Tissa T

18 Maret 2024 13:24

Iklan

Iklan

Tissa T

18 Maret 2024 13:24

Pertanyaan

sebutkan wilayah kekuasaan Indonesia pada masa pemerintahan Jepang di Indonesia!

sebutkan wilayah kekuasaan Indonesia pada masa pemerintahan Jepang di Indonesia!


1

3

Jawaban terverifikasi

Iklan

Iklan

B. Hindarto

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Jakarta

19 Maret 2024 02:40

Jawaban terverifikasi

Jawabannya adalah tidak ada wilayah kekuasaan Indonesia di masa pemerintahan Jepang, yang ada Jepang saat di Indonesia membagi wilayah pemerintahan militernya. Simak penjelasannya yuk, Jepang memasuki Indonesia sekaligus memulai masa kependudukan militer Jepang pada tahun 1942 hingga 1945. Pada masa ini, pemerintah Jepang banyak melakukan berbagai perubahan, salah satunya di bidang pemerintahan. Sistem pemerintahan yang diberlakukan oleh pemerintah Jepang di Indonesia adalah sistem pemerintahan bercorak militer. Maka, sejak penyerahan kekuasaan Hindia Belanda kepada Jepang oleh Belanda lewat Perjanjian Kalijati pada tanggal 8 Maret 1942, berdirilah tiga pemerintahan militer Jepang di Indonesia. Pembagiannya adalah sebagai berikut. 1.Pulau Sumatra diperintah oleh Tentara ke-25 Angkatan Darat Jepang dengan bermarkas di Bukittinggi. 2. Pulau Jawa dan Bali dipegang oleh Tentara ke-16 Angkatan Darat Jepang dan bermarkas besar di Batavia. 3. Pulau Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua dikuasai oleh Armada ke-3 Angkatan Laut Jepang serta bermarkas besar di Makassar. Dengan demikian, Jawabannya adalah tidak ada wilayah kekuasaan Indonesia di masa pemerintahan Jepang, yang ada Jepang saat di Indonesia membagi wilayah pemerintahan militernya.


Iklan

Iklan

Sumber W

Silver

19 Maret 2024 02:58

Jawaban terverifikasi

<p>Pembagian Wilayah Oleh Jepang pada Masa Penjajahan</p><p><strong>1. Sumatra</strong></p><p>Wilayah pertama yang dijadikan pusat masa penjajahan Jepang adalah Sumatra yang dipimpin oleh Angkatan Darat Tentara Jepang atau Tomi Shudan, yaitu Jendral Yamashita dengan pusat kekuasaan di Bukittinggi.</p><p>&nbsp;</p><p>Sumatra dipilih Jepang karena di sana terkenal dengan kekayaan sumber daya alam yang besar.</p><p>&nbsp;</p><p>Pemerintah Jepang mengutus angkatan darat untuk mengawasi wilayah Sumatera, karena satu pulau menyatu dalam daratan sehingga akan jauh lebih ringan jika dipantau oleh Angkatan Darat.</p><p>&nbsp;</p><p><strong>2. Jawa-Madura</strong></p><p>Selanjutnya wilayah Jawa dan Madura dipimpin oleh Jenderal Jepang ke-16 atau Gunseikan, Jendral Imamura.</p><p>&nbsp;</p><p>Pusat kekuasaan wilayah Jawa-Madura terletak di Jakarta yang kepemimpinannya dibantu oleh Angkatan Laut Jepang (Dai ni Nankenkantai).</p><p>&nbsp;</p><p><strong>3. Kalimantan dan Kawasan Indonesia Timur</strong></p><p>Wilayah pembagian masa penjajahan Jepang terakhir ada di Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku yang berpusat di Makassar.</p><p>&nbsp;</p><p>Wilayah ini diawasi langsung oleh pemerintahan militer Angkatan Laut Jepang yang dipimpin Laksamana atau Kaigun Okazai.</p><p>&nbsp;</p><p>Dua wilayah sebelumnya dijaga oleh Angkatan Darat, sementara wilayah ketiga diawasi oleh Angkatan Laut, karena mayoritas daerahnya dipisahkan oleh lautan.</p><p>&nbsp;</p>

Pembagian Wilayah Oleh Jepang pada Masa Penjajahan

1. Sumatra

Wilayah pertama yang dijadikan pusat masa penjajahan Jepang adalah Sumatra yang dipimpin oleh Angkatan Darat Tentara Jepang atau Tomi Shudan, yaitu Jendral Yamashita dengan pusat kekuasaan di Bukittinggi.

 

Sumatra dipilih Jepang karena di sana terkenal dengan kekayaan sumber daya alam yang besar.

