Aleeya K

21 Juli 2023 07:55

Iklan

Aleeya K

21 Juli 2023 07:55

Pertanyaan

sebutkan pilar demokrasi di Indonesia menurut Pancasila dan UUD 1945

sebutkan pilar demokrasi di Indonesia menurut Pancasila dan UUD 1945

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

04

:

53

:

52

Klaim

1

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Kevin L

Gold

21 Juli 2023 13:03

Jawaban terverifikasi

Pilar-pilar demokrasi di Indonesia yang mencerminkan nilai-nilai Pancasila dan diatur dalam UUD 1945 adalah sebagai berikut: 1. Kedaulatan Rakyat: Konsep kedaulatan rakyat adalah pilar utama demokrasi di Indonesia. Artinya, kekuasaan negara berasal dari rakyat dan dijalankan untuk kepentingan rakyat. Hal ini tercermin dalam pemilihan umum secara langsung, bebas, rahasia, jujur, dan adil untuk memilih wakil-wakil rakyat di lembaga legislatif dan eksekutif. 2. Keadilan Sosial: Prinsip keadilan sosial menjadi landasan bagi demokrasi di Indonesia. Hal ini menekankan perlunya distribusi kekayaan, kesempatan, dan manfaat sosial secara merata kepada seluruh rakyat Indonesia. Pemerintah bertanggung jawab untuk menciptakan kondisi yang adil bagi semua warga negara. 3. Persatuan Indonesia: Pilar ini menegaskan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia dalam beragam identitas, budaya, dan suku bangsa. Demokrasi di Indonesia menuntut partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat tanpa mengenal diskriminasi. 4. Musyawarah dan Mufakat: Pancasila menekankan pentingnya musyawarah dan mufakat sebagai cara mencapai kesepakatan dalam pengambilan keputusan yang mengikat. Demokrasi di Indonesia didorong oleh semangat musyawarah untuk mencapai konsensus dalam proses pengambilan keputusan, baik di tingkat pemerintahan pusat maupun daerah. 5. Ketahanan Nasional: Ketahanan nasional mencakup aspek politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan, dan keamanan. Demokrasi di Indonesia harus berfungsi sebagai sarana untuk mencapai dan memperkuat ketahanan nasional serta menghadapi berbagai tantangan baik dari dalam maupun luar negeri. 6. Keadilan dan Hak Asasi Manusia: Demokrasi di Indonesia harus menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan dan menghormati hak asasi manusia. Semua warga negara memiliki hak-hak yang sama dan harus dilindungi oleh pemerintah. Pilar-pilar demokrasi ini diatur dalam Pembukaan UUD 1945, sebagai panduan dalam menjalankan negara dan pemerintahan di Indonesia.


