), 4), dan 5) e. 4), 5), dan 6) Kondisi saat pemerintah sebaiknya tidak memberlakukan kebijakan fiskal maupun kebijakan moneter adalah .... a. Ekonomi mengalami deflasi b. Perekonomian berada dibawah output potensialnya c. Tidak terjadi inflasi dan tingkat pengangguran berada dibawah target tingkat pengangguran d. Tingkat pengangguran berada diatas target tingkat pengangguran e. Ekonomi mengalami inflasi Bank sentral memasok dana ke dalam cadangan perbankan sebesar Rp10 triliun, pada saat yang sama bank sentral menetapkan rasio kebutuhan cadangan sebesar 2%. Dari proses penciptaan uang, jumlah uang yang beredar dapat bertambah sebesar .... a. Rp10,2 triliun b. Rp12 triliun c. Rp50 triliun d. Rp102 triliun e. Rp500 triliun Bank X menerima tambahan deposit Rp500 juta dan menyalurkannya sebagai kredit pada nasabah A setelah dikurangi cadangan wajib perbankan 10%. Bila A menyimpan pinjamannya pada Bank Y dan bank ini menyisihkan cadangan dengan rasio yang sama, dan menyalurkan sebagai kredit, begitu seterusnya. Jumlah uang yang beredar adalah .... a. 50 juta b. 500 juta c. 1.000 juta d. 5.000 juta e. 50.000 juta Apabila GWM atau reserve requirement bank-bank umum sebesar 5%, maka multiplier deposit adalah sebesar .... a. 5 b. 10 c. 15 d. 20 e. 25 Jika GWM dinaikkan dari 5% menjadi 10 %, maka .... a. Multiplier naik menjadi 10 kali b. Multiplier turun menjadi 10 kali c. Multiplier tetap d. Multiplier naik menjadi 50 kali e. Multiplier turun menjadi 5 kali Jika defisit riil senilai Rp100 Miliar dengan tingkat inflasi sebesar 7.5% dan defisit nominal senilai Rp400 Miliar, maka total utang akan sebesar .... a. Rp1 Triliun b. Rp2 Triliun c. Rp3 Triliun d. Rp4 Triliun e. Rp5 Triliun Misalkan sistem perbankan memiliki Rp100.000.000,- dalam bentuk simpanan dan Rp35.000.000,- dalam bentuk cadangan, sedangkan giro wajib minimum (GWM) adalah 20% dan masyarakat diasumsikan tidak menyimpan uang dalam bentuk kas, nilai maksimum yang dapat ditambahkan oleh bank ke dalam penawaran uang adalah sebesar .... a. Rp15.000.000,- b. Rp75.000.000,- c. Rp175.000.000,- d. Rp500.000.000,- e. Rp675.000.000,- Untuk menjaga stabilitas nilai mata uang, pemerintah dalam hal ini Bank Sentral dapat menggunakan berbagai macam kebijakan moneter. Ketika terjadi inflasi salah satu kebijakan yang dikeluarkan adalah menginstruksikan bank umum untuk menambah cadangan/persediaan kas (cash ratio policy). Dampak dari penerapan kebijakan tersebut adalah .... a. Jumlah uang yang beredar akan bertambah sehingga harga barang akan mengalami penurunan b. Harga barang akan mengalami penurunan sebagai akibat jumlah uang yang beredar berkurang c. Penambah cadangan pada bank umum menimbulkan jumlah uang semakin banyak beredar d. Jumlah barang akan semakin banyak beredar sebagai akibat dari kelangkaan jumlah uang e. Penambahan jumlah barang tidak dapat dihindari karena modal perusahaan semakin bertambah Apabila diketahui bahwa Indonesia mengalami defisit anggaran nominal (nominal deficit) sebesar Rp400 Triliun, defisit anggaran riil (real deficit) sebesar Rp360 Triliun, dan total utang Indonesia mencapai Rp2.000 Triliun, maka tingkat inflasi Indonesia mencapai .... a. 0,5% b. 1,0% c. 1,5% d. 2,0% e. 2,5% Jika defisit riil senilai Rp200 Miliar dengan tingkat inflasi sebesar 10% dan defisit nominal senilai Rp800 Miliar, maka total utang akan sebesar .... a. Rp3 Triliun b. Rp4 Triliun c. Rp5 Triliun d. Rp6 Triliun e. Rp8 Triliun Berikut ini adalah berbagai kebijakan yang dapat dilakukan oleh institusi Bank Indonesia sebagai bank sentral, kecuali .... a. Operasi pasar terbuka b. Menetapkan giro wajib minimum c. Menjual saham d. Kebijakan tingkat diskonto e. Pengawasan kredit secara selektif Apabila tingkat inflasi pada 2020 adalah 10 % dan kemudian pada 2021 menjadi 7 %, manakah dari pernyataan berikut yang paling tepat? a. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga turun b. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga naik c. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga tetap d. Tingkat inflasi meningkat dan tingkat harga naik e. Tingkat inflasi meningkat dan tingkat harga turun Misalkan sistem perbankan memiliki Rp100.000.000,- dalam bentuk simpanan dan Rp35.000.000,- dalam bentuk cadangan, sedangkan giro wajib minimum (GWM) adalah 20% dan masyarakat diasumsikan tidak menyimpan uang dalam bentuk kas, nilai maksimum yang dapat ditambahkan oleh bank ke dalam penawaran uang adalah sebesar .... a. Rp15.000.000,- b. Rp75.000.000,- c. Rp175.000.000,- d. Rp500.000.000,- e. Rp675.000.000,-

14

0.0

Jawaban terverifikasi