Anonim A

25 Mei 2024 05:20

Iklan

Iklan

Anonim A

25 Mei 2024 05:20

Pertanyaan

tolong bantu

tolong bantu 

alt

10

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Iklan

Kevin L

Bronze

25 Mei 2024 06:37

Jawaban terverifikasi

Untuk menjawab pertanyaan mengenai tanda-tanda yang digunakan untuk menandai batas wilayah suatu negara, pertama-tama kita perlu memahami bahwa tanda-tanda tersebut bisa beragam, dan biasanya didasarkan pada perjanjian antarnegara atau hukum internasional. Berikut ini beberapa jenis tanda yang biasanya digunakan: 1. **Patok**: Tanda ini biasanya terbuat dari material seperti kayu atau besi dan ditanam di tanah. Patok adalah bentuk tanda batas yang paling umum, terutama di perbatasan darat. 2. **Batas Alamiah**: Beberapa negara menggunakan fitur alam seperti sungai, danau, atau pegunungan sebagai batas. Misalnya, Sungai Nil yang memisahkan Mesir dan Sudan. 3. **Pilar**: Terutama digunakan di wilayah laut, biasanya berupa struktur beton yang ditanam di dasar laut untuk menunjukkan titik batas antara dua wilayah perairan. 4. **Garis Imajiner**: Di wilayah laut, garis imajiner sering digunakan. Ini bisa berupa garis longitudinal atau latitudinal. Misalnya, Indonesia menggunakan konsep "Garis Kepulauan" untuk menentukan batas wilayahnya di laut. 5. **Tembok atau Pagar**: Di beberapa kasus, struktur fisik seperti tembok atau pagar digunakan untuk menandai batas, seperti Tembok Besar China antara China dan Mongolia. 6. **Sinyal Elektronik atau Digital**: Dalam kasus modern, beberapa negara juga menggunakan teknologi GPS dan sinyal digital untuk menandai batas. Setiap jenis tanda ini memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri, serta memerlukan perjanjian dan pemeliharaan antarnegara. Pemilihan tipe tanda batas biasanya didasarkan pada faktor geografis, politik, dan ekonomi antara negara-negara yang berbatasan.


Iklan

Iklan

Nanda R

Gold

25 Mei 2024 12:51

Jawaban terverifikasi

<p>Tanda-tanda yang digunakan untuk menandai batas wilayah suatu negara bisa beragam, baik yang sengaja dibuat maupun yang terbentuk secara alami. Beberapa di antaranya termasuk:</p><p><strong>Batas Tanah (Fisik)</strong>:</p><ul><li><strong>Tiang Batas</strong>: Tiang-tiang batas atau patok batas yang dipasang secara sengaja di sepanjang garis batas.</li><li><strong>Batu Penanda</strong>: Batu-batu yang diletakkan atau dipahat untuk menandai titik-titik penting pada garis batas.</li><li><strong>Pagar atau Tembok</strong>: Pagar atau tembok yang dibangun sebagai batas fisik antara dua negara.</li></ul><p><strong>Batas Air (Hidrografi)</strong>:</p><ul><li><strong>Sungai</strong>: Sungai besar atau sungai kecil dapat menjadi batas alami antara dua negara.</li><li><strong>Danau</strong>: Danau besar atau danau kecil yang terletak di antara dua negara bisa menjadi bagian dari garis batas.</li><li><strong>Laut</strong>: Laut atau samudra yang memisahkan dua negara bisa dijadikan sebagai batas wilayah.</li></ul><p><strong>Batas Alam Lainnya</strong>:</p><ul><li><strong>Pegunungan</strong>: Rangkaian pegunungan yang tinggi dapat menjadi batas alami antara dua negara.</li><li><strong>Hutan</strong>: Hutan yang luas dapat menjadi batas alami antara negara-negara yang berdekatan.</li><li><strong>Gurun</strong>: Daerah gurun yang tidak berpenghuni dapat berfungsi sebagai batas alami antara negara-negara.</li></ul>

Tanda-tanda yang digunakan untuk menandai batas wilayah suatu negara bisa beragam, baik yang sengaja dibuat maupun yang terbentuk secara alami. Beberapa di antaranya termasuk:

Batas Tanah (Fisik):

  • Tiang Batas: Tiang-tiang batas atau patok batas yang dipasang secara sengaja di sepanjang garis batas.
  • Batu Penanda: Batu-batu yang diletakkan atau dipahat untuk menandai titik-titik penting pada garis batas.
  • Pagar atau Tembok: Pagar atau tembok yang dibangun sebagai batas fisik antara dua negara.

Batas Air (Hidrografi):

  • Sungai: Sungai besar atau sungai kecil dapat menjadi batas alami antara dua negara.
  • Danau: Danau besar atau danau kecil yang terletak di antara dua negara bisa menjadi bagian dari garis batas.
  • Laut: Laut atau samudra yang memisahkan dua negara bisa dijadikan sebagai batas wilayah.

Batas Alam Lainnya:

  • Pegunungan: Rangkaian pegunungan yang tinggi dapat menjadi batas alami antara dua negara.
  • Hutan: Hutan yang luas dapat menjadi batas alami antara negara-negara yang berdekatan.
  • Gurun: Daerah gurun yang tidak berpenghuni dapat berfungsi sebagai batas alami antara negara-negara.

lock

Yah, akses pembahasan gratismu habis


atau

Dapatkan jawaban pertanyaanmu di AiRIS. Langsung dijawab oleh bestie pintar

Tanya Sekarang

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke Forum

Biar Robosquad lain yang jawab soal kamu

Tanya ke Forum

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Dimohon bantuan nya..

20

5.0

Jawaban terverifikasi