Alzena S

19 Februari 2024 07:16

Iklan

Iklan

Alzena S

19 Februari 2024 07:16

Pertanyaan

Sikap yang terbaik sebagai warga negara jika negara diserang musuh adalah…. a. menjadi tenaga sukarelawan bagi korban bencana b. menjadi anggota Tentara Nasional Indonesia c. mendukung pemerintah mempertahankan negara d. melarikan diri ke luar negeri untuk keselamatan

Sikap yang terbaik sebagai warga negara jika negara diserang musuh adalah….

a. menjadi tenaga sukarelawan bagi korban bencana
b. menjadi anggota Tentara Nasional Indonesia
c. mendukung pemerintah mempertahankan negara
d. melarikan diri ke luar negeri untuk keselamatan


2

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Iklan

Nanda R

Gold

21 Februari 2024 23:48

Jawaban terverifikasi

<p>jawabannya adalah C.</p><p>&nbsp;</p><p>Penjelasannya:</p><p><strong>Pertahanan Negara:</strong> Mendukung pemerintah dalam upaya mempertahankan negara menunjukkan rasa tanggung jawab dan loyalitas terhadap keselamatan dan kedaulatan negara.</p><p><strong>Konsolidasi Sumber Daya:</strong> Dengan mendukung pemerintah, warga negara dapat membantu dalam konsolidasi sumber daya untuk keperluan pertahanan, termasuk dukungan moral, logistik, dan finansial.</p><p><strong>Kohesi Sosial:</strong> Sikap ini dapat memperkuat kohesi sosial di dalam masyarakat, menciptakan persatuan di antara warga negara dalam menghadapi ancaman bersama.</p><p><strong>Keberlanjutan Institusi Negara:</strong> Mempertahankan negara melibatkan dukungan terhadap institusi-institusi pemerintahan dan militer, yang penting untuk kelangsungan hidup negara.</p><p><strong>Patriotisme:</strong> Sikap ini mencerminkan rasa patriotisme dan kebangsaan, di mana warga negara bersedia berkorban demi kepentingan negara.</p>

jawabannya adalah C.

 

Penjelasannya:

Pertahanan Negara: Mendukung pemerintah dalam upaya mempertahankan negara menunjukkan rasa tanggung jawab dan loyalitas terhadap keselamatan dan kedaulatan negara.

Konsolidasi Sumber Daya: Dengan mendukung pemerintah, warga negara dapat membantu dalam konsolidasi sumber daya untuk keperluan pertahanan, termasuk dukungan moral, logistik, dan finansial.

Kohesi Sosial: Sikap ini dapat memperkuat kohesi sosial di dalam masyarakat, menciptakan persatuan di antara warga negara dalam menghadapi ancaman bersama.

Keberlanjutan Institusi Negara: Mempertahankan negara melibatkan dukungan terhadap institusi-institusi pemerintahan dan militer, yang penting untuk kelangsungan hidup negara.

Patriotisme: Sikap ini mencerminkan rasa patriotisme dan kebangsaan, di mana warga negara bersedia berkorban demi kepentingan negara.


Iklan

Iklan

Klshudnw K

21 Februari 2024 01:12

c. mendukung pemerintah mempertahankan negara


lock

Yah, akses pembahasan gratismu habis


atau

Dapatkan jawaban pertanyaanmu di AiRIS. Langsung dijawab oleh bestie pintar

Tanya Sekarang

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke Forum

Biar Robosquad lain yang jawab soal kamu

Tanya ke Forum

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Seorang oknum menjelek-jelekkan suku daerah A melalui akun sosial medianya. Suku daerah A tidak terima, mereka melakukan aksi demontrasi menuntut agar oknum tersebut meminta maaf. Demonstrasi yang awalnya berlangsung damai tiba-tiba menjadi ricuh. Pengguna fasilitas umum terganggu karena blokade jalan. Langkah represif yang bisa dilakukan untuk menyelesaikan masalah tersebut adalah... A. Mengembangkan sikap toleransi B. Mengutamakan kepentingan umum C. Membubarkan secara paksa jika kondisi tidak terkendali D. Memberikan pendampingan bagi para korban dalam aksi demontrasi

