River R
12 Desember 2022 10:50
Iklan
River R
12 Desember 2022 10:50
Pertanyaan
Soal ada digambar

1
2
Iklan
Akhmad R
12 Desember 2022 11:58
hai kak @River R , saya bantu jawab ya.
Wanita memiliki sel-sel kelamin berupa ovum yang prosesnya disebut oogenesis. oogenesis berlangsung pada ovarium.
pada struktur ovarium terlihat folikel berukuran kecil dengan calin sel telur didalamnya yang disebut folikel primordial. folikel dan calon sel telur tersebut berkembang semakin besar menjadi folikel primer kemudian berkembang menjadi folikel sekunder yang berakhir menjadi folikel matang. pada saat folikel dalam proses perkembangannya, sel prinordial akan membelah secara mitosis membentuk oogonium atau sel induk telur yang bersifat diploid ( 2n ). kemudian oogonium akan mengalami pembelahan mitosis membentuk oosit primer yang sifatnya masih 2n. oosit primer kemudian akan mengalami pembelahan meiosis I membentuk satu oosit sekunder yang sifatnya haploid ( n ) dan satu polosit ( n ). polosit kemudian mengalami pembelahan meiosis II menghasilkan 2 polisit yang juga bersifat haploid. oosit sekinder kemudian juga mengalami pembelahan meiosis II membentuk satu ootid dan satu polosit. ootid mengalami diferensiasi membentuk ovum. ketika proses oogenesis berakhir, dari satu oogonium akan dihasilkan 1 sel telur yang bersifat haploid dan 3 badan polar ( polosit ) yang juga bersifat haploid. namun, yang fungsional hanyalah satu sel telur saja. sedangkan 3 badan polar lainnya mengalami degeneratif atau mati.
proses lebih detailnya adalah :
oogonium.
↓ mitosis.
oosit primer.
↓ meiosis I.
oosit sekunder.
↓ meiosis II.
ootid.
↓
ovum.
• semoga membantu.
· 0.0 (0)
Iklan
Aldo S
14 Desember 2022 05:46
Jawaban:
Oogenesis merupakan proses pembentukan sel telur (ovum). Proses oogenesis sudah terjadi pada wanita sejak berada dalam kandungan. Oogenesis terjadi di dalam ovarium.
Pembahasan:
Secara ringkas, proses oogenesis dapat dilihat , sebagai berikut:
Oogenesis diawali dari sel induk (oogonium) yang bersifat diploid dan mengandung 23 pasang kromosom membelah secara mitosis menghasilkan oosit primer. Perkembangan oosit primer terhenti sampai wanita mengalami masa pubertas. Mulai masa pubertas, oosit primer melakukan pembelahan meiosis yang terjadi dua kali. Pembelahan meiosis I menghasilkan dua sel yang ukurannya tidak sama, yaitu sel yang berukuran besar (normal) disebut oosit sekunder dan sel yang berukuran yang berukuran lebih kecil disebut badan kutub primer (polosit primer). Selanjutnya, oosit sekunder membelah secara meiosis II menghasilkan ootid dan badan kutub sekunder (polosit sekunder). Ootid kemudian akan tumbuh menjadi ovum.
· 0.0 (0)
Tanya ke AiRIS
Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

LATIHAN SOAL GRATIS!
Drill Soal
Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian


Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!