Iklan

Rerey R

23 Juli 2023 12:05

Jawaban terverifikasi

1.Demokrasi yang Berketuhanan Yang Maha Esa Artinya, seluk-beluk sistem serta perilaku dalam menyelenggarakan kenegaraan RI harus taat asas, konsisten, atau sesuai dengan nilai-nilai dan kaidah-kaidah dasar Ketuhanan Yang Maha Esa. 2. Demokrasi dengan Kecerdasan Artinya, mengatur dan menyelenggarakan demokrasi menurut Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 itu bukan dengan kekuatan naluri, kekuatan otot, atau kekuatan massa semata-mata. Pelaksanaan demokrasi itu justru lebih menuntut kecerdasan rohaniah, kecerdasan aqliyah, kecerdasan rasional, dan kecerdasan emosional. 3. Demokrasi yang Berkedaulatan Rakyat Kekuasaan tertinggi ada di tangan rakyat. Secara prinsip, rakyatlah yang memiliki/memegang kedaulatan itu. Dalam batas-batas tertentu kedaulatan rakyat itu dipercayakan kepada wakil-wakil rakyat di MPR (DPR/DPD) dan DPRD. 4. Demokrasi dengan Rule of Law Hal ini mempunyai 4 makna penting, yaitu: Pertama, kekuasaan negara Republik Indonesia harus mengandung, melindungi, serta mengembangkan kebenaran hukum (legal truth), bukan demokrasi ugal-ugalan, demokrasi dagelan, atau demokrasi manipulatif. Kedua, kekuasaan negara memberikan keadilan hukum (legal justice), bukan demokrasi yang terbatas pada keadilan formal dan pura-pura. Ketiga, kekuasaan negara menjamin kepastian hukum (legal security), bukan demokrasi yang membiarkan kesemerawutan atau anarki. Keempat, kekuasaan negara mengembangkan manfaat atau kepentingan hukum (legal interest), seperti kedamaian dan pembangunan, bukan demokrasi yang justru mempopulerkan fitnah dan hujatan atau menciptakan perpecahan, permusuhan, dan kerusakan. 5. Demokrasi dengan Pemisahan Kekuasaan Negara Demokrasi menurut Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 bukan saja mengakui kekuasaan negara Republik Indonesia yang tidak tak terbatas secara hukum, melainkan juga demokrasi itu dikuatkan dengan pembagian kekuasaan negara dan diserahkan kepada badan-badan negara yang bertanggung jawab. Jadi, demokrasi menurut Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 mengenal semacam pembagian dan pemisahan kekuasaan (division and separation of power), dengan sistem pengawasan dan perimbangan (check and balances). 6. Demokrasi dengan Hak Asasi Manusia Demokrasi menurut Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 mengakui hak asasi manusia yang tujuannya bukan saja menghormati hak-hak asasi manusia, melainkan terlebih-lebih untuk meningkatkan martabat dan derajat manusia seutuhnya. 7. Demokrasi dengan Pengadilan yang Merdeka Demokrasi menurut Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 menghendaki diberlakukannya sistem pengadilan yang merdeka (independen) yang memberi peluang seluas-luasnya kepada semua pihak yang berkepentingan untuk mencari dan menemukan hukum yang seadil-adilnya. Di muka pengadilan yang merdeka penggugat dengan pengacaranya, penuntut umum, dan terdakwa dengan pengacaranya mempunyai hak yang sama untuk mengajukan konsideran (pertimbangan), dalil-dalil, fakta-fakta, saksi, alat pembuktian, dan petitumnya. 8. Demokrasi dengan Otonomi Daerah Otonomi daerah merupakan pembatasan terhadap kekuasaan negara, khususnya kekuasaan legislatif dan eksekutif di tingkat pusat, dan lebih khusus lagi pembatasan atas kekuasaan presiden. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 secara jelas memerintahkan dibentuknya daerah-daerah otonom pada provinsi dan kabupaten/kota. Dengan peraturan pemerintah, daerah-daerah otonom itu dibangun dan disiapkan untuk mampu mengatur dan menyelenggarakan urusan-urusan pemerintahan sebagai urusan rumah tangganya sendiri yang diserahkan oleh pemerintah pusat kepada pemerintah daerah. 9. Demokrasi dengan Kemakmuran Demokrasi itu bukan hanya soal kebebasan dan hak, bukan hanya soal kewajiban dan tanggung jawab, bukan pula hanya soal mengorganisir kedaulatan rakyat atau pembagian kekuasaan kenegaraan. Demokrasi itu bukan pula hanya soal otonomi daerah dan keadilan hukum, sebab bersamaan dengan itu semua, demokrasi menurut Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 itu ternyata ditujukan untuk membangun negara kemakmuran (welfare state) oleh dan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat Indonesia 10. Demokrasi yang Berkeadilan Sosial Demokrasi menurut Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 menggariskan keadilan sosial di antara berbagai kelompok, golongan, dan lapisan masyarakat. Tidak ada golongan, lapisan, kelompok, satuan, atau organisasi yang jadi anak emas, yang diberi berbagai keistimewaan atau hak-hak khusus. Dengan berdasarkan sila ke-4 dari Pancasila yakni "Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan", sudah sangat jelas bahwa Demokrasi Pancasila mengandung tiga karakter utama yaitu: kerakyatan, permusyawaratan, dan hikmat kebijaksanaan. Dengan adanya tiga karakter tersebut, demokrasi yang diterapkan di Indonesia harus sesuai dengan cita-cita leluhur demokrasi di Indonesia. Hakikatnya, inti dari demokrasi adalah kedaulatan rakyat yang artinya, rakyat mempunyai kekuasaan penuh untuk mengelola negara. Semoga membantu ya 🤗


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Segala sumber kekayaan yang terdapat di Indonesia berada di bawah kekuasaan ... A. negara bekas penjajah B. pejabat negara yang berpengaruh C. pemerintah untuk kepentingan seluruh rakyat D. pihak swasta E. warga negara Indonesia

17

3.5

Jawaban terverifikasi