Rahmat S

15 Maret 2022 13:54

Iklan

Rahmat S

15 Maret 2022 13:54

Pertanyaan

Sebutkan nama-nama pejuang kemerdekaan beserta tempat perjuangannya?

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

09

:

49

:

05

Klaim

26

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

H. Rosa

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Yogyakarta

28 Maret 2022 10:19

Jawaban terverifikasi

Halo Rahmat S. Kakak bantu jawab ya. Nama-nama pejuang kemerdekaan beserta tempat perjuangannya adalah antara lain Dewi Sartika (Bandung), I Gusti Ketut Jelantik (Bali), Kapitan Pattimura (Maluku). Berikut penjelasannya ya. 1. Dewi Sartika Dewi Sartika lahir di Cicalengka, pada tanggal 4 Desember 1884. Beliau lahir dalam keluarga priyayi sehingga ia dapat bersekolah di sekolah Belanda. Menginjak usia dewasa, ia berusaha untuk mendirikan sekolah di Bandung supaya para anak-anak perempuan di sekitarnya bisa mengenyam pendidikan dan tidak di pandang rendah. Sekolah yang didirikan Dewi Sartika ini diberi nama sekolah Isteri berdiri pada tahun 1904. Di sekolah tersebut, para murid-muridnya diajarkan berhitung, membaca, menulis, menjahit, merenda, menyulam, dan pelajaran agama. Pada tahun 1929, Dewi Sartika mengganti nama sekolahnya menjadi “Sekolah Raden Dewi”. Beliau diakui sebagai Pahlawan Nasional oleh Pemerintah Indonesia tahun 1966. 2. I Gusti Ketut Jelantik I Gusti Ketut Jelantik adalah pahlawan nasional Indonesia yang lahir pada tahun 1800 di Tukadmungga, Buleleng, Bali. Pada tahun 1846, I Gusti Ketut Jelantik melawan pasukan Belanda yang menyerang di Benteng Jagaraga. Pada pertempuran ini, Belanda gagal mengalahkan pasukan Bali. Perlawanannya berakhir setelah I Gusti Ketut Jelantik meninggal akibat serangan Belanda pada tahun 1849. Atas jasanya melawan penjajah Belanda, I Gusti Ketut Jelantik diberikan penghargaan oleh pemerintah Indonesia dengan gelar Pahlawan Nasional menurut SK Presiden RI No. 077/TK/Tahun 1993 oleh Presiden Suharto. 3. Kapitan Pattimura Kapitan Pattimura lahir pada tanggal 8 Juni 1783 dari ayah Frans Matulesi dengan Ibu Fransina Silahoi. Pattimura adalah pahlawan yang berjuang untuk Maluku melawan VOC Belanda. Puncak perlawanan terjadi pada tanggal 16 Mei 1817 dengan rakyat Saparua berhasil merebut benteng Duurstede. Selama tiga bulan benteng tersebut berhasil dikuasai pasukan Kapitan Patimura. Akan tetapi, peperangan harus berakhir setelah Belanda menyerang dengan persenjataan yang lebih modern. Tak berselang lama Kapitan Pattimura berhasil ditangkap pasukan Belanda dan dijatuhi hukuman mati pada tanggal 16 Desember 1817 di kota Ambon. semoga membantu ya😊


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

. Puncak kemarahan diponegoro terjadi dan hingga meletuslah perang setelah...

11

5.0

Jawaban terverifikasi