Anung C

27 Maret 2020 05:44

Iklan

Anung C

27 Maret 2020 05:44

Pertanyaan

Siapa penemu virus

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

15

:

32

:

50

Klaim

2

3

Jawaban terverifikasi

Iklan

A. Nurrahmi

Mahasiswa/Alumni Institut Pertanian Bogor

14 Januari 2022 16:34

Jawaban terverifikasi

Halo Anung, Kakak bantu jawab ya :) Penemu virus adalah peneliti asal German bernama Adolf Mayer. Pada tahun 1883, seorang peneliti asal German bernama Adolf Mayer menemukan bahwa dia dapat memindahkan penyakit dari satu tanaman ke tanaman lain dengan cara mengusapkan getah yang berasal dari daun tanaman sakit ke tanaman sehat. Pada awalnya Mayer mengira tanamannya terserang bakteri, namun setelah sejumlah penelitian untuk menemukan bakteri apa yang menyerang tanaman tersebut gagal, akhirnya Mayer memperkirakan bahwa penyakit pada tanaman tersebut disebabkan oleh bakteri kecil tidak biasa yang tidak terlihat di mikroskop. Hipotesis Mayer kemudian diuji satu dekade kemudian oleh Dmitri Ivanowsky. Dmitri Ivanowsky melakukan penelitian dengan memindahkan getah dari tanaman sakit ke membran penyaring berukuran kecil yang biasa digunakan untuk menyaring bakteri, agar bakteri terperangkap di membran, menyisakan getah bebas bekteri. Namun, setelah disaring, getah yang diusapkan ke tanaman sehat masih menyebabkan penyakit. Ivanowsky memberikan hipotesis bahwa bakteri penyebab penyakit tobacco mosaic disease mungkin cukup kecil untuk melewati membran filter, atau bakteri itu mengeluarkan toksin. Penelitian kemudian dilanjutkan oleh peneliti asal Belanda bernama Martinus Beijerinck. Beijerinck melanjutkan penelitian dengan cara serupa (menggunakan membran filter untuk menyaring getah terinfeksi), namun Beijerinck menyadari bahwa agen infeksius pada getah yang sudah tersaring dapat melakukan replikasi karena tetap dapat menyebabkan penyakit meskipun telah dipindahkan beberapa kali dari satu tanaman ke tanaman lain. Selain itu, Beijerinck juga menyadari bahwa agen infeksius tersebut hanya dapat bereplikasi di dalam sel inangnya. Beijerinck menyadari hal itu karena agen misterius tersebut tidak dapat dikulturkan di media mengandung nutrisi di dalam tabung reaksi ataupun cawan petri selayaknya bakteri yang dapat hidup mandiri tanpa inang. Agen infeksius itulah yang kemudian dinamakan virus. Kecurigaan Beijerinck dibuktikan oleh Wendell Stanley pada tahun 1935. Semoga jawabannya membantu ya!


Iklan

Alwanedriaa A

27 Maret 2020 07:56

Banyak tapi yang pertama Adolf Mayer


Josua E

10 Juli 2020 04:21

Edward Jenner


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

apa yang dimaksud dengan hemiselulosa

1

0.0

Jawaban terverifikasi