Rizki F

14 Maret 2022 00:40

Iklan

Rizki F

14 Maret 2022 00:40

Pertanyaan

Sholat yang kita lakukan sehari semalam sebanyak 17 roka'at dan 34 kali kita melakukan sujud, sholat ini dinamakan sholat wajib,apapun waktu sholat itu terdapat waktu-waktu nya, dan adapun waktu yang di haramkan melakukan sholat sunah itu terdapat pada waktu...

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

00

:

25

:

22

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

N. Dwi

20 Maret 2022 06:54

Jawaban terverifikasi

Halo, Rizki F. Terima kasih sudah bertanya di Roboguru. Kakak bantu jawab ya. Waktu yang di haramkan untuk melakukan sholat sunnah, yaitu sesudah sholat subuh hingga terbitnya matahari, matahari terbit hingga matahari meninggi, ketika waktu istiwa sampai dengan tergelincirnya matahari (selain hari Jum’at), setelah melakukan sholat ashar sampai dengan mulai tenggelamnya matahari, dan ketika matahari berwarna kekuning-kuningan sampai dengan tenggelam sempurna. Simak pembahasan berikut. Terdapat 5 waktu yang di larang untuk melakukan sholat sunnah, yakni: 1. Sesudah sholat subuh hingga terbitnya matahari Waktu yang dilarang untuk mengerjakan sholat yang pertama ialah waktu setelah sholat subuh hingga matahari meninggi seukuran satu tombak atau hingga setelah matahari terbit selama seperempat atau sepertiga jam. Sebuah hadits menguatkan hal ini, dari Uqbah bin Amir radhiyallahu anhu berkata: "Terdapat tiga waktu di mana Nabi SAW melarang kami untuk melaksanakan sholat di tiga waktu tersebut atau menguburkan jenazah kami, yaitu ketika (1) matahari terbit sampai tinggi, (2) ketika seseorang berdiri di tengah hari saat matahari berada tinggi di tengah langit (tidak ada bayangan di timur dan di barat) sampai matahari tergelincir, dan (3) ketika matahari miring hendak tenggelam sampai benar-benar tenggelam." (HR. Muslim) 2. Matahari terbit hingga matahari meninggi Waktu yang dimaksudkan ini adalah ketika kira-kira 15 menit setelah matahari terbit. Akan tetapi, jika matahari sudah terbit dan berselang beberapa waktu, maka diperbolehkan untuk mengerjakan sholat sunnah, seperti sholat Dhuha dan sholat Istikharah. 3. Ketika waktu istiwa sampai dengan tergelincirnya matahari (selain hari Jum’at) Waktu istiwa adalah ketika posisi matahari terletak tepat di atas kepala. Pada waktu tersebut di haramkan melakukan sholat. Perlu diketahui bahwa waktu istiwa’ sangat sebentar sekali sampai-sampai hampir saja tidak bisa dirasakan sampai matahari tergelincir. Akan tetapi, pada hari Jum’at tidak di haramkan untuk melakukan sholat pada waktu tersebut, dan sholat di anggap sah. 4. Setelah melakukan sholat ashar sampai dengan mulai tenggelamnya matahari Hadits Abu Said Al-Khudriz, Rasulullah SAW bersabda, "Tidak ada sholat setelah Subuh sampai matahari tinggi dan tidak ada sholat setelah Ashar sampai matahari tenggelam." (HR. Al-Bukhari no. 586 dan Muslim no. 1920) 5. Ketika matahari berwarna kekuning-kuningan sampai dengan tenggelam sempurna Waktu terlarang selanjutnya adalah sebelum maghrib dan setelah sholat Ashar. Dikisahkan, ketika pertemuan antara Amr bin Abasah dengan Rasulullah SAW di Madinah. Disitu Amr bertanya mengenai salat kepada Rasulullah, dan Rasulullah pun menjawab: "Kerjakanlah sholat subuh kemudian tahanlah dari mengerjakan sholat ketika matahari terbit sampai tinggi karena matahari terbit di antara dua tanduk setan dan ketika itu orang-orang kafir sujud kepada matahari. Kemudian sholatlah karena sholat itu disaksikan dihadiri (oleh para malaikat) hingga tombak tidak memiliki bayangan, kemudian tahanlah dari mengerjakan sholat karena ketika itu neraka Jahanam dinyalakan/dibakar dengan nyala yang sangat. Apabila telah datang bayangan (yang jatuh ke arah timur/saat matahari zawal) sholatlah karena sholat itu disaksikan dihadiri (oleh para malaikat) hingga engkau mengerjakan sholat Ashar (terus boleh mengerjakan sholat sampai selesai sholat Ashar) kemudian tahanlah dari mengerjakan sholat hingga matahari tenggelam karena matahari tenggelam di antara dua tanduk setan dan ketika itu orang-orang kafir sujud kepada matahari." (HR. Muslim no. 1927) Jadi, waktu yang di haramkan untuk melakukan sholat sunnah, yaitu sesudah sholat subuh hingga terbitnya matahari, matahari terbit hingga matahari meninggi, ketika waktu istiwa sampai dengan tergelincirnya matahari (selain hari Jum’at), setelah melakukan sholat ashar sampai dengan mulai tenggelamnya matahari, dan ketika matahari berwarna kekuning-kuningan sampai dengan tenggelam sempurna. Semoga membantu :)


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Al-khulafa'u ar -rasyidun artinya.... A.Pemimpin yang mendapatkan gelar B.Pemimpin yang dihormati C.Pemimpin yang mendapat hidayah D.Pemimpin yang dikasihi

15

3.0

Jawaban terverifikasi

perhatikan surat QS an- Najm ayat 41, hukum tajwid pada ayat yang bergaris bawah secara berurutan? a.mad wajib mutahsil b.mad Jaiz munfasil c.mad shilah twawilah d.mad arit wi sukun

10

5.0

Lihat jawaban (3)