Rut D

19 April 2022 13:04

Iklan

Rut D

19 April 2022 13:04

Pertanyaan

Sejarah perang pemerintah Hindia Belanda

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

21

:

38

:

19

Klaim

20

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

R. Setiawan

24 April 2022 14:50

Jawaban terverifikasi

Halo Rut D. Kakak bantu jawab ya. Jawabannya adalah sejarah perang pemerintah Hindia Belanda terjadi di berbagai daerah di Indonesia, diantaranya seperti perlawanan Pattimura yang terjadi di Ambon (Maluku) pada 1817, perang Diponegoro yang terjadi tahun 1825-1830, dan perang Aceh yang berlangsung dari tahun 1873 hingga 1910. Berikut ini penjelasannya. Sejarah perang pemerintah Hindia Belanda terjadi di berbagai daerah di Indonesia. Kegigihan perlawanan rakyat Indonesia menyebabkan Belanda mengalami krisis keuangan untuk biaya perang. Dengan persenjataan tradisional seadanya, para pejuang menunjukan semangat pantang menyerah dalam berbagai peperangan melawan penjajah. Berikut ini merupakan beberapa perlawanan melawan pemerintah kolonial Belanda, diantaranya : 1. Perang Pattimura Perlawanan rakyat Ambon dipimpin oleh Thomas Matulesi atau Pattimura pada tahun 1817. Dalam perlawanan terhadap Pemerintah Belanda tersebut, terjadilah perang antara Belanda dibawah pimpinan Van den Berg dengan Maluku dibawah komando Christina Matrha Tiahahu, Thomas Pattiwwail, dan Lucas Latumahina, yang mana Indonesia mampu menguasai Benteng Duurstede. Datangnya bantuan dari Batavia menyebabkan Belanda membawa semua pasukannya untuk merebut benteng Duurstede dan benteng tersebut berhasil dikuasai kembali oleh Belanda. Akibatnya, Pattimura bersama tiga pengikutnya ditangkap dan akhirnya dihukum gantung. 2. Perang Diponegoro Perlawanan Pangeran Diponegoro atau Perang Jawa adalah sebuah perlawanan yang terjadi pada periode 1825-1830. Perang ini merupakan puncak dari kemarahan Pangeran Diponegoro karena Belanda memasang patok-patok yang akan digunakan sebagai tanda perlebaran jalan yang menerabas komplek pemakaman leluhurnya. Karena tidak terima, Pangeran Diponegoro lalu memerintahkan orang-orang untuk mencabuti patok-patok tersebut. Ternyata Belanda sangat marah kepada Diponegoro, sehingga pertempuran tidak bisa dihindarkan antara kedua belah pihak. 3. Perang Aceh Perang Aceh merupakan salah satu perang terlama yang dihadapi oleh pemerintah kolonial Hindia Belanda dalam sejarah pendudukannya di Nusantara. Perang Aceh berlangsung dari tahun 1873 hingga 1910 yang terbagi dalam empat fase. Semangat jihad (perang membela agama Islam) merupakan spirit perlawanan rakyat Aceh terhadap pemerintah kolonial Belanda. Jadi, sejarah perang pemerintah Hindia Belanda terjadi di berbagai daerah di Indonesia, diantaranya seperti perlawanan Pattimura yang terjadi di Ambon (Maluku) pada 1817, perang Diponegoro yang terjadi tahun 1825-1830, dan perang Aceh yang berlangsung dari tahun 1873 hingga 1910. Terima kasih sudah bertanya dan menggunakan Roboguru. Semoga bermanfaat ya.๐Ÿ˜Š


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

. Puncak kemarahan diponegoro terjadi dan hingga meletuslah perang setelah...

19

5.0

Jawaban terverifikasi