Nur A

22 Februari 2023 07:22

Iklan

Nur A

22 Februari 2023 07:22

Pertanyaan

terangkat riwayat pendidikan cut nyak meutia

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

05

:

44

:

46

Klaim

5

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Yuli Y

24 Februari 2023 08:57

Jawaban terverifikasi

Riwayat pendidikannya tidak ditemukan, hanya perjuangan yang ada Yaitu Tjoet Njak Meutia bertempur melawan Belanda bersama suaminya Teuku Muhammad atau lebih dikenal sebagai Teuku Tjik Tunong. Mereka bersama-sama melalui perjuangan yang panjang, namun pada akhirnya Teuku Tjik Tunong ditangkap oleh pihak Belanda pada bulan Maret tahun 1905. Teuku Tjik Tunong kemudian dijatuhi hukuman mati oleh Belanda di tepi pantai Lhokseumawe. Sebelum meninggal, ia berpesan pada sahabatnya Pang Nagroe agar mau menikahi istrinya dan merawat anaknya sepeninggal dirinya kelak. Sesuai pesan mendiang suaminya, Tjoet Njak Meutia pun menikah dengan Pang Nagroe lalu bergabung bersama pasukan pimpinan Teuku Muda Gantoe. Dalam suatu pertempuran melawan Korps Marechausée di Paya Cicem, Pang Nagroe tewas dalam peperangan pada tanggal 26 September 1910 sedangkan Tjoet Njak Meutia berhasil selamat. Ia bersama para wanita lainnya yang masih selamat kemudian melarikan diri ke dalam hutan. Setelah kematian Pang Nagroe, Tjoet Njak Meutia masih terus melakukan perlawanan terhadap Belanda bersama sepasukan kecil pengikutnya. Mereka berusaha menyerang dan merampas pos-pos kolonial sepanjang perjalanan mereka ke Gayo melewati hutan belantara. Namun, pada pertempuran di Alue Kurieng tanggal 24 Oktober 1910 Tjoet Njak Meutia akhirnya gugur akibat tembakan peluru tentara Belanda. Atas jasa-jasanya, pemerintah menganugerahi gelar Pahlawan Nasional pada Tjoet Njak Meutia di tahun 1964.


Iklan

Salsabila M

Community

27 April 2024 06:48

Jawaban terverifikasi

<p><br>Cut Nyak Meutia, yang merupakan salah satu pahlawan nasional Indonesia, memiliki riwayat pendidikan yang terbatas karena latar belakang sosial dan politik pada masanya. Berikut adalah gambaran umum tentang riwayat pendidikan Cut Nyak Meutia:</p><p><strong>Pendidikan Tradisional</strong>: Sebagai seorang perempuan dari Aceh pada awal abad ke-20, Cut Nyak Meutia mungkin tidak memiliki akses yang sama dengan laki-laki untuk pendidikan formal. Namun, ia mungkin menerima pendidikan informal dalam bentuk pengajaran agama Islam dan kebiasaan budaya lokal dari keluarganya.</p><p><strong>Pendidikan Agama</strong>: Sebagai seorang wanita Aceh yang tumbuh dalam lingkungan yang konservatif secara agama, Cut Nyak Meutia mungkin telah menerima pendidikan agama Islam dari keluarganya atau masyarakat sekitarnya. Pendidikan agama ini mungkin menjadi dasar spiritualitas dan kepercayaannya dalam perjuangan melawan penjajah.</p><p><strong>Pendidikan Politik dan Militer</strong>: Meskipun tidak banyak yang diketahui tentang pendidikan formal Cut Nyak Meutia, ia mungkin telah belajar tentang politik dan militer melalui pengalaman langsungnya dalam perlawanan terhadap penjajah Belanda. Dia terlibat dalam perang Aceh melawan Belanda pada awal abad ke-20 dan menjadi salah satu pemimpin yang berani dalam perjuangan tersebut.</p><p><strong>Pendidikan Lapangan</strong>: Pengalaman dalam perang dan perjuangan melawan penjajah Belanda dapat dianggap sebagai bentuk pendidikan lapangan bagi Cut Nyak Meutia. Dia belajar strategi perang, kepemimpinan, dan ketahanan dalam menghadapi kesulitan melalui pengalaman langsung di medan perang.</p><p>&nbsp;</p>


Cut Nyak Meutia, yang merupakan salah satu pahlawan nasional Indonesia, memiliki riwayat pendidikan yang terbatas karena latar belakang sosial dan politik pada masanya. Berikut adalah gambaran umum tentang riwayat pendidikan Cut Nyak Meutia:

Pendidikan Tradisional: Sebagai seorang perempuan dari Aceh pada awal abad ke-20, Cut Nyak Meutia mungkin tidak memiliki akses yang sama dengan laki-laki untuk pendidikan formal. Namun, ia mungkin menerima pendidikan informal dalam bentuk pengajaran agama Islam dan kebiasaan budaya lokal dari keluarganya.

Pendidikan Agama: Sebagai seorang wanita Aceh yang tumbuh dalam lingkungan yang konservatif secara agama, Cut Nyak Meutia mungkin telah menerima pendidikan agama Islam dari keluarganya atau masyarakat sekitarnya. Pendidikan agama ini mungkin menjadi dasar spiritualitas dan kepercayaannya dalam perjuangan melawan penjajah.

Pendidikan Politik dan Militer: Meskipun tidak banyak yang diketahui tentang pendidikan formal Cut Nyak Meutia, ia mungkin telah belajar tentang politik dan militer melalui pengalaman langsungnya dalam perlawanan terhadap penjajah Belanda. Dia terlibat dalam perang Aceh melawan Belanda pada awal abad ke-20 dan menjadi salah satu pemimpin yang berani dalam perjuangan tersebut.

Pendidikan Lapangan: Pengalaman dalam perang dan perjuangan melawan penjajah Belanda dapat dianggap sebagai bentuk pendidikan lapangan bagi Cut Nyak Meutia. Dia belajar strategi perang, kepemimpinan, dan ketahanan dalam menghadapi kesulitan melalui pengalaman langsung di medan perang.

 


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

jenis tanah humus adalah jenis tanah organosol. tanah ini cocok untuk budidaya tanaman padi, nanas dan kelapa. hal ini disebabkan tingginya kandungan a. silikat b. hara c. mineral d. air

12

5.0

Jawaban terverifikasi