Rahmat S

14 Juli 2022 08:30

Iklan

Rahmat S

14 Juli 2022 08:30

Pertanyaan

Sebutkan pertemuan-pertemuan maupun perundingan-perundingan yang merupakan aktivitas diplomasi Indonesia untuk memepertahankan kemerdekaan Indonesia!

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

11

:

03

:

41

Klaim

2

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

N. Ramadhan

Mahasiswa/Alumni Universitas Pendidikan Indonesia

22 Juli 2022 00:29

Jawaban terverifikasi

Perundingan-perundingan atau pertemuan-pertemuan tersebut yakni Perundingan Linggarjati, Perundingan Renville, dan Perundingan Roem-Royen. Untuk lebih jelasnya, simak penjelasan berikut. 1. Perundingan Linggarjati Perjanjian Linggarjati adalah perjanjian politik yang ditandatangani pada 15 November 1946 oleh pemerintah Belanda dan Republik Indonesia. Perjanjian Linggarjati ini merupakan upaya diplomatik pemerintah Indonesia untuk memperjuangkan wilayah kesatuan Republik Indonesia dari cengkraman penjajah Belanda. Dalam perjanjian ini, pihak Belanda diwakili oleh Hubertus van Mook, sedangkan pihak Indonesia diwakili oleh Perdana Menteri Sutan Sjahrir. 2. Perundingan Renville Perundingan Renville terjadi untuk mengatasi permasalahan antara Indonesia dengan Belanda. Dimana dalam hal ini PBB membentuk komisi perdamaian. Komisi itu beranggotakan tiga negara, yaitu Australia, Belgia, dan Amerika serikat. Komisi itu disebut Komisi Tiga Negara (KTN). Berkat usaha Komisi Tiga Negara, Indonesia dan Belanda kembali ke meja perundingan. Perundingan dilaksanakan mulai tanggal 8 Desember 1947 di atas kapal perang Amerika Serikat. Kapal tersebut bernama USS Renville. Hasil perundingan tersebut dinamakan Perjanjian Renville. Dalam perundingan ini, delegasi Indonesia dipimpin oleh Perdana Menteri Amir Syarifudin dan delegasi belanda dipimpin oleh Raden Abdul Kadir Widjojoatmodjo. 3. Perundingan Roem-Royen Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) pada 4 Januari 1949 memerintahkan Belanda dan Indonesia menghentikan masing-masing operasi militernya. United Nations Commission for Indonesia (UNCI) membawa perwakilan kedua negara ke meja perundingan pada 17 April 1949. Perundingan tersebut terkenal dengan nama Perundingan Roem-Royen. Namanya diambil dari kedua pemimpin delegasi, Mohammad Roem dan Herman van Roijen. Dengan demikian, perjanjian RI - Belanda pasca Agresi Militer Belanda II yakni Perjanjian Roem - Royen. Dengan demikian, perundingan-perundingan atau pertemuan-pertemuan dalam upaya mempertahankan kemerdekaan yakni Perundingan Linggarjati, Perundingan Renville, dan Perundingan Roem-Royen. Semoga membantu.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

. Puncak kemarahan diponegoro terjadi dan hingga meletuslah perang setelah...

12

5.0

Jawaban terverifikasi