Grecia G

27 Juli 2023 08:38

Iklan

Grecia G

27 Juli 2023 08:38

Pertanyaan

Tolong di bantu ya

Tolong di bantu ya 

alt

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

18

:

47

:

43

Klaim

1

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Rara W

31 Juli 2023 11:55

Jawaban terverifikasi

<p>1. Bentuk ancaman : pemberontakan darul islam/tentara islam</p><p>&nbsp; &nbsp; Tahun kejadian :7 agustus 1949</p><p>&nbsp; &nbsp; &nbsp;Tujuan:untuk mengganti Pancasila sebagai negara dengan syariat islam</p><p>2.Bentuk ancaman:pemberontakan Republik maluku selatan(RMS)</p><p>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;Tahun:25 april 1950</p><p>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;Tujuan:untuk membentuk negara sendiri&nbsp;</p><p>3.ancaman:pemerintahan revolusioner Republik indonesia(PRRI)/perjuangan rakyat sementara (Persemesta)</p><p>&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; Tahun:1957-1958</p>

1. Bentuk ancaman : pemberontakan darul islam/tentara islam

    Tahun kejadian :7 agustus 1949

     Tujuan:untuk mengganti Pancasila sebagai negara dengan syariat islam

2.Bentuk ancaman:pemberontakan Republik maluku selatan(RMS)

       Tahun:25 april 1950

       Tujuan:untuk membentuk negara sendiri 

3.ancaman:pemerintahan revolusioner Republik indonesia(PRRI)/perjuangan rakyat sementara (Persemesta)

        Tahun:1957-1958


Iklan

KemazIbrahim K

25 Agustus 2023 10:08

Jawaban terverifikasi

<ul><li><strong>1. &nbsp;Bentuk Ancaman:</strong>Pemberontakan Darul Islam/Tentarra Islam Indonesia (DI/TII)</li><li>&nbsp; <strong>Tahun: </strong>7 Agustus 1949</li><li>&nbsp;<strong>Tujuan: </strong>untuk mengganti Pancasila sebagai dasar negara dengan syari'at Islam.<br>&nbsp;</li><li>2. <strong>Bentum Ancaman: </strong>Pemberontakan Republik Maluku Selatan (RMS)<br>&nbsp;</li><li><strong>Tahun: </strong>25 April 1950</li><li><strong>Tujuan: </strong>Pemberontakan RMS bertujuan untuk membentuk negara sendiri yang didirikan&nbsp;</li></ul><p>&nbsp;</p><ul><li>3.<strong>Bentuk Ancaman</strong>: Pemberontakan Angkatan Perang Ratu Adil (APRA)<br>&nbsp;</li><li><strong>Tahun: </strong>23 Januari 1950</li><li><strong>Tujuan: </strong>Gerakan APRA bertujuan untuk mempertahankan bentuk negara federal di Indonesia, serta memiliki tentara sendiri bagi negara-negara RIS.</li></ul><p>&nbsp;</p><ul><li>4. <strong>Ancaman: </strong>Pemerintah Revolusioner Republik Indonesia (PRRI)/Permesta</li><li><strong>Tahun: </strong>15 Februari 1957-1958</li><li><strong>Tujuan: </strong>Gerakan ini merupakan bentuk koreksi untuk pemerintahan pusat yang dipimpin Presiden Soekarno yang dianggap melanggar undang-undang, sentralistis, dan tidak adil dengan mengabaikan pembangunan di daerah.</li></ul><p>&nbsp;</p><ul><li>5. <strong>Bentuk Ancaman: </strong>Pemberontakan PKI di Madiun<br>&nbsp;</li><li><strong>Tahun: </strong>18 September 1948</li><li><strong>Tujuan: </strong>Pemberontakan PKI di Madiun bertujuan untuk mendirikan Negara Soviet Indonesia yang berideologi komunis.<br>&nbsp;</li></ul><p>&nbsp;</p><ul><li>6. <strong>Bentuk Ancaman: </strong>Perubahan bentuk negara dari Republik Indonesia Serikat menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia<br>&nbsp;</li><li>Di masa awal kemerdekaan, sempat terjadi perubahan bentuk negara dari Republik Indonesia Serikat menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sedangkan, konstitusi yang berlaku adalah Undang-Undang Dasar Sementara 1950.<br><br>NKRI melaksanakan pemilu pertama di Indonesia pada tahun 1955 yang selama itu dianggap paling demokratis. Tetapi anggota Konstituante hasil pemilu tidak dapat menyusun Undang-Undang Dasar seperti yang diharapkan. Hal ini menimbulkan krisis politik, ekonomi, dan keamanan, yang menyebabkan pemerintah mengeluarkan Dekrit Presiden 1959.<br><br>Dekrit Presiden 1959 dikenal dengan sebutan Dekrit 5 Juli 1959. Isi Dekrit 5 Juli 1959 yaitu membubarkan Badan Konstituante, Undang-Undang Dasar Tahun 1945 berlaku kembali dan Undang-Undang Dasar Sementara Tahun 1950 tidak berlaku, serta segera akan dibentuk MPRS (Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara) dan DPAS (Dewan Pertimbangan Agung Sementara).<br>&nbsp;</li></ul><p><i><strong>Berikut adalah beberapa contoh Ancaman yang untuk mengubah Pancasila</strong></i></p><p><i><strong>jangan Lupa bintang ⭐⭐⭐⭐⭐nya kakak😊</strong></i></p>

