Anonim A

18 Februari 2022 10:26

Iklan

Anonim A

18 Februari 2022 10:26

Pertanyaan

Tindakan yang dilakukan Letjen Soeharto setelah menerima mandat Supersemar terdapat pada nomor .... 1) Membentuk kabinet baru yang sesuai dengan bidangnya 2) Menahan DN Aidit sebagai pimpinan PKI Madiun 3) Mengambil alih pimpinan TNI Angkatan Darat 4) Menguasai kembali RRI Jakarta dan kantor telekomunikasi 5) Membersihkan ruang legislatif serta menahan menteri yang terlibat PKI A. 1), 2), 3) B. 2), 3), 4) C. 2), 3), 5) D. 3), 4), 5)

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

19

:

03

:

25

Klaim

3

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

B. Hindarto

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Jakarta

23 Februari 2022 06:44

Jawaban terverifikasi

Hai Evan S Kakak bantu jawab ya. jawaban yang benar adalah C. 2), 3), 5) Untuk lebih jelasnya, yuk simak penjelasan berikut. Surat Perintah Sebelas Maret atau Surat Perintah 11 Maret yang disingkat menjadi Supersemar adalah surat perintah yang ditandatangani oleh Presiden Republik Indonesia Soekarno pada tanggal 11 Maret 1966. Surat ini berisi perintah yang menginstruksikan Soeharto, selaku Panglima Komando Operasi Keamanan dan Ketertiban (Pangkopkamtib) untuk mengambil segala tindakan yang dianggap perlu untuk mengatasi situasi keamanan yang buruk pada saat itu. Surat Perintah Sebelas Maret ini adalah versi yang dikeluarkan dari Markas Besar Angkatan Darat (AD) yang juga tercatat dalam buku-buku sejarah. Sebagian kalangan sejarawan Indonesia mengatakan bahwa terdapat berbagai versi Supersemar sehingga masih ditelusuri naskah supersemar yang dikeluarkan oleh Presiden Soekarno di Istana Bogor. Supersemar atau Surat Perintah 11 Maret merupakan penyerahan mandat kekuasaan dari Presiden Soekarno ke Presiden Soeharto pada 11 Maret 1966. Penyerahan mandat kekuasaan ini dilatarbelakangi gejolak di dalam negeri setelah peristiwa G30S/PKI pada 1 Oktober 1965. Soeharto ditetapkan sebagai pejabat presiden pada 12 Maret 1967, setelah pertanggungjawaban Presiden Soekarno (Nawaksara) ditolak MPRS. langkah-langkah yang diambil Presiden Soeharto setelah menerima Supersemar adalah membubarkan PPKI, mengamankan menteri-mentri yang terlibat G30SPKI, mengisi departemen-departemen yang kosong dan mengangkat menteri Adinterim, membuka kembali Universitas-universitas Jakarta yang telah dibekukan oleh Soekarno, membentuk kabinet baru, membentuk kabinet amperea dan melakukan sidang-sidang DPRGR dan MPRS. Semoga Membantu Ya : )


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

. Puncak kemarahan diponegoro terjadi dan hingga meletuslah perang setelah...

5

5.0

Jawaban terverifikasi