4

0.0

Jawaban terverifikasi

Bacalah cerita berikut! Mengapa Harus Adil? Aku masih mengingat dengan baik masa kecilku di kampung halaman. Meskipun terlahir dari keluarga yang kurang mampu secara ekonomi, aku memiliki begitu banyak kenangan masa kecil yang menggembirakan. Dibesarkan dalam lingkungan Islam tradisional, aku menghabiskan sebagian besar masa kecilku bermain bersama-sama dengan teman-teman sebaya. Aku memiliki 2 orang saudara, seorang adik laki-laki dan seorang lagi adik perempuan. Adik laki-laki meninggal tahun 2000 dalam usia 10 tahun karena bencana banjir. Kami terlahir dari keluarga dengan ekonomi pas-pasan. Namun, aku cukup bersyukur, karena meskipun bekerja sebagai pegawai biasa dan ibu berdagang, kami bertiga di sekolahkan hingga tingkat atas. Aku bersyukur karena bisa menyelesaikan kuliah sarjana, meskipun ayahku tidak sempat menyaksikan aku berhasil lulus sarjana, karena harus menghadap sang pencipta dalam usia yang masih cukup muda. Semasa hidup, ayahku selalu berpesan untuk selalu berlaku adil, sebagaimana dia memperlakukan dengan adil kami bertiga sejak kecil. Pesannya sederhana yaitu berbuat adil kepada orang lain, maka kamu akan diperlakukan dengan adil oleh orang lain. Ayahku selalu mengajarkan berbuat adil kepada siapa saja, tanpa melihat siapa orang itu. Karena berbuat adil itu kewajiban kita, seperti yang agama kita ajarkan. Berbuat adil, adalah salah satu bentuk kebajikan. Apa sebenarnya adil itu? Lantas, mengapa orang harus berbuat adil? Baik adil kepada diri sendiri, maupun adil kepada orang lain. Ada yang mengatakan bahwa adil berarti sama atau seimbang. Adil berarti memberikan 2 orang jumlah yang sama. Jika misalnya ada 2 orang bersaudara, yang satunya berusia 10 tahun masih duduk di bangku sekolah dasar, sementara yang satunya berusia 20 tahun dan duduk di bangku kuliah, apakah adil jika orang tuanya memberikan uang saku dalam jumlah yang sama? Tentu tidak adil. Mengapa? Setiap orang memiliki kebutuhan yang berbeda, keperluan yang berbeda, sehingga tidak mungkin menyamakan pemberian kepada setiap orang dikarenakan perbedaan kebutuhan tersebut. Jika ingin berbuat adil, maka sepatutnya kita memberikan sesuatu kepada orang lain sesuai dengan kadar kebutuhannya. Mengapa kita harus adil? Karena adil itu lebih dekat dengan kebajikan, dan ketidakadilan dekat dengan kebatilan. Kita pernah menyaksikan beberapa kasus hukum di negeri ini, di mana hukum bekerja dengan tidak adil. Keadilan menjadi semacam paradoks. Banyak kasus hukum di negeri ini yang justru menjatuhkan hukum kepada orang yang tidak sepatutnya menerima hukuman tersebut. Hukum kemudian menjadi kebatilan bagi orang lain. Jawablah pertanyaan berikut berdasarkan teks diatas!! 1. Apa pesan yang disampaikan oleh ayah pada cerita di atas? 2. Bagaimana sikap tokoh pada cerita di atas? 3. Bagaimana berlaku adil pada cerita di atas? 4. Mengapa kita harus selalu bersikap adil di mana saja berada dan pada siapa saja? 5. Apa pesan yang terkandung dalam cerita di atas? 6. Apakah hasil dari bersikap adil?

12

5.0

Jawaban terverifikasi