Anonim A

08 Oktober 2024 08:17

Iklan

Anonim A

08 Oktober 2024 08:17

Pertanyaan

setelah melakukan percobaan pembuatan tape ketan atau singkong secara fermentasi keuntungan dan kerugian apa saja yang dapat kita peroleh

setelah melakukan percobaan pembuatan tape ketan atau singkong secara fermentasi keuntungan dan kerugian apa saja yang dapat kita peroleh

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

01

:

13

:

10

Klaim

1

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Nara N

08 Oktober 2024 10:57

Jawaban terverifikasi

<p>Keuntungan yang dapat diperoleh adalah meningkatnya proses pencernaan dalam tubuh karena gizi yang dimiliki tinggi, sedangkan untuk kerugian apabila makanan hasil fermentasi tersebut dikonsumsi setiap saat akan beresiko pada kesehatan tubuh seperti sakit perut, kembung, sakit kepala, dan beresiko terinfeksi virus atau bakteri karena hasil fermentasi yang tidak bersih.</p>

Keuntungan yang dapat diperoleh adalah meningkatnya proses pencernaan dalam tubuh karena gizi yang dimiliki tinggi, sedangkan untuk kerugian apabila makanan hasil fermentasi tersebut dikonsumsi setiap saat akan beresiko pada kesehatan tubuh seperti sakit perut, kembung, sakit kepala, dan beresiko terinfeksi virus atau bakteri karena hasil fermentasi yang tidak bersih.


Iklan

Dea K

Community

08 Oktober 2024 16:18

Jawaban terverifikasi

<p><strong>Keuntungan:</strong></p><ul><li><strong>Nilai gizi yang lebih tinggi</strong>: Fermentasi dapat meningkatkan nilai gizi tape ketan atau singkong dengan memecah beberapa anti-nutrisi dan membuat nutrisi lebih mudah diserap tubuh. Contohnya, fermentasi dapat meningkatkan kandungan vitamin dan mineral seperti vitamin B dan K, serta meningkatkan kandungan serat.</li><li><strong>Daya cerna yang lebih baik</strong>: Fermentasi dapat memecah beberapa karbohidrat kompleks dalam tape ketan atau singkong, membuatnya lebih mudah dicerna. Hal ini dapat membantu meningkatkan keseimbangan gula darah dan mengurangi resiko penyakit metabolik.</li><li><strong>Umur simpan yang lebih lama</strong>: Tape ketan atau singkong fermentasi dapat memiliki umur simpan yang lebih lama karena proses fermentasi yang menghambat pertumbuhan bakteri dan jamur. Hal ini dapat membantu mengurangi biaya penyimpanan dan menghemat waktu.</li><li><strong>Rasa dan aroma yang unik</strong>: Fermentasi dapat memberikan rasa dan aroma yang unik pada tape ketan atau singkong. Rasa dan aroma ini dapat membuat produk lebih menarik dan diminati konsumen.</li></ul><p>&nbsp;</p><p><strong>Kerugian:</strong></p><ul><li><strong>Proses yang memakan waktu</strong>: Fermentasi memerlukan waktu yang lama, sehingga memerlukan kesabaran dan perencanaan yang matang. Proses fermentasi dapat memakan waktu beberapa hari hingga beberapa minggu, tergantung pada jenis mikroba dan kondisi lingkungan.</li><li><strong>Resiko kontaminasi</strong>: Fermentasi dapat rentan terhadap kontaminasi bakteri atau jamur yang tidak diinginkan, sehingga memerlukan pengawasan yang ketat. Kontaminasi dapat menyebabkan produk menjadi tidak aman untuk dikonsumsi dan dapat menyebabkan penyakit.</li><li><strong>Kualitas yang tidak konsisten</strong>: Kualitas tape ketan atau singkong fermentasi dapat berbeda-beda tergantung pada faktor-faktor seperti suhu, kelembaban, dan jenis mikroba yang digunakan. Hal ini dapat membuat kualitas produk menjadi tidak konsisten dan dapat mempengaruhi kepercayaan konsumen.</li></ul>

Keuntungan:

  • Nilai gizi yang lebih tinggi: Fermentasi dapat meningkatkan nilai gizi tape ketan atau singkong dengan memecah beberapa anti-nutrisi dan membuat nutrisi lebih mudah diserap tubuh. Contohnya, fermentasi dapat meningkatkan kandungan vitamin dan mineral seperti vitamin B dan K, serta meningkatkan kandungan serat.
  • Daya cerna yang lebih baik: Fermentasi dapat memecah beberapa karbohidrat kompleks dalam tape ketan atau singkong, membuatnya lebih mudah dicerna. Hal ini dapat membantu meningkatkan keseimbangan gula darah dan mengurangi resiko penyakit metabolik.
  • Umur simpan yang lebih lama: Tape ketan atau singkong fermentasi dapat memiliki umur simpan yang lebih lama karena proses fermentasi yang menghambat pertumbuhan bakteri dan jamur. Hal ini dapat membantu mengurangi biaya penyimpanan dan menghemat waktu.
  • Rasa dan aroma yang unik: Fermentasi dapat memberikan rasa dan aroma yang unik pada tape ketan atau singkong. Rasa dan aroma ini dapat membuat produk lebih menarik dan diminati konsumen.