 

Pemerintah Jepang mengutus angkatan darat untuk mengawasi wilayah Sumatera, karena satu pulau menyatu dalam daratan sehingga akan jauh lebih ringan jika dipantau oleh Angkatan Darat.

 

2. Jawa-Madura

Selanjutnya wilayah Jawa dan Madura dipimpin oleh Jenderal Jepang ke-16 atau Gunseikan, Jendral Imamura.

 

Pusat kekuasaan wilayah Jawa-Madura terletak di Jakarta yang kepemimpinannya dibantu oleh Angkatan Laut Jepang (Dai ni Nankenkantai).

 

3. Kalimantan dan Kawasan Indonesia Timur

Wilayah pembagian masa penjajahan Jepang terakhir ada di Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku yang berpusat di Makassar.

 

Wilayah ini diawasi langsung oleh pemerintahan militer Angkatan Laut Jepang yang dipimpin Laksamana atau Kaigun Okazai.

 

Dua wilayah sebelumnya dijaga oleh Angkatan Darat, sementara wilayah ketiga diawasi oleh Angkatan Laut, karena mayoritas daerahnya dipisahkan oleh lautan.

 


Nanda R

Gold

21 Maret 2024 12:40

Jawaban terverifikasi

<p>Selama masa pemerintahan Jepang di Indonesia selama Perang Dunia II (1942-1945), wilayah kekuasaan Jepang meliputi:</p><p><strong>Jawa dan Madura</strong>: Jawa dan Madura merupakan pusat utama pemerintahan dan ekonomi Jepang di Indonesia. Jakarta (dikenal sebagai Batavia pada masa itu) menjadi ibu kota administratif dan basis operasi militer utama Jepang di wilayah ini.</p><p><strong>Sumatera</strong>: Sumatera juga menjadi bagian penting dari wilayah kekuasaan Jepang. Beberapa kota besar seperti Medan, Padang, dan Palembang menjadi pusat aktivitas militer dan ekonomi Jepang di pulau ini.</p><p><strong>Kalimantan</strong>: Pulau Kalimantan juga berada di bawah kendali Jepang. Kota-kota strategis seperti Banjarmasin dan Pontianak menjadi markas militer Jepang di pulau ini.</p><p><strong>Sulawesi</strong>: Pulau Sulawesi juga termasuk dalam wilayah kekuasaan Jepang. Kota-kota penting seperti Makassar menjadi pusat kegiatan ekonomi dan militer Jepang di wilayah ini.</p><p><strong>Pulau-pulau Kecil</strong>: Beberapa pulau kecil di sekitar Indonesia, seperti Bali, Lombok, dan Maluku, juga berada di bawah kendali Jepang selama periode tersebut.</p>

Selama masa pemerintahan Jepang di Indonesia selama Perang Dunia II (1942-1945), wilayah kekuasaan Jepang meliputi:

Jawa dan Madura: Jawa dan Madura merupakan pusat utama pemerintahan dan ekonomi Jepang di Indonesia. Jakarta (dikenal sebagai Batavia pada masa itu) menjadi ibu kota administratif dan basis operasi militer utama Jepang di wilayah ini.

Sumatera: Sumatera juga menjadi bagian penting dari wilayah kekuasaan Jepang. Beberapa kota besar seperti Medan, Padang, dan Palembang menjadi pusat aktivitas militer dan ekonomi Jepang di pulau ini.

Kalimantan: Pulau Kalimantan juga berada di bawah kendali Jepang. Kota-kota strategis seperti Banjarmasin dan Pontianak menjadi markas militer Jepang di pulau ini.

Sulawesi: Pulau Sulawesi juga termasuk dalam wilayah kekuasaan Jepang. Kota-kota penting seperti Makassar menjadi pusat kegiatan ekonomi dan militer Jepang di wilayah ini.

Pulau-pulau Kecil: Beberapa pulau kecil di sekitar Indonesia, seperti Bali, Lombok, dan Maluku, juga berada di bawah kendali Jepang selama periode tersebut.


lock

Yah, akses pembahasan gratismu habis


atau

Dapatkan jawaban pertanyaanmu di AiRIS. Langsung dijawab oleh bestie pintar

Tanya Sekarang

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke Forum

Biar Robosquad lain yang jawab soal kamu

Tanya ke Forum

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

35. Contoh akulturasi seni rupa/seni ukir antara kebudayaan budha dan kebudayaan nusantara dapat ditemukan di relief yang dipahatkan pada dinding-dinding pagar langkan Candi Borobudur yang berupa pahatan riwayat sang Budha. Di sekitar Sang Budha tergambar lingkungan alam Indonesia seperti a. kereta kuda dan sumur tua b. rumah panggung dan burung merpati c. kebun nanas d. sawah dan ladang e. kebun kopi dan tembakau

0

5.0

Jawaban terverifikasi