Enoch S

01 Februari 2020 11:36

Pertanyaan

siapa pejuang dari tanah batak


14

2

Jawaban terverifikasi

D. Galuh

Mahasiswa/Alumni Universitas Lampung

03 Januari 2022 12:28

Jawaban terverifikasi

Hai Enoch S, kakak bantu jawab ya. Beberapa pejuang dari tanah Batak adalah Sisingamangraja XII, Kiras Bangun, Dr. Ferdinand Lumbantobing, K. H. Zainul Arifin, T. B. Simatupang, dan Adam Malik. Untuk lebih jelasnya, pahamilah penjelasan berikut: Sebagai bangsa yang pernah dijajah, Indonesia memiliki banyak tokoh pejuang bangsa. Tokoh-tokoh pejuang ini dikenang karena jasanya dalam mendapatkan kemerdekaan juga mempertahankannya. Tokoh-tokoh pejuang bangsa ini berasal dari berbagai wilayah Indonesia mulai dari Sabang sampai Marauke termasuk salah satunya ialah dari tanah Batak. Terdapat banyak pejuang-pejuang dari tanah Batak, beberapa diantaranya ialah sebagai berikut. 1. Sisingamangraja XII Pemimpin legendaris masyarakat Batak bermarga Sinambela ini mempunyai gelar Patuan Bosar Ompu Pulo Batu. Beliau naik tahta pada tahun 1876 menggantikan ayahnya Raja Sisingamangaraja XI yang bernama Ompu Sohahuaon. Penobatannya sebagai raja ke-12 bersamaan dengan masuknya Belanda ke Sumatera Utara. Disini Belanda berusaha menanamkan monopoli atas perdagangan di Bakkara. Hal ini memicu Perang Batak yang dipimpin oleh Sisingamangaraja XII hingga puluhan tahun lamanya. Setelah Bakkara dikuasai Belanda, beliau masih memimpin perang gerilya sampai akhirnya beliau gugur ditembak Belanda di Dairi beserta ketiga putra-putrinya. 2. Kiras Bangun Kiras Bangun merupakan pemimpin asal Batak yang melakukan perlawanan terhadap Belanda. Atas perjuangannya, Bangun pun dijuluki Garamata atau mata merah. Dalam melancarkan perjuangannya, Bangun melakukan kerja sama melalui lintas etnis dan agama. Tanggal 6 September 1904, Belanda memulai operasi militernya ke Tanah Karo. Belanda membawa pasukannya sejumlah 200 prajurit. Pasukan Kiras Bangun terdesak sehingga mereka mundur ke wilayah Batukarang. Di Batukarang, serangan Belanda berhasil digagalkan oleh pasukan Karo. Namun benteng pertahanan lain, Benteng Mbesuka berhasil diruntuhkan Belanda. Kiras Bangun kembali menarik pasukannya, kali ini ke Kampung Nagari. Sayangnya, usahanya kali ini gagal karena Belanda berhasil menguasai Batukarang. Selama 10 bulan sejak Batukarang direbut Belanda, Kiras Bangun tidak menyerah, Ia tetap melakukan perlawanan. Untuk menjebak Kiras Bangun, Belanda menawarkan pengampunan umum atau Opportinuteits Beginsiel terhadap pejuang Karo. Dengan taktik ini, Belanda berhasil membuat Kiras Bangun keluar dari persembunyiannya. Kiras Bangun tertangkap dan dibuang ke Riung. 3. Dr. Ferdinand Lumbantobing Ferdinand Lumbantobing lahir di Sibolga pada 19 Februari 1899. Beliau merupakan seorang dokter, politis sekaligus juga pejuang hak asasi pasukan buruh di Indonesia. Dirinya lulusan sekolah dari kedokteran STOVIA. Beliau pernah menjabat sebagai menteri di berbagai departemen. Seperti menteri penerangan, menteri hubungan antar daerah, menteri transmigrasi, dan menteri kesehatan. Selain itu, beliau juga pernah menjabat sebagai gubernur Sumatera Utara. 4. K. H. Zainul Arifin Zainul Arifin Pohan lahir pada 2 September 1909 di Barus, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Zainul Arifin menggagas pembentukan laskar Hizbullah dan mendapatkan pelatihan militer dari Jepang dalam rangka Perang Asia Timur Raya melawan Sekutu. Setelah Indonesia merdeka pada 1945 dan kembali harus menghadapi Belanda yang ingin berkuasa lagi, Zainul Arifin dan Laskar Hizbullah terlibat langsung dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan, termasuk dalam Agresi Militer Belanda I dan II. Ia turut mengkoordinasi laskar-laskar untuk berjuang secara gerilya membantu angkatan perang RI di bawah pimpinan Jenderal Soedirman. Selain itu ketika para pemimpin republik ditangkap dan diasingkan Belanda ke luar Jawa pada akhir 1948, Zainul Arifin kemudian turut mempertahankan negara bersama Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) yang berpusat di Bukitttingi, Sumatera Barat, sebagai anggota Komisariat Pemerintah Pusat di Djawa (KPPD). 5. T. B. Simatupang Nama lengkapnya adalah Tahi Bonar Simatupang dan lahir pada 28 Januari 1920 di Sidikalang, Sumatra Utara. T. B. Simatupang pernah menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Perang Republik Indonesia (KASAP) hingga tahun 1953. T. B. Simatupang diberikan gelar sebagai Pahlawan Nasional pada tahun 2013. Ia wafat pada 1 Januari 1990 di Jakarta. 6. Adam Malik Adam Malik yang bernama lengkap Adam Malik Batubara merupakan pahlawan dari Sumatra Utara. Ia adalah mantan wakil presiden Indonesia ketiga dan pernah menjadi menteri Indonesia di beberapa Departemen. Salah satunya, ia pernah menjadi meteri luar negeri. Pahlawan yang lahir di Pematang Siantar, Sumatra Utara, pada 22 Juli 1917 ini ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional pada tanggal 6 November 1998. Adam Malik juga pernah terpilih sebagai orang Indonesia pertama yang menjadi Ketua Majelis Umum PBB ke-26 bersama Menteri Luar Negeri negara-negara ASEAN. Semoga membantu ya.


Iklan

Rico T

02 Februari 2020 10:43

pejuang tanah Batak 1) Sisingamangaraja XII 2) Adam Malik 3) Amir Hamzah 4) Djamin Ginting 5) T.B Simatupang semoga membantu πŸ˜€πŸ˜πŸ˜


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke Forum

Tanya ke Forum

Roboguru Plus

Chat Tutor

Pertanyaan serupa

masa di mana manusia paraaksara sudah bisa menghasilkan makanan sendiri

19

0.0

Jawaban terverifikasi

Iklan