 

Kerugian:

  • Proses yang memakan waktu: Fermentasi memerlukan waktu yang lama, sehingga memerlukan kesabaran dan perencanaan yang matang. Proses fermentasi dapat memakan waktu beberapa hari hingga beberapa minggu, tergantung pada jenis mikroba dan kondisi lingkungan.
  • Resiko kontaminasi: Fermentasi dapat rentan terhadap kontaminasi bakteri atau jamur yang tidak diinginkan, sehingga memerlukan pengawasan yang ketat. Kontaminasi dapat menyebabkan produk menjadi tidak aman untuk dikonsumsi dan dapat menyebabkan penyakit.
  • Kualitas yang tidak konsisten: Kualitas tape ketan atau singkong fermentasi dapat berbeda-beda tergantung pada faktor-faktor seperti suhu, kelembaban, dan jenis mikroba yang digunakan. Hal ini dapat membuat kualitas produk menjadi tidak konsisten dan dapat mempengaruhi kepercayaan konsumen.

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Cermati teks berikut! Semangat gotong royong Saat ini masyarakat tengah menghadapi cuaca ekstrim akibat musim pancaroba. Musim pancaroba adalah perallihan dari musim panas ke musim hujan, seperti terjadinya hujan deras yang disertai dengan petir dan angin kencang. Kondisi tersebut terjadi di berbagai daerah di indonesia. Bahkan ada beberapa daerah yang dilanda angin puting beliung. Bersyukur kejadian tersebut tidak menyebabkan jatuhnya korban jiwa walaupun kerugian materi yang diderita cukup besar. Tindakan warga sekitar sangat cepat, mereka segera membantu warga yang terkena dampak bencana. Mereka juga secara swadaya menyediakan bahan-bahan bangunan dan tenaga untuk memperbaiki bangunan-bangunan yang rusak. Peran para pemuka agama juga cukup besar bagi warga yang terkena bencana, mereka memberikan bimbingan mental atau nasehat agar warga tetap tabah dan tidak patah semangat dalam menghadapi bencana tersebut. Mereka memotivasi warga agar dapat menghadapi bencana tersebut agar dapat bangkit dan segera melakukan tindakan- tindakan yang diperlukan untuk memperbaiki keadaan ke kondisi semula atau bahkan menjadi lebih baik. Pihak pemerintah daerah juga melakukan berbagai upaya pertolongan, seperti pendirian posko pengungsian dan dapur umum serta penyediaan tenaga medis dan tenaga SAR untuk membantu warga yang terdampak. Pemerintah juga segera memperbaiki sarana dan prasarana umum yang rusak serta menyediakan bantuan untuk rekonstruksi rumah warga yang rusak. Berkat partisipasi dan tindakan cepat dari berbagai pihak tersebut, proses pemulihan lokasi bencana dapat berjalan dengan baik dan lancar. Wargapun dapat kembali beraktifitas seperti semula Berdasarkan teks semangat gotong royong, perhatikan paragraf pertama pada kalimat "Tindakan warga sekitar sangat cepat, mereka segera membantu warga yang terkena dampak bencana. Mereka juga secara swadaya menyediakan bahan-bahan bangunan dan tenaga untuk memperbaiki bangunan-bangunan yang rusak." Kalimat tersebut merupakan contoh dari tindakan sosial yaitu..... A. tindakan afektif B. tradisional C. berorientasi nilai D. rasional instrumental E. insidental

3

0.0

Jawaban terverifikasi

Eno Bastian: "Selamat slang, Pak." Wakil Perusahaan: "Selamat siang, Mas. Mari, silakan duduk." Eno Bastian: "Terima kasih, Pak." Wakil Perusahaan: "Sebenarnya, apa yang terjadi, Mas?" Eno Bastian: "Begini, Pak. Saya sebagai wakil dari teman-teman buruh PT Sagara Food ingin menyampaikan beberapa hal kepada Bapak." Wakil Perusahaan: "Silakan Anda sampaikan." Eno Bastian: "Terima kasih, Pak. Saya sebagai wakil dari teman-teman ingin menanyakan gaji kami sekarang, Pak." Wakil Perusahaan: "Maksud Anda?" Eno Bastian: "Menurut ketetapan gubernur, upah minimal Kabupaten Sukamaju sekarang mencapai Rp2.513.000,00, sedangkan gaji kami sekarang masih Rp2.250.000,00." Wakil Perusahaan: "Maaf, Mas. Biaya produksi awal tahun ini sedang melonjak. Harga kebutuhan pokok makin mahal. Karena itu, perusahaan belum bisa memenuhi permintaan buruh." Eno Bastian: "Akan tetapi, kebutuhan pokok buruh sekarang juga mengalami kenaikan, Pak. Kalau memang pihak perusahaan tidak bisa memenuhi permintaan kami, terpaksa kami akan melakukan mogok kerja." Wakil Perusahaan: "Tidak bisa begitu. Kita harus mencari jalan tengah dalam mengatasi masalah ini." Eno Bastian: "Kami mohon kebijaksanaan, Bapak." Wakil Perusahaan: "Begini saja. Nanti saya akan berbicara dengan direktur perusahaan. Saya akan menyampaikan permintaan tersebut. Akan tetapi, saya hanya mengusulkan kenaikan upah paling besar menjadi Rp2.350.000,00." Eno Bastian: "Tolonglah, Pak. Kalau bisa, naikkan lebih dari itu. Kami butuh upah standar untuk dapat hidup layak." Wakil Perusahaan: "Baiklah, akan saya usahakan. Sekarang Anda tenangkan teman-teman. Kembalilah bekerja seperti semula." Eno Bastian: "Baiklah, Pak. Terima kasih, Pak. Selamat siang." Wakil Perusahaan: "Selamat siang." Tentukan struktur dari teks negosiasi tersebut.

17

5.0

Jawaban terverifikasi