Dwi M
09 Agustus 2022 09:45
Iklan
Dwi M
09 Agustus 2022 09:45
Pertanyaan
1
2
Iklan
Salsabila M

Community
14 Mei 2024 01:25
Sejarah sosiologi di Indonesia dimulai pada akhir abad ke-19 dan berkembang pesat sejak itu. Berikut adalah beberapa tahapan penting dalam sejarah perkembangan sosiologi di Indonesia:
Awal Mula: Sosiologi pertama kali diperkenalkan di Indonesia pada akhir abad ke-19 oleh para kolonialis Belanda. Pada periode ini, para cendekiawan Belanda memperkenalkan konsep-konsep sosiologi Eropa kepada penduduk pribumi Indonesia, terutama melalui pendidikan di sekolah-sekolah kolonial.
Periode Kolonial: Selama periode kolonial, sosiologi digunakan sebagai alat untuk memahami masyarakat kolonial dan mempertahankan kepentingan pemerintah kolonial Belanda. Pada saat yang sama, beberapa intelektual Indonesia juga mulai tertarik pada konsep-konsep sosiologi dan mencoba menerapkannya dalam konteks lokal.
Perkembangan Awal: Pada awal abad ke-20, beberapa cendekiawan Indonesia mulai tertarik pada studi sosiologi dan mengembangkan gagasan-gagasan tentang masyarakat dan perubahan sosial di Indonesia. Salah satu tokoh awal dalam pengembangan sosiologi Indonesia adalah Soedarsono, yang memperkenalkan konsep-konsep sosiologi kepada masyarakat Indonesia.
Era Kemerdekaan: Setelah kemerdekaan Indonesia pada tahun 1945, studi sosiologi semakin berkembang pesat. Pemerintah Indonesia mendirikan berbagai lembaga pendidikan tinggi yang menyediakan program studi sosiologi, seperti Universitas Indonesia dan Universitas Gadjah Mada.
Pendirian Organisasi Profesional: Pada tahun 1950-an, para sosiolog Indonesia mulai membentuk organisasi profesional untuk memajukan studi sosiologi di Indonesia. Salah satu organisasi yang paling terkenal adalah Asosiasi Sosiologi Indonesia (ASI), yang didirikan pada tahun 1956.
Pengembangan Sub-disiplin: Seiring dengan perkembangan sosiologi di Indonesia, juga terjadi pengembangan sub-disiplin sosiologi yang lebih khusus, seperti sosiologi pedesaan, sosiologi perkotaan, sosiologi politik, dan sosiologi ekonomi. Hal ini mencerminkan kompleksitas dan keragaman masyarakat Indonesia.
· 0.0 (0)
Iklan
Nanda R

Community
09 Juli 2024 01:44
Sejarah sosiologi di Indonesia mencerminkan perkembangan dan konteks unik dalam studi tentang masyarakat Indonesia. Berikut adalah poin-poin utama dalam sejarah perkembangan sosiologi di Indonesia:
Awal Mula: Sosiologi mulai diperkenalkan di Indonesia pada awal abad ke-20, terutama oleh pengaruh kolonial Belanda. Pendidikan tinggi Belanda memainkan peran penting dalam memperkenalkan konsep-konsep sosiologi Barat kepada cendekiawan Indonesia.
Pengaruh Kolonial Belanda: Pada masa kolonial, studi tentang masyarakat Indonesia lebih banyak difokuskan pada studi etnografi dan antropologi, yang berfokus pada kehidupan dan budaya masyarakat pribumi untuk kepentingan administratif kolonial.
Perkembangan Awal: Sejarawan seperti J.C. Anceaux dan Koentjaraningrat dikenal sebagai tokoh-tokoh awal yang berkontribusi pada perkembangan sosiologi di Indonesia. Mereka memberikan pandangan tentang masyarakat Indonesia yang dihubungkan dengan konsep-konsep sosiologi Barat.
Era Kemerdekaan: Setelah kemerdekaan Indonesia pada tahun 1945, sosiologi menjadi lebih penting dalam membangun negara baru. Pendidikan tinggi Indonesia mulai mengembangkan departemen dan program sosiologi, seperti di Universitas Indonesia dan Universitas Gadjah Mada.
Pengaruh Politik: Era Orde Baru (1966-1998) melihat pengembangan sosiologi yang lebih terkendali, di mana sosiologi lebih banyak diarahkan untuk mendukung pembangunan nasional dan stabilisasi politik. Namun, ada juga kritik dan keterbatasan dalam kebebasan akademik.
Perkembangan Kontemporer: Pasca-Reformasi tahun 1998, sosiologi di Indonesia mengalami perkembangan pesat dengan kebebasan akademik yang lebih besar. Berbagai topik seperti globalisasi, identitas lokal, ketimpangan sosial, dan isu-isu lingkungan menjadi fokus utama studi sosiologi di Indonesia.
Kehadiran Sosiologi Islam: Seiring dengan perkembangan, sosiologi Islam juga semakin diperkenalkan sebagai pendekatan alternatif dalam studi sosiologi di Indonesia, menggabungkan nilai-nilai Islam dengan analisis sosial dan struktur masyarakat.
· 0.0 (0)
Tanya ke AiRIS
Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

LATIHAN SOAL GRATIS!
Drill Soal
Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian


Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!