  • 1.  Bentuk Ancaman:Pemberontakan Darul Islam/Tentarra Islam Indonesia (DI/TII)
  •   Tahun: 7 Agustus 1949
  •  Tujuan: untuk mengganti Pancasila sebagai dasar negara dengan syari'at Islam.
     
  • 2. Bentum Ancaman: Pemberontakan Republik Maluku Selatan (RMS)
     
  • Tahun: 25 April 1950
  • Tujuan: Pemberontakan RMS bertujuan untuk membentuk negara sendiri yang didirikan 

 

  • 3.Bentuk Ancaman: Pemberontakan Angkatan Perang Ratu Adil (APRA)
     
  • Tahun: 23 Januari 1950
  • Tujuan: Gerakan APRA bertujuan untuk mempertahankan bentuk negara federal di Indonesia, serta memiliki tentara sendiri bagi negara-negara RIS.

 

  • 4. Ancaman: Pemerintah Revolusioner Republik Indonesia (PRRI)/Permesta
  • Tahun: 15 Februari 1957-1958
  • Tujuan: Gerakan ini merupakan bentuk koreksi untuk pemerintahan pusat yang dipimpin Presiden Soekarno yang dianggap melanggar undang-undang, sentralistis, dan tidak adil dengan mengabaikan pembangunan di daerah.

 

  • 5. Bentuk Ancaman: Pemberontakan PKI di Madiun
     
  • Tahun: 18 September 1948
  • Tujuan: Pemberontakan PKI di Madiun bertujuan untuk mendirikan Negara Soviet Indonesia yang berideologi komunis.
     

 

  • 6. Bentuk Ancaman: Perubahan bentuk negara dari Republik Indonesia Serikat menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia
     
  • Di masa awal kemerdekaan, sempat terjadi perubahan bentuk negara dari Republik Indonesia Serikat menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sedangkan, konstitusi yang berlaku adalah Undang-Undang Dasar Sementara 1950.

    NKRI melaksanakan pemilu pertama di Indonesia pada tahun 1955 yang selama itu dianggap paling demokratis. Tetapi anggota Konstituante hasil pemilu tidak dapat menyusun Undang-Undang Dasar seperti yang diharapkan. Hal ini menimbulkan krisis politik, ekonomi, dan keamanan, yang menyebabkan pemerintah mengeluarkan Dekrit Presiden 1959.

    Dekrit Presiden 1959 dikenal dengan sebutan Dekrit 5 Juli 1959. Isi Dekrit 5 Juli 1959 yaitu membubarkan Badan Konstituante, Undang-Undang Dasar Tahun 1945 berlaku kembali dan Undang-Undang Dasar Sementara Tahun 1950 tidak berlaku, serta segera akan dibentuk MPRS (Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara) dan DPAS (Dewan Pertimbangan Agung Sementara).
     

Berikut adalah beberapa contoh Ancaman yang untuk mengubah Pancasila

jangan Lupa bintang ⭐⭐⭐⭐⭐nya kakak😊


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

. Puncak kemarahan diponegoro terjadi dan hingga meletuslah perang setelah...

14

5.0

Jawaban terverifikasi